Pedang Waktu di Leherku

Bismillah
Assalamu’alaykum wr wb

Alhamdulillah, bisa ngepost lagi. Kali ini pengen ngebahas tentang waktu. Sebenernya tulisan ini saya buat untuk dimuat di buletin syi’ar Al-Fath (punya temen2 FATEHA 2007) edisi 1-17 Rabiul Akhir 1429 H / 24 April 2008 M dengan judul Tips Mengelola Waktu. Yah, walaupun masih belajar mengelola waktu, semoga artikel yang saya tulis bisa bermanfaat… xp

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.“ (TQS. Al ‘Ashr: 1-3)

Kawan, dalam mengelola waktu, penting banget lho untuk membuat rencana. Dan dalam merencanakan waktu, mulailah dari akhir. Maksudnya, coba bayangkan dari sekarang, di akhir nanti, kita mau seperti apa? Misal dalam hidup ini, dimana tempat yang kita inginkan di ujung nanti: Surga atau Neraka? Tetapkan! Kemudian, buatlah jalan-jalan menuju ke tempat tersebut, dari yang umum hingga yang spesifik. Contoh tujuan: Surga. Contoh ‘jalan’ yang umum: Bertaqwa kepada Alloh SWT. Contoh ‘jalan’ yang spesifik: Shalat fardu lima kali berjamaah di awal waktu.

Dengan perencanaan ini, insya Allah waktu kita akan ter-manage karena sedikit sekali kemungkinannya kita melakukan sesuatu di luar tujuan akhir kita. Teratur bukan?

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (TQS. Ash Shaff : 4)

Nah, ada cara mudahnya lho dalam mengelola waktu, yaitu dengan membuat prioritas kegiatan kita.

A. Langkah pertama: Jadwalkan prioritasmu!

Yup, susunlah kegiatan-kegiatanmu sesuai kuadran prioritas. Nah, kuadran prioritas sendiri ada empat.<

Urutannya begini:
1. Penting dan Genting, maksudnya kegiatan ini sangat bermanfaat (penting) dan harus dilakukan saat ini juga (genting). Contoh: kebelet ke WC *serius! Kan baik untuk kesehatan dan harus sekarang juga. kalo entar2 jadi berabe*
2. Tidak Penting tapi Genting, maksudnya kegiatan ini belum tentu ada manfaatnya untuk kita maupun orang lain, tapi harus dilakukan secepatnya. Contoh: ngangkat telepon. Kan, belum tentu yang dibicarakan hal yang bermanfaat *bisa aja malah ngegosip. hayo!* tapi telepon itu harus diangkat secepatnya. Maka, bisa jadi ngangkat telepon tuh masuk ke kategori ini.
3. Penting tapi tidak Genting. Kalo yang ini, lebih ke arah investasi buat di masa depan karena walaupun ga genting, tapi suatu saat akan menjadi sesuatu yang punya nilai kemanfaatan. Contoh: belajar tiap hari. Yah, walaupun UAS masih lama, kalo belajar dari sekarang kan, lebih baik. Betul ga? *merasa kesinggung nih =p* Terakhir,
4. Tidak Penting dan tidak Genting. Yang ini sih, mendingan ga usah ada. Sangat dianjurkan untuk tidak mengisi kuadran yang ini. Kenapa? Kalo diisi berarti dah memboroskan waktu secara percuma.

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (TQS. Al Israa’: 27)

B. Langkah kedua: Tulislah jadwalmu!

Hal ini sangat sederhana, tetapi sangat membantu untuk menyelesaikan agenda-agenda kita. Dengan menuliskannya, kita akan semakin terpacu sehingga lahirlah komitmen untuk memenuhi semuanya. Dan yang paling penting adalah bagi yang sering lupa. Menulis bisa membantu mengingat jadwal-jadwal kita. hehe =D

C. Langkah ketiga: Prioritaskan jadwalmu!

Sayang kan, jadwal yang udah capek-capek kita bikin, eh, dibiarin gitu aja? Prioritaskanlah! Tapi kawan, jadwal yang kita susun, haruslah fleksibel. Kalo di tengah jadwal itu, tiba-tiba ada kegiatan yang harus dijalani. Selipkanlah kegiatan itu diantara jadwalmu yang kira-kira tepat. Contoh: Mau berangkat kuliah pake motor pribadi. Di tengah jalan, baru inget belum nge-print bahan presentasi. Lantas, kita bisa mencari tempat nge-print terdekat dulu baru melanjutkan perjalanan ke kampus. Bukan ke kampus dulu, terus pergi lagi nyari tempat ngeprint *apalagi perginya pake motor, cape deh!*

Tambahan:

Urgensi dalam mengelola waktu tercermin pada sumpah Allah SWT terhadap waktu: Al Ashr, Adh Dhuha, Al Falaq, Al Layl, dll.

Juga ada taushiyyah dalam Demi Masa-nya Raihan:

…Ingat 5 Perkara sebelum 5 Perkara…
…Sehat sebelum Sakit…
…Muda sebelum Tua…
…Kaya sebelum Miskin…
…Lapang sebelum Sempit…
…Hidup sebelum Mati…

Wallahu’alam bish shawab

Catatan: contoh-contoh di kuadran Penting dan Genting serta Tidak Penting tapi Genting bukanlah contoh kegiatan yang untuk dijadwalkan ^^ Hal tesebut hanyalah contoh untuk kegiatan Penting dan Genting serta Tidak Penting tapi Genting.

Ganbatte ne!!!

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.