Idul Fitri 1430 H


hari ini, 20092009 – 01101430,
adalah hari yang suka cita bagi mayoritas umat Islam di dunia. betapa tidak, hari raya menjemput setelah 30 hari diuji untuk berjuang menahan hawa nafsu, rasa lapar, dan dahaga.

tapi tidak menurut saya, entah kenapa selalu saja terasa ada yang kurang.
bukan. bukan karena tidak ikut bubar borok, bukan karena DU tidak jadi bubar. bukan karena itu insya Allah.
yah, hanya Allah saja yang tahu.

saya hanya bisa berdoa,
Rabbana taqabbal minna shiyamanaa wa shalatanaa wa qiyamanaa wa ruku’anaa wa sujudanaa wa khusyu’anaa wa du’aanaa ya rahmaan ya rahiim ya kariim ya rabbal ‘alamin.
Allahumma inna affuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.

kawan, saling memaafkan ya. >o<
untuk setiap salah dalam perbuatan, ucapan, dan sangkaan. baik yang besar, yang kecil, yang sengaja, yang tidak disengaja, yang lalu, maupun yang akan datang.

semoga kita bisa jadi lebih baik di 11 bulan berikutnya dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan 1431 H. amin.

Reza Primawan Hudrita beserta segenap kru yang bertugas (?) mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1430 H.
mohon maaf lahir batin, taqobbalallahu minna waminkum.

-arsitekperadaban-

Studi Kasus Fiqh Prioritas


HUBUNGAN ANTARA FIQH PRIORITAS DAN FIQH PERTIMBANGAN

Contoh kasus:
Pada Perjanjian Perdamaian Hudaibiyah, baginda Nabi saw yang mulia menerima permintaan orang kafir untuk menghapuskan “basmalah” yang tertulis pada lembar perjanjian, dan sebagai gantinya ditulislah “bismika Allahumma.” Selain itu, beliau juga merelakan untuk menghapuskan sifat kerasulan yang tertulis setelah nama Nabi saw yang mulia “Muhammad Rasulullah” dan cukup hanya dengan menuliskan nama beliau saja “Muhammad bin Abdullah”. Semua itu dilakukan oleh Rasulullah saw untuk mendapatkan ketenangan dan perdamaian di balik itu, sehingga memungkinkannya untuk menyiarkan da’wah Islam, dan mengajak raja-raja di dunia ini untuk memeluk Islam. Tidak diragukan lagi bahwa tindakan Rasulullah saw itu disebut di dalam al-Qur’an al-Karim dengan istilah kemenangan yang nyata (fath mubin).

HUBUNGAN ANTARA FIQH PRIORITAS DAN FIQH TUJUAN SYARI’AH

Contoh kasus:
1. Tidak terlihat alasan yang jelas mengenai pemaksaan pentingnya mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk makanan sebagaimana yang kita saksikan di setiap tempat pada zaman kita sekarang ini, di kota maupun di desa. Pengeluaran zakat fitrah dalam bentuk makanan bukanlah tujuan satu-satunya, tetapi tujuan sebenarnya ialah mencukupi orang fakir miskin pada hari yang sangat mulia ini agar mereka tidak meminta-minta dan berkeliling menengadahkan tangan kepada orang lain.
2. Tidak terlihat alasan yang jelas juga makna pemaksaan pelemparan jumrah dalam ibadah haji sebelum tergelincirnya matahari, walaupun pada saat itu para jamaah sangat ramai, dan ratusan orang mati terinjak kaki, seperti yang terjadi pada musim haji tahun yang lalu. Di dalam syari’ah agama tidak ditunjukkan bahwa perkara ini merupakan tujuan yang mesti dicapai, tetapi tujuannya ialah mengingat Allah SWT, dan yang diminta ialah yang mempermudah cara pelaksanaan ibadah haji itu, sehingga tidak menyakitkan.

MEMPRIORITASKAN KUALITAS ATAS KUANTITAS

Contoh Kasus:
Memiliki jundi yang sedikit namun memiliki kompetensi yang baik di bidangnya masing-masing, itu lebih baik daripada memiliki jundi yang banyak namun tidak memiliki manfaat sama sekali.
Hal ini dikarenakan, jundi yang berkompetensi akan bergerak dan bekerja sesuai dengan jobdesc-nya masing-masing, sedangkan jundi yang tidak memiliki manfaat hanya akan menjadi beban dakwah saja.
Analogi dari keadaan ini adalah dengan mengibaratkan kapal laut sebagai sebuah organisasi dakwah. Awak kapal sedikit namun semuanya bisa mendayung, akan membuat kapal tersebut melaju kea rah tujuannya. Sedangkan awak kapal yang banyak namun tidak memiliki manfaat sama sekali, justru akan menenggelamkan kapal tersebut karena bebannya sendiri.

PRIORITAS ILMU ATAS AMAL

PRIORITAS ILMU ATAS AMAL

Contoh kasus:
Adalah seperti saat ini, ketika kita dihadapkan kepada dua hal: ikut dauroh atau ikut kepanitiaan. Jika kita tidak tahu sama sekali, baik secara pengetahuan (teori) maupun pengalaman (praktek), sebaiknya kita memilih untuk mengikuti dauroh. Karena pada dasarnya, kita akan lebih bisa beramal dengan berkualitas jika kita telah memiliki ilmu tentang amal tersebut.
Baca lebih lanjut

wahai jiwa, afwan… T.T (part.5)


kecewalah, engkau yang ingin kecewa!
lelahlah, engkau yang ingin lelah!
pergilah, engkau yang ingin pergi!

aku tak peduli kau ada dimana.
dakwah ini tidak memerlukan dirimu.
dakwah ini tidak sudah cukup memberatkan.
jangan menjadi beban bagi dakwah.
jangan jadi parasit di pohon dakwah.
jangan jadi retak di bangunan dakwah.

aku akan tetap di sini bersama Tuhanku
seperti yang sering aku lantangkan dalam ikrar mujahid:

jika ada 1000 orang yang berjuang di jalan Allah, maka salah satunya adalah aku.
jika ada 100 orang yang berjuang di jalan Allah, maka salah satunya adalah aku.
jika ada 10 orang yang berjuang di jalan Allah, maka salah satunya adalah aku.
jika hanya ada 1 orang yang bejuang di jalan Allah, maka itu adalah aku.
dan jika tidak ada lagi orang yang berjuang di jalan Allah, maka aku telah syahid.

kuberharap tak pernah pergi, tak pernah lelah, dan tak pernah kecewa.
kuingin terus ada di sini, karena cintaku ada di sini.

wahai jiwa, aku telah mewakafkanmu di jalan ini.
tetaplah kita bersama, hingga Sang Pemilik meregangkan kita.

Ya Allah, tunjukilah Kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Amin.

*kawan, semoga Allah membimbing langkahmu. semoga ia hadir di setiap nafasmu. jika kau ingin kembali, pintu ini akan selalu tebuka lebar kapan pun.*

Sayembara…!!!


1. “Sign In @ G-0901”
-lomba kreasi logo GAMAIS ITB-

berikan sentuhan kreasimu pada logo GAMAIS ITB
tunggu apa lagi….

Ketentuan dan Persyaratan :
– syarat peserta : mahasiswa muslim s-1 ITB
– tidak merubah logo dan maknanya
– tidak mengandung pornografi, SARA, atau melecehkan pihak manapun
– untuk yang mengkolaborasikan gambar, harap tidak melanggar hak cipta
– buatan sendiri

Pengumpulan Karya :
– ganti profile picture FB-mu dengan logo G kreasi anda lalu komen di http://www.facebook.com/note.php?note_id=154935094358&id=688803216&ref=share (kalo ga bisa dibuka, harus nge-add kang Panji ‘Kepala Gamais’ FT 06 terlebih dahulu)
– kirim data diri dan logo G kreasi anda ke panji_ikhwanulmuslimin@yahoo.com
– lebih disukai dengan melampirkan penjelasan ttg konsep kreasi tersebut
– selambat-lambatnya sebelum masuk kuliah (27 september 2009)

kreasi logo G terbaik akan dipakai dalam setiap publikasi (poster,baligo,dll) Gamais dibulan oktober 2009..

5 pembuat kreasi logo G terbaik akan mendapatkan :
– satu paket buku-buku GAMAIS ITB (PLDK, notes cantik, dll)
– makan, nonton, dan sharing bersama BPH Gamais 2009
– hadiah menarik lainnya…

nb: karya yang masuk menjadi milik GAMAIS ITB dan digunakan untuk kepentingan GAMAIS ITB.

2. Jaket MuSA

Pengen punya desain jaket yang dibuat sendiri?
Pengen desain jaket kamu dipakai sama orang lain?
Pengen MuSA punya jaket yang paling keren? (haha, becanda)

Yuk, ikutan lomba desain jaket MuSA
Baca lebih lanjut

Arsitek dan Peradaban


Review Mata Kuliah Perancangan Tapak (berbentuk poin-poin)

1. Perlu adanya kesadaran bahwa kita haruslah menlakukan penghematan terhadap air bersih. Karena untuk saat ini, air bersih mulai mengalami kelangkaan. Bahkan di suatu tempat, untuk mendapatkan air bersih harus mengantri, kemudian membeli dan menggotongnya ke rumah. (tidak melalui pipa)

Misalnya untuk hal-hal/kegiatan yang tidak begitu memerlukan air bersih, seperti menyiram kotoran setelah buang air besar. Padahal kita bisa memanfaatkan air hujan untuk hal tersebut, apalagi di Indonesia terdapat curah hujan yang cukup tinggi sehingga penghematan air bersih sangat feasible untuk dilakukan.

Cara penghematan:
a. Gunakan air hujan tersebut (tampung) hingga tak ada lagi yang terbuang begitu saja.
b. Bila ada sisa, resapkan air hujan ke dalam tanah. Selama ini, air hujan selalu langsung dialirkan ke selokan yang berakhir di laut. Hal ini tidak memberikan kesempatan pada air hujan untuk meresap ke dalam tanah karena semua selokan diberi perkerasan seluruh permukaannya.
c. Bila masih ada lebihnya, baru dialirkan ke dalam selokan-selokan kota.

Selain menghemat air bersih, cara seperti ini bisa mengurangi tingkat banjir. Karena selokan-selokan tidak akan dipenuhi air.
Baca lebih lanjut