Merancang dalam Arsitektur

Assalamu’alaykum wr wb.

Hhh, akhir-akhir ini hanya bisa baca-baca blog orang. Sebenernya ada ide untuk nulis, tapi kesulitan mengeluarkannya dan emang mood nulisnya lagi turun.

Supaya ga terulang lagi, ini dia ada rumus menulis: MULAI!!!
Terus jangan lupa untuk berdoa: ALLAHUMMA PAKSAKEUN!!!
hehe =D
Nah, karena sedang masa-masa UTS, jadi pengen nge-post hal-hal yang berhubungan dengan Arsitektur. Bagaimana kalo “Merancang dalam Arsitektur”?

Berikut ada Prinsip Pengaturan Arsitektur, tapi bisa juga diaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Misal, bikin buletin atau poster. Yah, semoga tips Francis D.K. Ching ini bisa membantu:

1. Axis/sumbu: merupakan gARis yg dibentuk oleh 2 titik dalam suatu ruang. Di sekitar garis ini, bentuk dan ruang dapat disusun.
2. Simetri: penyebaran bentuk atau ruang yang merata atau seimbang di sekitar garis sumbu atau titik tengah.
3. Hierarki: artikulasi kepentingan atau signifikansi sebuah bentuk atau ruang dengan menggunakan perbedaan ukuran, bentuk, dan perletakan terhadap elemen-elemen lainnya.
4. Datum: garis, bidang, atau volume yang –berkat kesinambungan atau keteraturannya – berperan untuk mengumpulkan pola bentuk-bentuk atau ruang-ruang.
5. Kesatuan, harmoni, keseimbangan, irama: Kesatuan merujuk pada sifat hubungan seluruh elemen yang secara bersama-sama membentuk satu entity/wujud. Harmoni adalah hubungan antar elemen yang serasi atau tidak bermasalah. Keseimbangan atau balance adalah kesan yang sama “berat“ antara bagian kiri dan kanan komposisi. Keseimbangan dapat dicapai secara statis (kiri identik dgn kanan) atau dinamis (tidak sama bentuknya antara kiri dan kanan, namun mempunyai kesan setimbang). Irama adalah sesuatu yang teratur atau harmonis berupa garis, bentuk, wujud, warna bangunan.
6. Repetisi: pengulangan suatu bentuk dasar yang menciptakan sebuah pola tertentu sehingga apabila dilanjutkan, kita bisa menebaknya.
7. Transformasi: prinsip bahwa konsep arsitektur atau organisasi dapat dipertahankan diperkuat dan dibangun melalui serangkaian manipulasi dan perubahan bentuk.

Kemudian, tahapan perancangan Arsitektur dari Pak Heru:

  • hoho, bahan UTS nih*

1. Pemrograman: segala macam informasi atau data perancangan dalam bentuk teks, tabel, grafis. ahapannya adalah pengumpulan informasi atau data, analisis, evaluasi, organisasi, dan prsentasi.
2. Rancangan Skematik: terjemahan informasi ke dalam bentuk sketsa grafis atau spasial. Fungsinya adalah menerjemahkan gagasan ke dalam grafis, mengembangkan gagasan, mencari alternatif, komunikasi dengan tim perancang, dan komunikasi dengan klien.
3. Prarancangan: terjemahan sketsa ke dalam gambar yang terukur. Metoda eksplorasi untuk prarancangan diantaranya Rancangan pragmatic (Sesuai dengan ketersediaan bahan lokal, untuk modifikasi iklim interior contohnya kulit mamut, es utk iglo. Bersifat Trial & error. Tidak dipakai lagi karena semua metoda sudah dikenal sekarang, kecuali untuk bahan baru), Rancangan analogic (Menggunakan persamaan bentuk lain yang telah ada, e.g. Piramida dari mastaba), Rancangan iconic (Mengikuti pola rancangan yang telah umum dibuat di masyarakat itu. Biasanya sudah berlangsung & berevolusi puluhan tahun. Sesuai dengan tradisi, gaya hidup masyarakatnya. Sesuai dengan iklim dan ketersediaan material bangunan), Rancangan canonic (mengikuti aturan-aturan yang dibakukan, e.g. Golden Section, aturan geometris yang disukai Plato/Platonic solids).
4. Pengembangan Rancangan: penyelesaian detail perancangan, struktur, konstruksi, atau utilitas. Tahapannya adalah Verifikasi Rancangan: yang dihasilkan pada tahap sebelumnya (pra-rancangan yang merupakan tahap eksplorasi bentuk) bila ditinjau dari aspek-aspek lainnya. Penghalusan dan Pematangan rancangan atau bentuk arsitektur: agar lebih memenuhi tuntutan fungsional, estetika, konstruksi, ekonomi dan lain-lain.
5. Dokumen Tender: gambar kerja, RAB, RKS. Rincian agar pihak yang melaksanakan pembangunan dapat mengerti seluruh rancangan dengan tepat. Dijelaskan dengan gambar kerja, shop drawing, dan spesifikasi.

Ada pertanyaan?
hehe =D *semoga dapet yang terbaik sebelum, ketika, dan setelah UTS, amin.*

Iklan

2 thoughts on “Merancang dalam Arsitektur

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s