Penutup Lomba Ramadhan se-ITB

Assalamu’alaykum wr wb

Alhamdulillah, Lomba Ramadhan telah usai terlaksana dengan begitu web http://lomba-ramadhan.cjb.net resmi ditutup dan situs ini akan kembali menjadi weblog saya lagi (yeah! \^o^/)

Seperti kata pepatah: Tak ada gading yang tak retak. Lomba Ramadhan ini bukanlah kegiatanyang tanpa cela. Oleh karena itu, saya dan temen-temen panitia mohon masukan dan kritikan yang membangun dari antum semua sebagai bahan evaluasi agar lebih baik di kepanitian selanjutnya.

Saya juga ingin mengucapkan permohonan maaf untuk semua yang terdzolimi dan terimakasih untuk semua yang telah membantu, special untuk:

1. Ela dan Dewi (Biologi) wah, subhanallah, hanya kalian staf saya yang tersisa, jadi mohon maaf selama ini selalu disuruh-suruh seenaknya, direpotin melulu, dan didzolimi (gimana laporan-laporannya, la, wi? Alhamdulillah dengan bantuan Allah maket saya dapat dikumpulkan tepat waktu) semoga Allah membalas kesabaran kalian dengan sesuatu yang lebih baik, semoga Allah ridho pada kalian berdua. Ucapan maaf dan terimakasih, saya haturkan pula untuk seluruh staf yang lain =D *kalo ada uang kalian yang kepake, bilang yaa…*
2. Yusuf, Gunawan, Adi, dan Arif (Mesin) Alhamdulillah, ada hikmahnya juga, kepanitiaan Lomba Ramadhan digabung ama P3R Salman. Kalo nggak, saya bakal jadi ikhwan sendiri =p Syukron katsiro telah menjadi tempat membagi beban. hihi
3. Semua orang yang udah ngebantu:
Fadjrin (Elektro) dan Indra (Matematika) yang pulsanya abis gara-gara ngehubungi juri melulu *afwan yahh…*
Kang Zaki (Teknik Industri) dan Kang Amin (Fisika) dari BRTK Gamais yang direpotin untuk nyari logistik lomba *afwan jiddan, kang!*
Wili (Sipil) yang ngebantu bikin panel buat pameran *syukron, cuma antum yang bilang ‘bisa dibantu apa?’, soalnya yang laen pada bilang ‘perlu bantuan ga?’ Jelas-jelas butuh bantuan, ga ngeliat cuma kerja sendirian ya?* Mazhar (Arsitektur) juga dah ngebantu.
Ashlih (Elektro) yang dibangunin malem-malem buat bikin nametag sampe tinta printernya abis, tapi ga dipake gara-gara ga ada plastiknya *afwan*
Kang Hyang (?) dan kang Fikri (Metalurgi) yang ngebantu untuk bikin soal-soal lomba cerdas cermat. Keren!
Kang Panji (Fisika Teknik) atas masukan untuk lomba dan bantuan ngiket panel pameran *sampe naek-naek ke tenda bareng Wahyu (Farmasi) dan Erwan (Desain Produk)*
Kang Ma’mun untuk ide dalam pembuatan panel pameran
Faiz (Material) yan udah rela jadi MC di Lomba Nasyid dan pengumuman lomba (afwan ya, kita emang kurang orang)
Adjie (Teknik Industri) dan Adit (Material) yang langsung dateng pas dimintai tolong dan bawa makanan
Temen-temen P3R Salman dan Astra Salman yang bantu-bantu ngangkat-ngangkat waktu praacara *syukron! Tenaga antum sangat dibutuhin soalnya waktu itu lagi lemes banget*
Temen-temen Gamais yang nempel-nempel pamflet
Bapak dan Ibu di IOM dan Rumah Amal Salman. Yup, jihad butuh dana!
Dan semuanya yang belum disebutkan, semoga Allah membalas kebaikan antum, terutama yang ngasih taushiyyah-taushiyyah. Berikut saya kutipkan:

“Hikmah Al Baqarah: 117 adalah tiada yang mustahil bagi Allah, ‘kun fayakun’ bila Dia menghendaki sesuatu pasti akan terjadi. Maka, jangan pernah putus asa dari pertolongan-Nya.”

“Ketika wajah penat memikirkan dunia, maka bewudhulah. Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita, maka bertakbirlah. Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka besujudlah. Ikhlaskan semua dan mendekatlah pada-Nya. Agar tunduk di saat yang lain angkuh. Agar tangguh di saat yang lain runtuh. Agar tegar di saat yang lain terlempar.”

“Jika engkau bersedih karena tidak melihat Allah SWT, maka yakinlah Allah SWT selalu melihat kita.”

“Seorang mu’min boleh salah, boleh gagal, boleh tertimpa musibah, tetapi dia tidak boleh kalah, menyerah pada kelemahannya, menyerah pada tantangan dan ketebatasannya. Dia harus tetap menembus gelap supaya dia bisa menjemput fajar, karena surga bukanlah kado yang dihadiahkan begitu saja.”

“Ketika orang tertidur kau terbangun, itulah susahnya. Ketika orang merampas kau membagi, itulah peliknya. Ketika orang menikmati kau menciptakan, itulah rumitnya. Ketika orang mengadu kau bertanggung jawab, itulah repotnya. Makanya tidak banyak orang bersamamu di sini: membangun imperium kebenaran, menjadi pahlawan sejati. Bangkit… bangkit… bangkitlah wahai pahlawan peradaban! Laa hawla walaa quwwata illa billah.”

“Biarlah Allah saja yang menyemangati kita, hingga tanpa sadar tiap peristiwa akan terasa jadi teguran atas kemalasan kita. Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan. Berbahagialah bagi mereka yang hampir tidak punya waktu senggang dalam hidupnya. Moga itu karena-Nya. Semangat, kawan!”

“Allah tahu saat kau lelah, saat terasa beban begitu berat. Duhai saudaraku, kau tak sunyi sendiri. Ingatlah, dimanapun kita berada dan apapun yang kita hadapi, Allah mengetahui dan selalu bersama kita.”

“Sesungguhnya para pejuang perubahan takkan pernah merugi. Tiap peluhnya menjadi mutiara, air matanya akan menjadi cahaya, dan lelahnya adalah penebus dosa. Tetap semangat dalam dakwah.”

Terakhir saya lampirkan teks nasyid Jalan Juangnya izzatulislam. Semoga bermanfaat.

Sabarlah wahai saudaraku
Tuk menggapai cita
Jalan yang kau tempuh sangat panjang
Tak sekedar bongkah batu karang

Yakinlah wahai saudaraku
Kemenangan kan menjelang
Walau tak kita hadapi masanya
Tetaplah al-Haq pasti menang

Tanam di hati benih iman sejati
Berpadu dengan jiwa Rabbani
Tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
Tuk tegakkan kalimat Ilahi

Pancang tekadmu jangan mudah mengeluh
Pastikan azzam-mu smakin meninggi
Kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
Namun janji Allah yang Haq dan pasti..!

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.