Fawatsiqillahumma rabithataha


assalamu’alaykum wr wb

alhamdulillah wash shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’d…

“tahu ga, kenapa jemarimu dipisahkan oleh sela-sela kosong?
karena Allah SWT tahu, suatu saat pasti akan ada yang mengisi kekosongan itu, yaitu ketika kita menggenggam erat dan berdoa…”

kalimat di atas saya terima dari forkom alims beberapa hari lalu via sms. kalimat itu membuat saya tertegun sejenak. saya mengambil beberapa pelajaran dari pesan singkat tersebut.

setiap orang adalah unik. setiap orang diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. untuk itu diciptakanlah manusia lain sebagai pengisi kekosongan yang ada pada seorang manusia. kekosongan itu diisi dengan suatu ikatan. orang islam menyebutnya, ukhuwah islamiyyah. ikatan terindah, tererat, dan termulia…

sahabat, dialah yang menggenggam erat jemari kita dengan ikatan aqidah tersebut. dialah yang membuat diri kita menjadi kuat dan tegar. menjadi tawa kala sedih. menjadi dorongan ketika menyerah. memberi semangat kala kecewa. memberi kesabaran ketika marah. menghangatkan kala dingin. menenangkan ketika takut. meringankan kerjaan-kerjaan dengan amal jama’i. atas izin Allah SWT tentunya…
maka dari itu, pentingnya kata kedua setelah ‘menggenggam erat’, yaitu berdoa…
Baca lebih lanjut