Berada di antara EMPAT “G”


Assalamu’alaykum wr wb

Alhamdulillah, minggu ini benar-benar akan terasa panjang, selain waktunya UTS-UTS dan ada tugas besar MatKul Studio Perancangan Arsitektur, ialhamdulillah hari Ahad kemaren G’08 akan melepas kakak-kakak dalam wisudaan. Mabruk ya, afwan sangat mengecewakan… T.T

Cerita tentang “G” dalam hidupku di ITB:

1. GAMAIS ITB (Keluarga Mahasiswa Islam ITB, sebuah Keluarga LDK)

Satu keluarga menjadi model Lembaga Dakwah Kampus nasional berbasis pembinaan dan kompetensi, melingkupi seluruh sayap dakwah menuju Indonesia Islami

Alhamdulillah, sungguh hal yang tak ternilai bisa berada dan menjadi bagian dari Keluarga ini. Apa yang saya dapatkan, jauuh lebih banyak daripada yang saya berikan. Semakin banyak yang saya tahu, semakin tahu banyak yang saya tidak tahu. Dan itu semua tiada pernah akan terganti dengan apa pun.

“Akan kuatkah kaki yang melangkah, setelah terluka dan berd^r^h? Akan kuatkah mata yang menatap, pada debu yang selalu hinggap?”

Keputusan yang sangat sulit, sungguh dengan hati yang berat saya memutuskan untuk berada di jurusan, tidak di pusat lagi. Petualangan yang menyenangkan saya di GAMAIS mungkin akan berakhir di PMB-Ramadhan Metamorphosis 2008 divisi Lomba Ramadhan. Uuh, sedih banget! Saya belum puas, saya pengen mendapat pelajaran lebih banyak lagi, saya pengen berkontribusi lebih banyak lagi..

Akhi, ukhti, sampai jumpa…

2. gARis ITB (Keluarga Besar Islam Arsitektur ITB, sebuah keluarga LDPS)

Rumah yang sudah lama kutinggalkan, yang sudah lama tak terurus. Kini, ia mulai memanggilku: “Buat apa sibuk di luar, sedangkan di sini kau bukan apa-apa? Di sana sudah banyak orang, tolong kondisikan rumahmu!” Oke, insya Allah dengan berbekal pelajaran dan pengalaman di GAMAIS, saya akan fokus di sini. Memperindah rumahku. Bayti jannati…
Baca lebih lanjut