Naik Haji yuukk!!!


Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“ [HR at-Tirmidzi (no. 586), dinyatakan hasan oleh at-Tirmidzi dan syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaditsish shahihah” (no. 3403).]

Dalam HR ath-Thabrani dalam “al-Mu’jamul kabir” (no. 7741) disebutkan, “dia menetap di mesjid” (dinyatakan baik isnadnya oleh al-Mundziri)

Hadits ini menunjukkan keutamaan untuk tetap duduk di tempat shalat setelah menunaikan shubuh berjamaah (di masjid bagi yang lelaki) untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian melakukan shalat dua rakaat. Shalat dua rakaat ini biasa disebut dengan shalat isyraq (terbitnya matahari), yang waktunya di awal waktu shalat dhuha, yaitu sekitar 12-15 menit setelah matahari terbit karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang shalat ketika matahari terbit, ketika matahari terbenam, dan ketika matahari lurus di tengah-tengah langit.
Baca lebih lanjut