Arsitek dan Peradaban

Review Mata Kuliah Perancangan Tapak (berbentuk poin-poin)

1. Perlu adanya kesadaran bahwa kita haruslah menlakukan penghematan terhadap air bersih. Karena untuk saat ini, air bersih mulai mengalami kelangkaan. Bahkan di suatu tempat, untuk mendapatkan air bersih harus mengantri, kemudian membeli dan menggotongnya ke rumah. (tidak melalui pipa)

Misalnya untuk hal-hal/kegiatan yang tidak begitu memerlukan air bersih, seperti menyiram kotoran setelah buang air besar. Padahal kita bisa memanfaatkan air hujan untuk hal tersebut, apalagi di Indonesia terdapat curah hujan yang cukup tinggi sehingga penghematan air bersih sangat feasible untuk dilakukan.

Cara penghematan:
a. Gunakan air hujan tersebut (tampung) hingga tak ada lagi yang terbuang begitu saja.
b. Bila ada sisa, resapkan air hujan ke dalam tanah. Selama ini, air hujan selalu langsung dialirkan ke selokan yang berakhir di laut. Hal ini tidak memberikan kesempatan pada air hujan untuk meresap ke dalam tanah karena semua selokan diberi perkerasan seluruh permukaannya.
c. Bila masih ada lebihnya, baru dialirkan ke dalam selokan-selokan kota.

Selain menghemat air bersih, cara seperti ini bisa mengurangi tingkat banjir. Karena selokan-selokan tidak akan dipenuhi air.

2. Selain air, yang perlu diberi perhatian khusus oleh Arsitek adalah energi, terutama listrik karena listrik sangat berkaitan dengan bidang Arsitektur.

Banyak bangunan di Indonesia yang masih harus menyalakan lampu ketika digunakan pada siang hari. Tentu hal tersebut sangat aneh, mengingat Indonesia memiliki sinar matahari yang berlimpah. Matahari selalu bersinar sepanjang tahun di langit Indonesia yang hanya mengenal dua musim tersebut.

Salah satu penyebab keanehan tersebut adalah desain yang kurang memasukkan cahaya matahari ke dalam bangunan. Mungkin salah satu solusi yang bisa diberi adalah perbanyak bukaan pada fasad, perkecil tebal bangunan, atau buat atrium yang menggunakan skylight.

3. Ada sebuah kuot menarik yang didengungkan oleh kelompok antroposentrisme, yaitu: “Manusia dengan segala kemampuannya akan selalu mampu menyelesaikan masalah yang dia buat.”

Hal ini bisa jadi benar adanya, hanya saja akan mengorbankan minimal 2 generasi manusia. Oleh karena itu ada sanggahan dari para Ekosentrisme yang ekstrim lebih mengutamakan lingkungan dibanding manusia.

4. Pada tanggal 3-14 Juni 1992, pernah dilaksanakan KTT Bumi di Rio de Janeiro, Brazil, Amerika Selatan. Pada pertemuan yang dihadiri 103 kepala negara dan 179 pemerintahan, menghasilkan:
a. The Rio Principles, yaitu ‘precautionary principle’ dan ‘common but differentiated resposibilities’.
b. Penandatanganan dua konvensi, yaitu ‘Konvensi Perubahan Iklim’ dan ‘Konvensi Keanekaragaman Hayati’
c. The Rio Forestry Principles, yaitu dasar-dasar negosiasi untuk dikembangkan menjadi Konvensi Kehutanan Internasional.
d. Agenda 21, yaitu suatu cetak biru untuk keberlanjutan dan menjadi dasar dari strategi pembangunan berkelanjutan. Agenda 21 berisi langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh semua orang agar pembangunan yang dilakukan berkelanjutan.

5. Jangan sampai kemajuan bangsa ini beriringan dengan kebobrokan moralnya. Oleh karena itu, seorang Arsitek harus mengeluarkan solusi desain yang santun (kepada pengguna dan alam) dan inovatif.

Tanggapan

1. Saya semakin tersadar bahwa profesi Arsitek tidak bisa dianggap main-main karena tiap goresan kecil dari tangan seorang arsitek akan mempengaruhi peradaban manusia di masa depan.

2. Seharusnya kita mengamalkan UUD 45 Bab XIII Pasal 31 ayat 5: “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan MENJUNJUNG TINGGI NILAI-NILAI AGAMA dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.”

Allahu’alam

2 thoughts on “Arsitek dan Peradaban

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.