|
Aspek
|
Megawati-Prabowo
|
SBY-Boediono
|
JK-Wiranto
|
|
Pertumbuhan Ekonomi
|
Mencapai dua digit pada empat tahun mendatang |
mencapai 7 persen pada akhir tahun 2014 |
menargetkan 8 persen pada tahun 2011 |
|
Ekonomi dan kesejahteraan rakyat
|
kemandirian ekonomi |
kecukupan dan ketahanan pangan, sandang dan papan |
kemandirian ekonomi bangsa |
| pemberhentian utang |
peningkatan kualitas kesehatan |
melindungi ekonomi rakyat |
| devisa lewat pertanian dan kelautan |
penciptaan lapangan pekerjaan |
kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat |
| memperjuangkan sembako murah |
menjamin rasa aman |
meningkatkan pendapatan belanja masyarakt |
| menciptakan lapangan pekerjaan |
melanjutkan BLT, subsidi BBM |
penghematan belanja negara |
| meningkatkan kesejerahteran rakyat |
optimalisasi belanja negara |
melestarikan pasar tradisional |
| mempertahankan subsidi BBM |
tidak menjual aset negara |
mengurangi obyek subsidi |
| agenda ekonomi kerakyatan |
mengurangi subsidi yang tidak transparan |
mempertahankan subsidi BBM |
| melindungi pasar tradisional |
kekuatan modal dalam negeri |
| menurunkan harga kebutuhan pokok |
menggunakan produk dalam local |
| mengutamakan utang dalam negeri lewat BUMN |
|
Pendidikan
|
mencabut UU BHP dan BHMN serta standarisasi ujian nasional |
peningkatan kualitas pendidikan |
mempercepat proses sertifikasi guru honorer |
| kredit mahasiswa untuk kuliah |
pemeraan pendidikan |
mempertahankan UU BHP, dalam jangka panjang bisa mencegah industrilisasi pendidikan dan menjamin rakyat miskin dapat tertampung di PT |
| asuransi kesehatan bagi mahasiswa |
distribusi anggaran pendidikan secara proporsional |
| beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi |
meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen |
perlakuan yang sama antara madrasah dan sekolah umum |
| menyediakan buku murah |
Memertahankan ujian nasional |
memaksimalkan sekolah kejuruan |
| menjamin akses internet dan komputer di sekolah |
|
Tenaga Kerja
|
revisi UU ketenagakerjaan |
Revisi UU tenaga kerja tidak perlu tergesa-gesa |
Revisi UU ketenagakerjaan |
| dialog tripartit antara pengusaha, buruh dan pemerintah |
dialog tripartit ditingkatkan |
petemuan bipartit antara pengusaha dan buruh sebelum melibatkan pemerintah |
| penghapusan sistem kontrak |
mendorong keahlian dan kewirausahaan |
jaminan untuk buruh |
| menetapkan 1 mei sebagai hari buruh dan hari libur nasional |
bantuan permodalan dan fasilitas |
meningkatkan semangat kewirausahaan |
| meningkatkan kewirausahaan |
meningkatkan mensinergiskan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha |
bantuan usaha untuk pemuda |
| distribusi tenaga kerja di daerah |
menaikkan upah buruh |
kredit bank untuk rakyat, terutama kaum perempuan |
|
Pertanian
|
Menaikkan anggaran pertanian |
menaikkan anggaran pertanian |
menghidupkan kembali KUD dan koperasi lainnya |
| menyediakan bibit dan pupuk bersubsidi |
subsidi binih dan pupuk |
subsidi pupuk |
| menjamin penjualan hasil pertanian |
swasembada untuk kecukupan pangan |
pembenahan sistem distribusi pupuk |
| perbaikan jalan, irigasi dan kios |
pangan menjadi prioritas pertama untuk meningkatkan kesejahteraan |
membangun dan merevitalisasi pabrik pupuk |
| membangun pabrik pupuk |
menaikkan harga hasil panen petani |
membangun irigasi |
| memperbanyak pendirian badan usaha milik petani dan koperasi |
meningkatkan produktivitas pertanian |
| reformasi agraria dengan pembangian lahan bagi petani |
mempertahankan dan meningkatkan swasembada pertanian |
| melindungi produk pertanian |
| menjamin ketersedian alat produksi pertanian yang mudah dan murah |
| kredit murah dan mudah bagi petani |
|
Penegakan Hukum, pertahanan dan keamanan
|
penegakan hukum yang bersih sesuai dengan UUD 1945 |
reformasi hokum |
Jaminan pelaksanaan hukum yang baik |
| membangun budaya hukum bagi aparat dan masyarakat |
penegakan hukum yang adil, transparan dan tidak memandang bulu |
meninjau kembali rencana pengesahan RUU rahasia negara |
| revitalisasi peralatan militer TNI |
membangun budaya hukum masyarakat |
meningkatkan kebutuhan alutsista TNI dalam waktu tiga bulan dan maksimal enam bulan |
| membangun kekuatan pertahanan dengan memperkuat perekonomian nasional |
meningkatkan anggaran pertahanan secara bertahap |
meningkatkan jumlah dan kualitas armada pengamanan laut guna menekan kasus pencurian ikan oleh negara asing |
|
Pemerintahan
|
pemerintahan yang melayani dan mengayomi |
reformasi birokrasi |
pemerintahan yang bersih, efektif, dan aspiratif |
| reformasi birokrasi dari pusat sampai desa |
pengawasan dan pecegahan KKN |
pemerintahan yang demokratis |
| menjamin pelayanan rakyat |
meningkatkan kemampuan aparat |
meningkatkan jumlah menteri perempuan dalam kabinet |
| menciptakan pemerintahan yang bersih |
pemberian gaji dan tunjangan layaknya PNS bagi kepala desa |
| meningkatkan SDM, kesejahteran aparat pelayan publik |