Menyambut Dzulhijjah 1431 H

“Demi fajar. Dan malam yang sepuluh.” (TQS. Al Fajr: 1-2)

“Yang dimaksud Layalin ‘Asyr,” begitu Ibnu Katsir berkata dalam Tafsir Alquranil ‘Adhim: 8/390, Dar Tayyibah, “adalah 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan yang selain mereka.”

Dalam ayat tersebut Allah bersumpah dengan “Layalin ‘Asyr” yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Seperti yang telah kita ketahui bahwa dalam kaidah ilmu ushul tafsir disebutkan apabila Allah bersumpah dengan sesuatu, pasti hal tersebut sangat penting dan memiliki manfaat yang besar.

Kemudian Rasulullah juga pernah bersabda:
“Tidaklah ada hari-hari yang amalan shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah dibandingkan hari-hari ini (10 hari pertama bulan dzulhijjah). Mereka bertanya: Tidak pula dibandingkan jihad di jalan Allah? Rosululloh menjawab: Tidak pula dibandingkan jihad di jalan Allah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian tidaklah kembali dengan membawa sedikitpun dari hal itu (meninggal dunia).” (HR. Tirmidzi: 757, Abu Dawud: 2438, Ibnu Majah: 1727)

“Yang jelas,” demikian penuturan Al Khafidz Ibnu Hajar Al Asqalani, “bahwa sebab keistimewaan 10 hari pertama di Bulan Dzulhijjah adalah karena ia merupakan tempat berkumpulnya ibadah-ibadah pokok, seperti: sholat, puasa, dan shadaqah, serta ibadah haji yang tidak didapati pada bulan yang lain.”

Oleh karena itu, mari kita sambut bulan Dzulhijjah 1431 H ini dengan rangkaian amalan shalih. Berikut ada daftar amalan yang bisa kita kerjakan:

  1. Shalat fardhu berjamaah di masjid, terutama isya’ dan subuh
  2. Shalat rawatib minimal 12 rakaat, yaitu: 2 rakaat sebelum shubuh, 2 rakaat sebelum zhuhur, 2 rakaat sesudah zuhur, 2 rakaat sebelum ashar, 2 rakaat sesudah maghrib, dan 2 rakaat sesudah isya
  3. Qiyamullail setiap malam, minimal dua rakaat
  4. Shalat witir setiap malam (sebelum atau sesudah tidur)
  5. Shalat dhuha setiap pagi, minimal dua rakaat
  6. Tilawah Alquran minimal 1 juz setiap hari
  7. Wazhifah kubra minimal sekali setiap hari
  8. Memperbanyak dzikir (takbir, tahlil, tasbih, istihgfar) dan do’a
  9. Shaum pada hari arafah
  10. Memberi buka kepada mereka yang berpuasa
  11. Berniat dan melaksanakan ibadah Qurban
  12. Shalat idul adha di masjid terdekat
  13. Taubatan nasuha
  14. Perbanyak amalan lainnya (shadaqah, birrul walidain, mengikuti majelis ilmu, menyambung tali silaturrahmi, memerintah kepada yang baik, mencegah dari yang munkar, dll)

SemangkA! Semangat karena Allah!!!
Allahu’alam…

One thought on “Menyambut Dzulhijjah 1431 H

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s