Rangkaian Amal 1/3 Malam Terakhir

BERDOA BANGUN TIDUR
َلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ‘
“Segala puji bagi Allah, yang membangunkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangitkan.” (HR. Bukhari)

BERDOA MASUK KAMAR MANDI
بِسْمِ اللهِ] اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ]
“(Dengan nama Allah) Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhari)

BERWUDHU
Dari Abu Hurairah radiallahuanhu, ia berkata bahwa ia pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Sungguh umatku kelak akan datang pada hari kiamat dalam keadaan (muka dan kedua tangannya) kemilau bercahaya karena bekas wudhu. Karenanya, barangsiapa dari kalian yang mampu memperbanyak kemilau cahayanya, hendaklah dia melakukannya (dengan memperlebar basuhan wudhunya).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa kalian dan meninggikan derajat kalian?” Para sahabat menjawab: “Mau, ya Rasulullah.” Kemudian beliau pun berkata: “Yaitu dengan menyempurnakan wudhu dari hal-hal yang bersifat makruh, banyak melangkah menuju masjid, dan menunggu waktu shalat setelah shalat (tahiyatul masjid). Yang demikian itu adalah ikatan (perjanjian).” (HR.Muslim)

BERDOA KELUAR KAMAR MANDI
غُفْرَانَكَ
“Aku minta ampun kepadaMu.” (HR. Seluruh penyusun kitab Sunan, kecuali An Nasai)

BERDOA SETELAH WUDHU
Dari Umar radhiallahu anhu, dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, beliau bersabda: “Tidaklah seseorang dari kalian berwudhu secara sempurna, lalu mengucapkan: Asyhadu ala ilaha illallahu wahdahu laa syarikalah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh (Aku bersaksi bahwa tiada Ilah kecuali Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya), melainkan kelak akan dibukakan untuknya delapan pintu surga yang kepadanya dipersilakan untuk masuk melalui pintu mana saja yang ia sukai.” (Al Hadits)

SHOLAT SYUKRUL WUDHU
Rasulullah berkata kepada Bilal: “Ceritakanlah kepadaku amal apa yang amat engkau harapkan dalam Islam, sebab aku mendengar suara kedua sandalmu di surga?” Bilal menjawab: “Tidak ada amal ibadah yang paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu, baik siang atau malam, aku selalu shalat setelahnya sebanyak yang aku suka.” (HR. Bukhari)

SHALAT TAHAJUD
“Dan di sebagian malam hari, shalat tahajud-lah engkau sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Allah mengangkatmu ke tempat terpuji.” (TQS. Al Isra’: 79)

SHALAT WITIR
Dari Ali ra, katanya: Sebenarnya witir itu bukan fardhu sebagaimana shalat-shalat lima waktu yang diwajibkan. Hanya saja Rasulullah saw setelah berwitir, pernah bersabda: “Wahai ahlul Quran, kerjakanlah shalat witir, sebab Allah itu witir (Maha Esa) dan suka sekali kepada witir.” (HR. Ahmad dan Ash-habus Sunan dan oleh Tirmidzi dianggap sebagi hadits hasan, sedangkan oleh Hakim yang meriwayatkannya juga, menganggapnya sebagai hadits shahih).

BERDOA
“Pada setiap malam, Allah Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia. Ketika malam tersisa sepertiga terakhir, Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepadaKu, lalu Aku kabulkan doanya. Siapa yang minta kepadaKu, lalu Aku berikan permintaannya. Siapa yang minta ampunan kepadaKu, lalu Aku ampuni ia.” (HR. Muslim)

MENJAWAB ADZAN
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mendengar suara muadzin, lalu mengikuti apa yang dibacanya -kecuali pada Hayya ‘alash Shalah dan Hayya ‘alal Falah dengan membaca La Haula wa La Quwwata illa Billah-, kemudian bershalawat atas beliau shalallahu ‘alaihi wassalam, dan berdoa sesudah adzan yang berisi meminta wasilah (tempat tertinggi di surga) untuk beliau, maka ia berhak mendapat syafa’at beliau pada hari kiamat. (HR. Muslim)

BERDOA SETELAH ADZAN
“Ya Allah, Rabb dakwah yang sempurna dan pujian ini, anugerahkanlah wasilah dan keutamaan pada Muhammad. Dan bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji yang telah engkau janjikan.” (HR. Bukhari dalam Fathul Bari 2/94). Tidak ada tambahan: “Innaka laa tukhliful mi’ad” pada doa ini. (Syaikh Salim Al Hilali, Bahjatun Nadhirin 2/254)
“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud nomor 521, Tirmidzi nomor 521, Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah nomor 101, Nasa’i 67769, Ahmad dalam Musnad-nya juz 3 nomor 155/154 dan selain mereka dari Ahli Hadits. Tirmidzi berkata: “Hadits ini hasan shahih.” Syaikh Salim Al Hilali menshahihkan hadits ini dalam buku Shahihul Adzkar wadl Dlaifuha.)

SHALAT FAJR
لهما أحب إلي من الدنيا جميعاً
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua raka’at Shalat Fajr lebih baik dari pada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim) Dalam riwayat lain dengan lafazh: “Sungguh kedua raka’at tersebut lebih aku cintai daripada dunia semuanya.”

BERDOA KELUAR RUMAH
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله
“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada-Nya dan tiada daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah.” (HR. Abu Dawud 4/325 At-Tirmidzi 5/490 dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/151.)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ، أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ، أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ، أَوْ أُظْلَمَ، أَوْ أَجْهَلَ، أَوْ يُجْهَلَ عَلَيّ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu jangan sampai aku sesat atau disesatkan berbuat kesalahan atau disalahi menganiaya atau dianiaya dan berbuat bodoh atau dibodohi.” (HR. Seluruh penyusun kitab Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/152 dan Shahih Ibnu Majah 2/336.)

BERDOA PERGI KE MASJID
“Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya dari mukaku, cahaya dari atasku dan cahaya dari bawahku, Ya Allah berikanlah aku cahaya.” (HR. Bukhari 11/116 no. 6316 dan Muslim no. 763)
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa kalian dan meninggikan derajat kalian?” Para sahabat menjawab: “Mau, ya Rasulullah.” Kemudian beliau pun berkata: “Yaitu dengan menyempurnakan wudhu dari hal-hal yang bersifat makruh, banyak melangkah menuju masjid, dan menunggu waktu shalat setelah shalat (tahiyatul masjid). Yang demikian itu adalah ikatan (perjanjian).” (HR.Muslim)

BERDOA MASUK MASJID
Dari Abu Humaid atau dari Abu Usaid dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaknya dia membaca, “ALLAHUMAFTAH LI ABWABA RAHMATIKA (Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu).” Dan apabila keluar, hendaknya dia mengucapkan, “ALLAHUMA INI AS`ALUKA MIN FADHLIKA (Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu).” (HR. Muslim no. 713)
Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
أَنَّهُ كَانَ إِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ قَالَ: أَعُوذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. قَالَ: أَقَطْ؟ قُلْتُ: نَعَمْ. قَالَ: فَإِذَا قَالَ ذَلِكَ, قَالَ الشَّيْطَانُ: حُفِظَ مِنِّي سَائِرَ الْيَوْمِ
Bahwasanya beliau apabila masuk ke masjid maka beliau membaca, “AUDZU BILLAHIL AZHIM WA BI WAJHIHIL KARIM WA SULTHANIHIL QADIM MINASY SYAITHANIR RAJIM (aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung dan dengan Wajah-Nya yang Maha Mulia dan dengan kekuasaan-Nya yang Qadim (dahulu tidak ada awalnya), dari gangguan setan yang terkutuk).” Dia bertanya (Abdullah bin Amr), “Apakah itu saja?” Aku menjawab (Uqbah bin Muslim), “Ya!” Dia (Abdullah bin Amr) kemudian meneruskan, “Barangsiapa membaca itu, maka setan akan berkata kepadanya, “Dia terjaga dariku sehari ini penuh.'” (HR. Abu Daud no. 466 dan sanadnya dinyatakan hasan oleh Ibnu Baz dalam At-Tuhfah hal. 30)

SHALAT TAHIYYATUL MASJID
Dari Abu Qatadah r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Jikalau salah seorang di antara engkau semua itu masuk masjid, maka janganlah duduk dulu sebelum bersembahyang dua rakaat.” (Muttafaq ‘alaih)
Dari Jabir r.a., katanya: Saya mendatangi Nabi s.a.w. dan ia berada di masjid, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Bersembahyanglah dua rakaat.” (Muttafaq ‘alaih)
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa kalian dan meninggikan derajat kalian?” Para sahabat menjawab: “Mau, ya Rasulullah.” Kemudian beliau pun berkata: “Yaitu dengan menyempurnakan wudhu dari hal-hal yang bersifat makruh, banyak melangkah menuju masjid, dan menunggu waktu shalat setelah shalat (tahiyatul masjid). Yang demikian itu adalah ikatan (perjanjian).” (HR.Muslim)

SHALAT SHUBUH
Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

TILAWAH AL QURAN
Dari Buraidah ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikanlah mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran.’” (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim (1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnadnya (21872) dan Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)

BERDZIKIR PAGI
[biar lebih mudah, silakan baca saja kitab Al Ma’tsurat. tapi perlu diluruskan, membaca kitab tersebut tidak ada tuntunan dan keutamaannya. hanya saja, tiap kalimat dzikir yang telah terhimpun di kitab tersebut memiliki keutamaannya masing-masing. di tulisan ini saya hanya akan memberikan contoh saja]
Ayat kursi (QS. Al Baqarah: 255) masing-masing satu kali ketika pagi dan sore: “Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari (gangguan) jin sampai sore, dan barangsiapa yang membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari gangguan mereka (jin).” (HR. Al Hakim 1/562 dan dishahihkan Asy Syaikh Al Albaniy dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib 1/273)
Surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas, masing-masing dibaca 3x ketika pagi dan sore: “Barangsiapa yang membacanya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud 4/322, At Tirmidziy 5/567, lihat Shahih At Tirmidziy 3/182)

SHALAT ISYRAQ
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“ (HR At Tirmidzi (no. 586), dinyatakan hasan oleh At Tirmidzi dan syaikh Al Albani dalam “Silsilatul ahaditsish shahihah” (no. 3403).)

BERDOA KELUAR MASJID
Dari Abu Humaid atau dari Abu Usaid dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَإِذَا خَرَجَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaknya dia membaca, “ALLAHUMAFTAH LI ABWABA RAHMATIKA (Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu).” Dan apabila keluar, hendaknya dia mengucapkan, “ALLAHUMA INI AS`ALUKA MIN FADHLIKA (Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu).” (HR. Muslim no. 713)

BERDOA MASUK RUMAH
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا، ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِ
“Dengan nama Allah kami masuk dengan nama Allah kami keluar dan kepada Tuhan kami kami bertawakkal” Kemudian mengucapkan salam kepada keluarganya. (HR. Abu Dawud 4/325 dan Al ‘Allamah Ibnu Baaz berpendapat isnad hadits tersebut hasan dalam Tuhfatul Akhyar no. 28.)

One thought on “Rangkaian Amal 1/3 Malam Terakhir

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s