KOMUNITAS SALIHARA
Reza Primawan Hudrita
15207079
Mengutip testimoni dari Arsitek gedung kantor Salihara, Isandra Matin Ahmad, beliau menuturkan bahwa secara keseluruhan, kompleks Komunitas Salihara terdiri dari bangunan-bangunan yang mempunyai karakter dan permainan ruang yang khas. Padahal kompleks ini dirancang oleh tiga orang arsitek yang berbeda. Selain Isandra Matin Ahmad, ada Adi Purnomo dan Marco Kusuma Wijaya.
Selain itu, keseluruhan bangunannya menampakan “kejujuran”-nya, baik itu material (beton yang diekspos), struktur, maupun utilitas (yang dibiarkan terlihat: pipa, kabel, dll).
Pada kesempatan kali ini, kita akan lebih banyak mengulas konsep arsitektur dari dua ruang utama yang ada di kompleks Komunitas Salihara ini, yaitu Teater dan Galeri.
Teater
Yang menarik ketika masuk ke dalam teater adalah permainan batu bata yang terdapat pada dinding kanan dan kiri teater. Penyusunan ini bukanlah estetika semata, melainkan agar suara yang dihasilkan dari panggung teater tidak mengalami penggemaan ataupun penggaungan.
Selain pendekatan material, sang arsitek perancang teater ini, yaitu Adi Purnomo, juga menggunakan pendekatan dari semangat ruang sendiri, yaitu semangat kegiatan yang terjadi di ruang tersebut. Menurutnya, teater itu bisa diadakan dimanapun, tanpa ada bangunan juga tidak apa-apa karena ruang itu sebetulnya ada dimana-mana. Jadi, beliau membuat sebuah teater terbuka di atas teater yang tertutup sehingga dengan sekali bangun, akan terdapat dua jenis teater.
Galeri
Galeri ini memiliki denah yang berbentuk oval. Dari luar, bidang melengkung itu membuat ruang-ruang di antara galeri dan dua bangunan lainnya terasa lebih leluasa. Menurut sang Arsitek perancang galeri, Marco Kusuma Wijaya, keleluasaan itu menegaskan pembentukan ruang yang melebar dan menyempit menjadi lebih hidup.
Secara visual, hubungannya menjadi lebih kuat karena bentuk oval itu berinteraksi dengan bidang-bidang bangunan lainnya yang berbentuk kotak. Jadi, galeri oval itu membedakan sekaligus membentuk kesatuan dengan cara yang berbeda yang lebih dinamis.
Fasad dari galeri ini dibuat bergelombang sehingga semakin menguatkan perbedaan dengan bangunan-bangunan lainnya. Galeri ini menjadi aksen bagi sekitarnya.

ada desain yang tahan gempa tidak ??
@ldkfkui:
wah, yang ada punya dosen. saya belum punya euy. coba aja cari di mbah gugel…
bingung ni mo komentar apa
ada data rinci gak? interior sama denahnya?