[jurnal] key performance indicator

sedikit ilmu keorganisasian dari anak TI, yaitu tentang key performance indicator (KPI)

KPI adalah suatu pengukuran kuantitatif, telah disetujui sebelumnya, dan mencerminkan faktor penentu keberhasilan suatu organisasi. jadi, KPI membantu sebuah organisasi dalam menentukan dan mengukur kemajuannya hingga sampai kepada tujuan organisasi yang telah disepakati di awal.

nah, lalu apa KPI-nya MuSA?
yuk, kita lihat lagi visi MuSA di kepengurusan kali ini: “Keluarga yang Dekat, Kreatif, Bermanfaat, dan Sinergis bagi Semuanya”
saya kira ujung-ujungnya akan berakhir di mentoring dan kaderisasi

kenapa?
karena dengan bertambahnya peserta mentoring dan makin banyaknya kader yang dicetak oleh MuSA, menandakan bahwa MuSA telah menjadi keluarga yang dekat, kreatif, bermartabat, dan sinergis.
lagipula mentoring dan kaderisasi ini telah jadi kesepakatan semua LDW pada musyawarah pimpinan GAMAIS Wilayah.
selain itu, dalam kontek kemahasiswaan, yang penting bukan organisasinya melainkan anggotanya. maka dari itu, KPI-nya tidak hanya profit saja, tetapi juga benefit bagi para anggotanya.

lalu untuk apa syiar, danus, dan lainnya?
untuk mendukung ketercapaian KPI ini.
kita gabisa ujug-ujug membuat orang lain menjadi kader tanpa pondasi pemahaman yang baik. pertama ajak dengan syiar (misal: acara kekeluargaan atau pelayanan akademis) lalu follow up ke pembinaan rutin (mentoring), baru-lah bisa jadi kader yang baik.

danus, urusan administratif (seperti lambang, cap, dll), dan jaringan pun begitu.
syiar akan sulit tanpa dana. kita ga akan bisa nyebarin pamflet, bikin baligho, maupun nyewa tempat bila ga ada dana. selain itu, keberhasilan syiar dapat dilihat dari banyaknya yang terfollow up, itu menandakan mereka percaya pada MuSA.
urusan administratif membantu proses syiar. untuk bikin proposal, perlu ada data administratif yang menandakan MuSA itu lembaga legal dan formal.
jaringan yang dibentuk tak lain mendukung keberjalanan organisasi dari eksternal. sehingga mudah mendapat link pembicara, donatur, dan sebagainya.

semuanya sangat penting, namun ada lapisan prioritasnya.
dan KPI kita adalah mentoring dan kaderisasi, okok?

mungkin langkah awal adalah dengan ‘menyehatkan’ kepengurusan kita.
ini PR besar untuk sektor internal (suhe, fira, ridho, cp, indi, kevin, anggun, zahara, roni, elba, dll), sektor syiar (fikri, alam, roby, rina, elsa, mia, ihsan, zainab, rani, mahdi, ichal, icang, dll), dan sekum (mamet, khairun, dan elin)

saatnya semakin kuat di dalam dan semakin bermanfaat di luar…
Allahu’alam…

One thought on “[jurnal] key performance indicator

  1. Ping-balik: key performance indicator | Manajemen Dakwah Kampus (under construction)

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.