Assalamu’alaykum, yaa akhi, yaa ukhti… Kaifa halukum? Khoir2 aja kan? =D
Innalhamdalillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu wana’udzubillah min syururi anfusina wamin sayyiati a’malina, mayyahdillahu falaa mudhilalah wamayyudlilhu falaa haa diyalah, asyhadu ala ilaha illaallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warrosuluh. Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala ali washohbihi ajma’in, amma ba’du…
Tau ga tau ga? Tadi saya ke Bosscha lho… Yeeeah, impianku terwujud!
Beberapa hari yang lalu, di milis agenda_ganesha ada pemberitahuan bahwa HIMASTRON (makasih banget! kakak2nya baik sekali =D), yaitu Himpunan Mahasiswa Astronomi ITB, mau ngadain pengamatan hilal bulan Rajab di Observatorium Bosscha. Jelas aja langsung senang dan daftar…
Nah, saya dan kakak2 yang lain (k Crystal, k Yatni, K Irma *mereka astronomi 2004 atau 2005an, ada yang udah lulus malah* serta K’Didit dan K’Putri *mereka dari teknik geofisika 2005 atau 2006an*, berarti saya 2007 sendiri) berangkat dari sekre Himastron menuju Bosscha via angkot. Namun, sodara-sodara, baru nyampe gerbang utara ITB, mobil kijang kotak (jadul abis) milik Astronomi ITB juga bertujuan ke Bosscha. Kesempatan tidak boleh disia-siakan, betul? Jadilah kami menumpang di mobil tersebut =p
Diperjalanan, sang sopir yang pegawai di Astronomi ITB dan Bosscha sering melucu. Dia cerita tentang dirinya yang kelahiran 1953 akan pensiun tahun depan padahal Himastron bakal ngadain acara yang cukup banyak tiap bulan pas 2009. Dah gitu, dia juga memperdengarkan ring tone kesukaannya. Itu tuh yang bunyinya, “Halo sayang, lagi dimana?… (dst)” Haha =D
Sesampainya di Bosscha, saya langsung ngebuka pintu mobil, dan… Lanjut membaca →
Like this:
Be the first to like this post.