Jika Kau Cinta…


oleh: Ust. Aus Hidayat Nur

Katakanlah, “inilah jalanku, aku mengajak kalian kepada Allah dengan bashiroh, aku dan pengikut-pengikutku-Mahasuci Allah-, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik”

Saudaraku… sepertinya kita harus mempertanyakan kembali kesungguhan kita
Untuk memperjuangkan dakwah yang mulia ini
Karena sungguh,,,

Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lembah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
tetapi Cahaya Maha Cahaya, syurga dan ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia, ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalanannya, berdikusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapat hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya

Jika engkau cinta
maka dakwah adalah faham
Mengerti tentang Islam, Risalah Anbiya dan warisan ulama
Hendaknya engkau fanatis dan bangga dengannya
Seperti Mughirah bin Syu’bah di hadapan Rustum Panglima Kisra
Baca lebih lanjut

Kemenangan


Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat.
[ An Nashr: 1-3 ]

Pada Qur’an Surat An Nashr ayat 1-3, terdapat gambaran futuhnya suatu bangsa oleh Allah, yaitu:
1. Ketika pertolongan Allah telah datang
2. Ketika kemenangan telah datang
3. Ketika manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong
4. Ketika banyak manusia yang bertasbih kepada Allah
5. Ketika banyak manusia yang memuji Allah
6. Ketika banyak manusia yang memohon ampun kepada Allah
8. Ketika banyak manusia yang diterima taubatnya oleh Allah

Saya mau sedikit membahas tentang poin nomer 3.

Mungkin hal tersebut dapat diterangkan apabila di ITB banyak mahasiswi yan menggunakan jilbab dan hijab, banyak mahasiswa/i yang ikut permentoringan, banyak mahasiswa/i yang membaca al Quran di lingkungan kampus atau ketika menunggu dosen, banyak mahasiswa/i yang mengerjakan shalat berjamaah di awal waktu, banyak mahasiswa/i yang memenuhi hak-hak saudaranya, dan sebagainya.

Hal tersebut haruslah menjadi capaian jangka pendek dari LDK GAMAIS ITB. Sedangkan jangka panjangnya adalah kita semua dikumpulkan kembali di surga-Nya dengan keridhoan-Nya.

Kemudian, bila kita breakdown lagi capaian jangka panjang tersebut menjadi jangka menengah, hal itu akan menjadi:
Satu keluarga menjadi model LDK Nasional berbasis pembinaan dan kompetensi melingkupi seluruh sayap dakwah menuju Indonesia Islami

Tentang G 08/09


Assalamu’alaykum wr wb

eisss,,, maksud ‘G’ disini bukan gamais lho =j tapi GUNADHARMA, seorang arsitek dan seniman yang salah satu Mahakarya-nya adalah Candi Borobudur. Kemudian namanya diambil menjadi nama Ikatan Mahasiswa Arsitektur ITB agar semangatnya selalu tertanam di hati para calon-calon Arsitek lulusan ITB. Vivat G!

Lalulalu, ini ada sedikit resume materi sewaktu kaderisasi G’08. Emang udah kadaluarsa, karena kahimnya pun sudah ganti jadi Ahmad Zuhdi ‘Allam G’07. Yah, semoga tetep bermanfaat…

Sejarah IMA-Gunadharma

IMA-Gunadharma berdiri pada tanggal 15 November 1951 yang bermula dari bincang-bincang antara Suhartono dengan Prof. Ir. F. Dicke dan H.G. Smelt.

IMA-Gunadharma pernah menyelenggarakan kejuaraan softball se-Bandung dan menjadi ikon dari IMA-Gunadharma. Selain itu pernah menyelenggarakan diskusi dengan mengundang Arsitek terkemuka di Student Center (sejak tahun 1973 resminya bernama Student Center, kemudian di tahun 2002 menjadi Campus Center hingga sekarang). Ada juga kegiatan LKM (Latihan Kepemimpinan Mahasiswa) yang bekerja sama dengan Dewan Mahasiswa dan Himpunan lain, Manajemen Konstruksi di Arsitektur karena Arsitek adalah kontraktor sekaligus planner, punya majalah Arsitektur, dan sebelum ada LBH (Lembaga Bantuan Hukum), IMA-Gunadharma membuat LBP (Lembaga Bantuan Perencanaan).

Prestasi: Juara II dan III Sayembara Rancang Monas, anggota IMA-Gunadharma menjadi ketua angkatan Diklat Aktivis Terpusat, IMA-Gunadharma menjadi pimpinan kajian Babakan-Siliwangi, IMA-Gunadharma aktif mengonsep buku putih tentang BBM.

Perkenalan IMA-Gunadharma
Baca lebih lanjut

wahai jiwa, afwan… T.T (part.3)


assalamu’alaykum wr wb

yaa, ayyatuhan nafsul muthmainnah,,

jadilah seorang prajurit yang mencintai kematian sebagaimana orang2 wahn mencintai kehidupan..

laa rohata illa fil jannah..
karena jika kau beristirahat pada siang hari, berarti kau telah melalaikan ummat,
dan jika kau beristirahat di malam hari, kau telah melalaikan diri kita sendiri…

yaa, ayyatuhan nafsul muthmainnah,,

bukankah ummat ini lebih kau cintai daripada dirimu sendiri?
bukan kau rela menjadi tebusan untuk kembalinya kejayaan islam?

yaa, ayyatuhan nafsul muthmainnah,,

tegarlah, sabarlah,,,
jangan terlalu sering mengeluh!
jangan terlalu sering terjatuh!

bangkitlah, wahai jiwaku, dan buatlah negeri ini tersenyum…

Allahu’alam
wassalamu’alaykum wr wb

Kepala MuSA 2009!!!


Assalamu’alaykum wr wb…

Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang telah terpilih seorang amirul mu’minin wilayah SAPPK *hehe =D* pada hari ahad tanggal 15 Februari di galeri arsitektur itb, yaitu:

Nama Lengkap: ILHAM BUDIMAN
Jurang: ARSITEKTUR 2006
HP: 08112212096
Yahoo! ID: arthas_1788

Sekian pemberitahuan ini, semoga dakwah di SAPPK bisa semakin mantaph sehingga bisa melahirkan arsitek-arsitek, perencana-perencana, dan pemegang-pemegang kebijakan yang berafiliasi terhadap Islam, menuju masyarakat madani!!!

Oia, berikut dilampirkan rekaman hearing CaKep MuSA:

Pemilihan Kepala Muslim SAPPK 2009/2010
Yang ingin mencalonkan diri: Tidak ada
Yang dicalonkan:
– Reza Primawan Hudrita AR’07
– Ilham Budiman AR’06

Statement awal:

Ilham: Menekankan pada syiar dan pembinaan ke TPB. Porsinya lebih banyak ke pelayanan. Harapannya mahasiswa TPB dapat memahami bagaimana mahasiswa yang seharusnya.
PH: Intinya da’watunnas illallah. Segala aspek/bidang dapat tersentuh oleh LDS.

Pertanyaan-pertanyaan:
Baca lebih lanjut

Outbond DP2Q Ikhwan


Berikut ada peraturan games yang dipakai ketika outbond DP2Q ikhwan. Semoga bermanfaat! Dijamin seruuu!!!

Pengondisian di Lapangan

Pohon tertiup Angin
a. Tujuan : Pengelompokan dan saling berkenalan
b. Teknis : Danlap meminta seluruh peserta membentuk lingkaran besar dan mengikuti arahan danlap. Bila danlap mengatakan, “angin dari depan..” maka peserta bergoyang/bergerak seperti pohon yang tertiup angin ke belakang, begitu seterusnya.. (berguna untuk membuat peserta terkonsentrasi pada apa yang dikatakan danlap), lalu dikatakan, “angin meniup pohon ber…delapan!”, maka semua akan membentuk kelompok dengan jumlah anggota 8 orang, begitu seterusnya hingga dirasa semua sudah pernah sekelompok, baru yang terakhir “ber…kelompok awal!”. Kelompok awal dauroh yang dipakai outbond. Kemudian danlap berkata lagi, “angin meniup kelompok satu ke lapangan!” Setelah itu ada panitia yang mengarahkan arah jalan outbond.
c. Peralatan : –
d. PJ: Rohim

Pos Outbond

Dragon Tail
a. Tujuan : Merekatkan hubungan persahabatan dan kepemilikan dalam kelompok (ukhuwah)
b. Teknis : Tiap kelompok terdiri dari 3-5 orang, berbaris dalam 1 banjar, dan memeluk pinggang kawan didepannya (seperti main ular-ularan) kemudian, ketua kelompok yang menjadi kepala naga, saling gontok dan bertarung untuk mengambil ekor (tail) naga lawannya. Naga yang hilang ekornya akan kalah.
c. Alternatif permainan : Kecuali orang yang paling depan, semua anggota kelompok ditutup matanya dengan slayer.
d. Efek samping : Bisa luka-luka dan salah paham bila berantemnya berlebihan.
e. Peraturan : Tidak boleh menendang, memukul wajah, dan mencelakakan lawan.
f. Peralatan : Slayer.
g. PJ : Syihan
Baca lebih lanjut

Jawaban untuk Satu KM ITB


KM ITB

Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung. Sebuah wadah kemahasiswaan yang berasaskan pancasila dan kebenaran ilmiah. Terkadang mahasiswa yang masih salah anggapan, mengatakan bahwa KM ITB adalah kabinet saja. Sedangkan Unit dan Himpunan bukanlah KM ITB. Jelas-jelas ini adalah salah karena semua itu adalah bagian dari KM ITB sendiri.

KM ITB memiliki perangkat organisasi, yaitu Kongres KM ITB yang merupakan lembaga pemegang kekuasaan legislatif di tingkat pusat dalam kehidupan kemahasiswaan di ITB sekaligus merupakan perwakilan dari mahasiswa yang terorganisasi dalam himpunan dan unit di ITB, Kabinet KM ITB yang merupakan lembaga eksekutif tertinggi dalam kehidupan kemahasiswaan di ITB dan bertanggung jawab kepada Kongres ITB, Himpunan Mahasiswa Jurusan yang merupakan organisasi di tingkat jurusan yang menghimpun mahasiswa ITB sesuai dengan jurusannya dan telah melakukan pemberitahuan secara resmi atau registrasi ke KM-ITB, Unit Kegiatan Mahasiswa yang merupakan organisasi yang berada di ITB dan menghimpun mahasiswa ITB untuk berkegiatan dalam bidang-bidang yang terdiri dari keagamaan, pendidikan, olah raga, media, kesenian dan kebudayaan, yang juga telah melakukan pemberitahuan secara resmi atau registrasi ke KM-ITB, Tim Beasiswa KM ITB yang merupakan badan independen eksekutif yang bertanggung jawab kepada Kongres KM ITB dan seluruh mahasiswa ITB dalam penyelenggaraan beasiswa KM ITB, Majelis wali amanat (MWA) wakil mahasiswa yang merupakan perwakilan mahasiswa dalam majelis pemegang kekuasaan tertinggi di ITB, dan Tim MWA wakil mahasiswa KM ITB adalah Tim yang dibentuk oleh MWA wakil mahasiswa untuk memudahkan dan membantu tugas-tugas wakil mahasiswa di MWA.

Motivasi Bergerak

Jika berbicara tentang motivasi, saya selalu memperhatikan ia berasal dari mana. Dan menurut saya, hanya ada dua sumber yang bisa membuat motivasi kita seolah-olah ‘abadi’.

Pertama, dari diri kita sendiri. Kita menggantungkan motivasi itu pada diri kita sendiri. Misal, ketika kita sedang malas mengerjakan sesuatu, kita bertekad pada diri kita sendiri bahwa bila kita tidak mengerjakan sesuatu itu, kita akan rugi.

Kedua, dari Yang Mahakekal. Seperti kata Pak Budi Faisal, motivasi bergerak itu adalah untuk pertemuan kembali dengan Dzat Yang Menciptakan kita. Bila motivasi ini berasal dari orang lain, misal agar dilihat kemudian dipuji orang lain, motivasi itu akan hilang bersama dengan hilangnya orang itu. Pertanyaannya, lalu bagaimana dengan diri kita yang sudah kehilangan motivasi? Bila motivasi ini berasal dari diri kita sendiri, motivasi itu akan hilang bersamaan dengan hilangnya diri kita. Ini masih lebih baik, setidaknya kita tidak pernah kehilangan motivasi selama hidup. Namun, dengan bermotivasi kepada Yang Mahakekal, motivasi kita itu takkan hilang ditelan umur. Motivasi itu akan kekal dan apa yang kita kerjakan insyaallah akan bernilai amal ibadah.

Jadi, motivasi saya untuk bergerak adalah yang kedua, yaitu untuk pertemuan kembali dengan Yang Menciptakan diri saya sendiri.

Langkah Strategis Sinergikan Pergerakan KM ITB

Untuk di 2007, saya akan memanfaatkan forum angkatan, Ganesha Muda, untuk bisa menularkan semangat persatuan ITB ini kemudian untuk mereka bawa ke lembaga masing-masing. Selain semangat, saya juga akan mencoba untuk mengajak teman-teman untuk peduli, setidaknya mengikuti, mengenai isu-isu yang sedang berlangsung dengan membentuk budaya diskusi.

Untuk di lembaga yang saya ikuti, baik himpunan maupun unit, saya akan melakukan sharing dengan masing-masing massa di sana sehingga bisa menyamakan suhu dan pandangan bahwa kita semua adalah satu ITB. Langkah-langkahnya adalah dengan mengajak untuk lebih inklusif dengan kader di lembaga lain dan mengusahakan untuk bekerja sama dengan lembaga lain ketika mengadakan suatu kegiatan.

Yang Bisa Dilakukan

1. Melakukan sharing dengan teman-teman di setiap lembaga yang diikuti.
2. Lebih peduli dengan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.
3. Lebih peduli dengan isu-isu yang nampak ke permukaan, baik itu tingkat kampus, tingkat lokal, tingkat nasional, maupun tingkat dunia.

Satu ITB, satu Indonesia
Untuk Tuhan, bangsa, dan almamater! Merdeka!!!

Reza Primawan Hudrita | 15207079 | Perwakilan IMA Gunadharma pada DAT 2009