[jurnal] Mencari Aspirasi, Menjadi Inspirasi

Assalamu’alaykum wr wb

Pemimpin boleh saja memiliki visi, justru itu adalah sebuah keharusan. Visi ini akan menjadi sumber inspirasi bagi orang yang dipimpin olehnya. Namun, pemimpin yang baik adalah seorang yang aspiratif. Seringkali pemimpin merasa visinya sudah baik sehingga tidak mencoba mendengar suara-suara disekitarnya.

Pemimpin seperti ini seolah berada ‘di langit’, sedangkan pemimpin yang baik itu ketika bisa down to earth, merakyat, dan dekat dengan yang dipimpin olehnya.

Pencarian aspirasi menjadi penting karena dengannya rasa kepemilikan terhadap visi ini menjadi lebih luas (tidak hanya milik si pemimpin), karena semua terlibat dalam penyusunan sehingga akan mereka lebih terikat dalam pelaksanaannya.

Dari Imam Hasan al Banna: “Kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok”

Kuot ini menegaskan bahwa kita harus berjuang untuk meraih mimpi. Hendaknya, setiap pemimpin dan timnya memiliki mimpi bersama. Bermimpilah setinggi-tingginya ke langit, tetapi harus bisa kembali lagi menapak Bumi. Bermimpilah seperti mimpinya nabi Yusuf ‘alaihi salam ketika masih kecil, kisah ini Allah abadikan dalam salah satu ayatnya:

(ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, Sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.” (QS. Yusuf: 4)

Lalu apa setelah bermimpi? Kejar! Maka kau akan menemukan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Begitu juga dengan mimpi nabi Yusuf. Kejadian tersebut berada dalam surah yang sama ketika nabi Yusuf bermimpi:

dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. dan berkata Yusuf: “Wahai ayahku Inilah ta’bir mimpiku yang dahulu itu; Sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. dan Sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaKu, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Yusuf: 100)

Ya! Nabi Yusuf mendapati mimpinya menjadi kenyataan, setelah melalui perjuangan yang berat dan panjang: dimasukkan ke sumur, jadi budak, difitnah oleh wanita cantik dan terpandang, dipenjara, dan akhirnya dipercaya menjadi bendahara mesir.

Bermimpilah saudaraku!
Hingga kita menemukan ketika pergantian kepengurusan MuSA tahun depan, kita telah mendapati mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan atas izin Allah.

Jadikan perjalanan panjang itu dimulai dengan awal yang indah, kemudian usahakanlah yang terbaik agar kita menemukan akhir yang indah juga kelak.

Inilah harapan-harapan peserta musyawarah besar terhadap MuSA tahun ini. Harapan ini pulalah yang menjadi simbol sertijab kepengurusan MuSA 2009 kepada kepengurusan MuSA 2010:
1. Jaga keimanan dan istiqomah dalam amal, karena ini yang paling penting.
2. Lakukan pendekatan personal ke temen-temen di kepengurusannya, temen-temen di plano/arsi, gamais, dan yang paling penting ke TPB.
3. Jangan menyerah dengan kondisi apapun, semoga antum menjadi pemimpin yang amanah.
4. MuSA bisa dibantu sama saya, gARis, dan KMMP semaksimal mungkin. suka bersama, duka bersama, ridho Allah tujuan boi! so enjoy aja! =p
5. 80% muslim TPB mentoring.
6. Proker efektif dan efisien.
7. Bisa membentuk keluarga yang solid hingga 1 ITB (MuSA termasuk elemen penting).
8. Pengurusnya jelas! dipastikan pengurus memiliki sense of belonging.
9. Lebih bisa melihat kebutuhan, biar benar-benar bermanfaat.
10. Visi jauh ke depan dengan kontribusi yang lebih awal.
11. Bisa menjadi wadah bagi mahasiswa SAPPK yang ingin belajar tentang Islam dan juga kegiatan-kegiatan lain yang dapat menuju ke arah lebih baik.
12. Memiliki sistem lebih baik.
13. Sosialisasi dan publikasi ditingkatkan.
14. Kejelasan baik struktur maupun keanggotaan, sehingga dapat meningkatkan konsistensi.
15. Semoga MuSA bisa mewujudkan visi kedepannya dan bisa menjadi LDF yang dapat menjadi contoh LDF lain.
16. GREAT MuSA 2010-2011!
17. Sering adakan acara kebersamaan/kolaborasi arsi plano.
18. MuSA bisa mengikat gARis, KMMP, dan TPB dalam ikatan erat yang saling berkaitan (menjadi induk kedua LDPS tersebut)
19. MuSA melayani 2009 (semua 2009 merasa disentuh sama MuSA)
20. Tahap awal: pengurus bikin target berapa 2009 yang harus dikenal, kemudian didekati, kemudian diajak.
21. MuSA menjadi sumber SDM gARis dan KMMP (setelah di MuSA, SDM disalurkan ke LDPS tersebut)
22. KONTINUITAS -> dikit-dikit lama-lama jadi bukit.
23. pemimpin itu bukan untuk di”selamat”i, tapi untuk dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA!!
24. Yang penting, strukturnya jelas.
25. Seorang pemimpin harus bisa memanage diri dan waktunya sendiri dahulu baru memanage anggotanya.
26. Pemimpin adalah hal biasa bagi yang biasa. dan hal yang luar biasa, bila dijalani oleh orang yang luar biasa.
27. Lebih dekat dan menaungi gARis dan KMMP.
28. Lebih dekat dengan TPB.
29. Menjadi LDW teladan.
30. Bisa makmur seperti MSTEI (udah jalan banget mereka)
31. Jangan lupa syuro rutin, 1-2 pekan sekali, masing-masing 1 jam.
32. Garap 2009 di-staffing.
33. Persiapkan kaderisasi 2010 sebelum kadwil himpunan.
34. Tingkatkan ruhiyah, ilmu, amal, dan kuantitas kader.
35. Bisa memenuhi sekuens RSJP-G.
36. Menjadi lembaga dakwah yang jaya, sukses, berprestasi. Vivat vivat M, MuSA tetap jaya!
37. Jangan lupa saling ngabar-ngabarin ke LDPS plano dan arsi.
38. Saya pribadi melihatnya adalah MuSA lebih fokus dengan pergerakannya di kancah TPB sebagai objek. sedangkan kancah prodi di tangan LDPS. Jadi, transfer kedekatan yang sudah dibentuk saat MuSA berinteraksi dengan TPB harus bisa dibawa ketika para TPB sudah masuk tiap-tiap prodi. ekstrimnya, ketika mereka akan berakhir masa TPB-nya harus tetap diingatkan bahwa kedekatan seperti ini masih akan ada di prodi masing-masing, yaitu LDPS (intinya ada pengenalan LDPS saat di LDW)
39. Bikin juga aja acara yang melibatkan TPB, MuSA, dan LDPS-LDPS (acara gabunganlah intinya)
40. Bisa mempertahankan eksistensinya walaupun masih muda.

Sekian. Wassalamu’alaykum wr wb

One thought on “[jurnal] Mencari Aspirasi, Menjadi Inspirasi

Tinggalkan Balasan ke mycorner Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.