Mencari Pahlawan Indonesia


Assalamu’alaykum wr wb.

Innalhamdalillah wash shalatu was salamu’ala Rasulillah.

Menjadi pahlawan bukanlah takdir, tetapi sebuah pilihan.
(Ust. Anis Matta)

Menurut KBBI, pahlawan adalah sebuah kata benda yang memiliki arti ‘orang yang pemberani dalam mengorbankan jiwa dan raga untuk membela kebenaran; pejuang yang gagah berani’.

Tidak kita pungkiri, pada saat ini, Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan. Bangsa yang sedari dulu rajin melahirkan pahlawan di tiap masanya, kini menalami kemandulan berkepanjangan. Tak ada lagi pemberani yang mengorbankan jiwa dan raganya, tidak ada lagi sang pembela kebenaran dan keadilan, tidak ada lagi pejuang yang gagah berani. Rasa rindu akan munculnya pahlawan semakin membuncah dalam asa kita. Karena krisis demi krisis telah merobohkan satu per satu sendi bangunan negeri kita.

Sudah lebih dari sepuluh tahun dari meletusnya reformasi, sudah empat kali pemimpin negeri ini berganti, sudah berkali-kali musibah bencana alam menghantam negeri ini (sebut saja tsunami, longsor, kebakaran, dan banjir), namun semakin banyak tindak kejahatan dan pengangguran di tanah ini: korupsi di tingkat elit hingga tingkat desa, tingkat kemaksiatan semakin melesat grafiknya, rasa malu dan rasa peduli semakin memudar dengan semakin senjangnya hubungan antara si kaya dan si miskin, nilai-nilai kebaratan kian menancapkan kukunya di bumi pertiwi bahkan mulai menjamah dunia pendidikan Indonesia.

Nah, kawan. Menurut Ust. Anis Matta dalam bukunya, pahlawan itu terdapat dua hal yang mendasarinya:
Baca lebih lanjut