Ukhuwah itu…

Banyak analogi yang bisa kita tautkan untuk menggambarkan indahnya ukhuwah ini. Akan tetapi, ada satu yang membuat saya terenyuh mendengarnya…

Ukhuwah itu seperti kedua buah tangan dan bukan seperti kedua daun telinga.

Begini penjelasannya:

1.
Bila kita berdiri tegak dan merapatkan seluruh badan, anggota tubuh yang paling jauh adalah tangan kanan ke tangan kiri kan? Karena posisi mereka ada di paling luar. Meski begitu, mereka adalah anggota tubuh yang paling sering silaturahim. Kalau tangan kanan gatal, pasti tangan kiri langsung menggaruknya. Kalau ingin menyabuni tangan kiri ketika mandi, pasti menggunakan tangan kanan (tidak mungkin tangan kiri menyabuni tangan kiri juga kan?). Dan lain sebagainya
Singkat cerita, begitulah mereka, punya ukhuwah. Beda halnya dengan kedua telinga. Meski jarak mereka dekat, mereka tak pernah silaturahim. Bahkan, bila ada satu telinga yang ingin mendekat ke telinga yang lain, telinga yang lain itu malah pergi menjauh. Jelas, ini bukan ukhuwah.

2.
Kita tahu bahwa tangan kanan dan tangan kiri, kita gunakan untuk hal yang berbeda. Tangan kanan identik dengan perbuatan positif, semisal: makan, jabat tangan, hormat, dan menulis. Sedangkan tangan kiri lebih identik dengan perbuatan yang tidak enak, seperti istinja. Namun, tahukah kawan, bahwa mereka tidak pernah protes dengan pekerjaannya itu. Mereka sangat ridha dan ikhlas atas itu semua. Oleh karena itu, tangan kiri yang senantiasa mengerjakan pekerjaan ‘kotor’, diberi hadiah oleh tangan kanan berupa cincin atau jam tangan sebagai tanda cintanya. Sungguh ukhuwah yang luar biasa.
Lain lagi dengan kedua telinga. Bila yang satu diberi anting, telinga lainnya pasti minta untuk diberi anting juga. Dan antingnya pun harus sama. Salah satu mereka tak rela bila anting di telinga lainnya lebih bagus dari punya mereka. Ya, ada rasa iri dan dengki antarmereka.

Mungkin seperti itu gambaran ukhuwah. Semoga setiap anggota tubuh yang Allah beri, bisa jadi ibrah bagi kita semua. Mohon maaf bila telah merusak nama baik telinga, “mereka tak seburuk itu kok.”

Sekian, Allahu’alam…

*terinspirasi dari seorang ustadz pada acara tertentu

One thought on “Ukhuwah itu…

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s