Muslim di Piala Dunia 2010


Piala Dunia baru saja usai, perhelatan sepakbola terakbar kali ini melahirkan jawara baru, Spanyol, yang juga berhasil mencetak sejarah karena pertama kalinya mengawinkan Piala Eropa yang disabetnya tahun 2008 lalu dengan Piala Dunia 2010.

Selain berita itu, Piala Dunia kali ini mencuatkan nama-nama pemain Muslim, diantaranya:

1. Mesut Oezil (Jerman)

Yang paling top adalah Mesut Oezil. Dia menjadi arsitek permainan Jerman kala melibas Australia (4-0), Inggris (4-1), dan Argentina (4-0).

Oezil adalah salah satu pemain “keturunan” yang ada di skuad Jerman saat ini, seperti halnya Cacau (Brasil), Jerome Boateng (Ghana), Piotr Trochowski, Podolski dan Klose (Polandia), Dennis Aogo (Nigeria) dan Mario Gomez (Spanyol). Ia berdarah Turki dan dari keluarga muslim. Oezil lahir di Gelsenkirchen, merintis karir profesionalnya bersama Schalke, lalu pindah ke Bremen sejak dua tahun lalu.

Oezil dikenal memiliki kebiasaan membaca Al Quran setiap kali akan turun bertanding. Kebiasaan ini membuatnya merasa lebih fokus ketika bertanding. Kepada koran harian Berlin, Der Tagesspiegel, Oezil mengatakan, “I always do that before I go out (on the pitch). I pray and my team-mates know that they cannot talk to me during this brief period.”

2. Khalid Boulahrouz (Belanda)

“Saya berusaha sebisa mungkin untuk mengembangkan pengetahuan saya tentang Islam. Saya salat lima waktu setiap hari, berpuasa dan mengaji Al-Quran. Saya belajar bahasa Arab, jadi saya bisa mengerti lebih bagus tentang Bahasa Arab,” kata Boulahrouz.

Dalam kehidupan sehari-harinya, Khalid Boulahrouz berusaha untuk terus mendekatkan diri kepada Allah Swt. Menurut orang-orang terdekatnya, Boulahrouz sering terlihat membaca al-Qur’an dan I’tikaf di masjid. Dalam sebuah wawancara dengan harian de volkskrant beberapa waktu lalu, Boulahrouz menyebutkan manfaat Islam untuk dirinya.

”Mengaji Al Quran, memberi saya kedamaian dan membuang stress yang ada. Saya berusaha untuk menjalaninya dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran sangat penting di situasi yang sulit saya harus bisa mengatasinya. Kesabaran itu ada manfaatnya,” tutur bek tim nasional Belanda ini.
Baca lebih lanjut