Merah Putih, Bendera Rasulullah


Assalamu’alaykum wr wb

Kaget dengan judulnya? Ya. Itu adalah sebuah fakta. Merah putih adalah warna yang diberikan Allah kepada insan paling mulia tersebut.

Merujuk pada hadits Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 dari Hamisy Qastalani.

Di situ tertulis, Imam Muslim berkata: Zuhair bin Harb bercerita kepadaku, demikian juga Ishaq bin Ibrahim, Muhammad bin Mutsanna dan Ibnu Basyyar. Ishaq bercerita kepada kami. Orang-orang lain berkata: Mua’adz bin Hisyam bercerita kepada kami, ayah saya bercerita kepadaku, dari Qatadah dari Abu Qalabah, dari Abu Asma’ Ar-Rahabiy, dari Tsauban, Nabi SAW bersabda,

“Sesungguhnya Allah memperlihatkan kepadaku bumi, timur dan baratnya. Dan Allah melimpahkan dua perbendaharaan kepadaku, yaitu MERAH DAN PUTIH”

Warna Islam sesungguhnya adalah merah dan putih. Bahkan, pejuang-pejuang Islam ketika masa penjajahan seperti: Jendral Sudirman, H. Agus Salim, Muhammad Natsir, dan HOS Tjokroaminoto, menggunakan warna ini sebagai benderanya. Namun, saat ini Islam lebih identik dengan warna hijau. Padahal Rasulullah hanya memakai warna hijau sebagai kain kafannya (jadi kain kafan tidak harus putih)

Tanya kenapa? Allahu’alam. Mungkin karena hijau identik dengan kedamaian, moderat, dan filosofi positif lainnya yang sangat mencerminkan karakter Islam.

Mungkin itu juga yang membuat ibu pertiwi terlihat sedih saat ini. Umat Islam belum memaknai warna MERAH PUTIH tersebut sebagai bendera Uswah-nya. Mereka lebih menyukai warna yang dikenakan ketika beliau wafat.

Oleh karena itu, mari kita buat ibu pertiwi tersenyum dengan bendera Rasulullah ini berkibar di tiang tertinggi di dunia. Allahu akbar!

Allahu’alam wassalamu’alaykum wr wb