Takkan Sendiri


“Kita tidak akan merasa sendiri, selama masih ada Allah dalam hati. Kita tidak akan merasa berduka, selama masih ada iman dalam dada.” (kuot ngasal buatan sendiri. hoho)

1.
Allah akan selalu ada untuk kita…
Bila dalam amanah da’wah ini kita merasa sendiri, itu bukan berarti rekan-rekan kita meninggalkan kita, melainkan kita lah yang meninggalkan Allah…

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (TQS. Al Baqarah: 186)

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,” (TQS. Qaaf: 16)

“…Dia bersama kamu di mana saja kamu berada…” (TQS. Al Hadiid: 4)

2.
Tidak selayaknya bagi seorang mu’min bersedih hati lagi bersusah diri, sementara surga-Nya telah rindu menanti kedatangannya dan bidadari-bidadari telah sibuk menata diri untuk bertemu dengannya…
Baca lebih lanjut