Hijab Fisik, Adakah?

Redaksi pertama:
Ibnu Abbas berkata, كَانَتِ امْرَأَةٌ تُصَلِّي خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَسْنَاءَ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ فَكَانَ بَعْضُ الْقَوْمِ يَتَقَدَّمُ حَتَّى يَكُونَ فِي الصَّفِّ الْأَوَّلِ لِئَلَّا يَرَاهَا وَيَسْتَأْخِرُ بَعْضُهُمْ حَتَّى يَكُونَ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ فَإِذَا رَكَعَ نَظَرَ مِنْ تَحْتِ إِبْطَيْهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى ( وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ ) Dahulu ada seorang wanita yang sangat cantik shalat di belakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka sebagian laki-laki maju, sehingga berada di shaf pertama agar tidak melihat wanita itu. Tetapi sebagian orang mundur, sehingga berada di shaf belakang. Jika ruku’, dia dapat melihat (wanita itu) dari sela ketiaknya. Maka Allah menurunkan (ayat), وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَأْخِرِينَ “Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripadamu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu).
(HR. Al-Tirmidzi, 5/296: 3122; al-Nasâ’i, 2/118: 870; Ibn Mâjah, 2/161: 1046; Ibn Hibbân, 2/126: 401; Ahmad, 1/305: 2784 dengan lafal: امْرَأَةٌ حَسْنَاءُ)

Redaksi kedua:
كانت امرأة تصلي خلف رسول الله صلى الله عليه وسلم حسناء من أحسن الناس [قال ابن عباس : لا والله ما رأيت مثلها قط] فكان بعض القوم يتقدم حتى يكون في الصف الأول لئلا يراها ويستأخر بعضهم حتى يكون في الصف المؤخر فإذا ركع نظر من تحت إبطيه [وجافى يديه] فأنزل الله تعالى : ولقد علمنا المستقدمين منكم ولقد علمنا المستأخرين.
Adalah seorang wanita menunaikan sholat di belakang Rosullullah (maksudnya di shof kaum wanita bukan tepat di belakang nabi, pent). Dia adalah seorang wanita yang sangat cantik dan termasuk secantik-cantiknya manusia. (Ibnu Abbas sampai mengatakan : Demi Allah aku belum pernah sama sekali melihat seorang wanita yang secantik itu). Sebagian dari jama’ah sholat ada yang memilih maju ke depan sehingga menempati shof pertama agar tidak dapat melihat si wanita cantik itu. Dan sebagian lainnya memperlambat datangnya sehingga mereka menempati shof yang terakhir. Ketika rukuk ia melihat si wanita cantik itu melalui celah bawah ketiaknya (dan ia merenggangkan kedua tangannya). Maka kemudian Allah menurunkan ayat : “Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu).“
[HR. Abu Dawud ath-Thoyalisi dalam Musnad-nya (2712), al-Baihaqi dalam Sunan-nya (3/98), Ahmad (1/305), at-Tirmidzi (2/191), Nasaa’i (1/139), Ibnu Majah (1046), Ibnu Khuzaimah dalam Shohih-nya (No. 1696 – 1697), Ibnu Hibban (1749), ath-Thobari dalam tafsirnya (13/18), al-Hakim (2/353), dan juga al-Baihaqi dari jalan lain dari Nuh bin Qois.]

*Ayat yang Allah turunkan pada dua hadits di atas adalah QS. Al Hijr: 24*

Tentang keshahihan hadits di atas, terdapat perbedaan di antara para ulama:

Yang mendhaifkan:

  1. Ibn ’Addi dalam al-Kâmil fi al-Dlu’afâ’, 5/150; al-Dzahabi, Mîzân, 3/285: 6435; menilai bahwa hadis ini sangat asing/gharîb karena melalui ’Amr bin Mâlik al-Nukrâ (w. 129 H) yang dhaif hafalannya dan banyak kesalahannya, serta munkar karena melecehkan sahabat yang mengintip wanita cantik tersebut dari bawah ketiaknya saat ruku’.
  2. Al-Arna’ûth menilai –meskipun awalnya menilainya hasan dalam Shahîh Ibn Hibbân, namun akhirnya meralatnya menjadi– dhaif dalam Musnad Ahmad yang ditahqiqnya (Lihat Musnad Ahmad, penerbit: al-Risâlah, juz 5/5: 2785).

Yang menshahihkan:

  1. Hadits ini dishahihkan al-Hakim dan disepakati adz-Dzahabi.
  2. Hadits ini juga dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Ash Shahihah no. 2472 (Lihat Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, hal. 70)
  3. Dishahihkan pula oleh Syaikh Ahmad Syakir (4/278)
  4. Jalaluddin As-Suyuthi pun mencantumkan hadits ini ketika membahas asbabun nuzul QS. Al Hijr ayat 24 dalam bukunya Sebab Turunnya Ayat Al-Quran.
  5. Begitu juga dengan departemen Agama RI, berikut ini tafsir dari Depag: “Pada ayat ini Allah SWT menegaskan bahwa Dia lah yang Maha Kuasa mengetahui semua yang terdahulu beserta peristiwa yang telah terjadi dari yang besar sampai yang paling kecil. Dia mengetahui apa yang ada sekarang ini serta mengetahui apa yang terjadi pada masa yang akan datang tidak satu pun kejadian-kejadian itu yang tidak diketahuinya. Maka turunnya ayat ini mencela perbuatan sahabat itu, bahwa Allah SWT mengetahui pula maksud para sahabat yang maju ke shaf pertama mengetahui pula maksud para sahabat yang mundur ke shaf belakang. Sekalipun ayat ini diturunkan dengan peristiwa di atas, tetapi meliputi juga pengetahuan Allah SWT terhadap segala yang tersirat dan tergores di dalam hati seseorang.”

Saya pertama kali tau ada hadits ini ketika baca JCPP-nya Ustadz Salim A Fillah (alhamdulillah hari Sabtu kemarin bisa ketemu sama beliau lagi).
Umm, hanya berpikir, kalo emang hadits itu bener, berarti hijab itu emang ga ada dong? Kecuali untuk istri Rasulullah. Kalo bener ada, harusnya para sahabat ga bisa melihat akhwat cantik itu. Apalagi mereka melihatnya pas lagi ruku’. Selain itu, setelah saya tanya ustadz gugel, emang ada artikel (yang isinya hadits-hadits) yang menguatkan ketiadaan hijab. Buat yang termasuk aliran Islam Gugeliyyah, silakan cari sendiri. Hehe…

Gimana nih tanggapan temen-temen?

2 thoughts on “Hijab Fisik, Adakah?

  1. ane berpendapat pake logika nih, g ada dalil:

    Hijab fisik maksudnya kayak yg pas ada majlis trus ada pembatasnya kan ya? ok ane anggap demikian.
    menurut ane, hijab fisik sebaiknya ttp ada buat meminimalisir timbulnya hal-hal yg tdk diinginkan, mislanya selama majlis ada yg lirik2 g jelas sampe 10 kali (lebay). Dengan ada hijab fisik juga, sepertinya memperlihatkan kesan para akhwat itu lebih dimuliakan, i like that😀. Ini ane liat dari sisi akhlak saja sih, bukan fiqh.

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s