Ngebolang di UI

cerita hari selasa 31 mei 2011…

saya, ibu, dan adik kedua pergi ke Universitas Indonesia di depok dengan agenda utama daftar ulang adik saya karena telah diterima di Sastra Jepang UI melalui jalur undangan.

nah, berhubung nunggu adik saya keluarnya lama dari balairung UI, jadi saya memutuskan untuk ngebolang (bocah ilang petualang) di UI sendirian. huehehe…

petualangan ini terbagi menjadi dua sesi (karena emang nunggunya lama banget!). sesi pertama bawa kamera dengan objek penderita: perpus(?) UI yang baru, gedung rektorat UI, balairung UI, dan Masjid Ukhuwah Islamiyyah. sedangkan sesi kedua ga bawa kamera, tujuan utamanya adalah ke gedung arsitektur UI.

sebelum cerita tentang petualangan. saya mau cerita yang lain dulu.

pertama, tentang sambutan maba di UI. beda dengan ITB yang langsung diajari tentang arogansi dengan kata-kata “Selamat Datang Putra-Putri Terbaik Bimbel Bangsa!”, UI memperkenalkan dirinya kepada maba sebagai “Kampus Perjuangan” dan tempat “Pengabdian” kepada Indonesia.

kedua, tentang Salam UI. kok gaada batang idungnya? *atau hanya gak liat ya? moga aja* yang saya liat selamat datang dari Salam UI untuk maba, tapi kurang mencolok *kalo ga merhatiin ga akan nyadar deh* menurut saya sih, sayang aja. padahal momentumnya bagus.

ketiga, tentang sepeda. UI meminjamkan sepeda untuk mahasiswa dan dosennya. gratis, tinggal nunjukkin kartu identitas selaku civitas academica UI, langsung boleh naek sepeda. jalurnya pun khusus, dibuat di sepanjang UI. setiap fakultas ada halte-nya. yah, ITB mah baru ada halte-nya, sepedanya bawa masing-masing. lagian ITB kan cuma se-iprit, jalan kaki juga bentar. hoho

oke, sekarang saatnya ngebolang. hoho…
Ini dia foto-foto sesi pertama:

1. Perpustakaan Pusat UI (ini beneran perpus kan ya?)

green roof, UI emang ecocampus, walau masih panas. btw, jadi inget teletubbies ya? hehe,,, =D

ini bagian depannya



buset, itu ganggu banget drainasenya. nyilang-nyilang gitu.

2. Masjid Ukhuwwah Islamiyyah

selamat datang di MUI! ini gerbang depannya...

ini dia masjidnya, tanpa selubung. kalo dari deket, railingnya bernuansa jepang banget kata saya mah.

interior masjid: struktur utamanya berupa 4 kolom berbentang lebar yang membentuk 4 arches. terus,di tengah masjid ada lampu gantung.

shaf-shaf terdepan ada sajadahnya. terlihat orang yang sedang shalat dhuha.

koridor sisi selatan yang menghubungkan ruang utama masjid dengan pemandangan ke danau UI!

hihi ada yang rapat di koridor. itu ikhwannya beneran ga bisa liat akhwat, bahkan pemimpin rapat dan papan tulisnya juga ga bisa.

3. Rektorat UI

gambar rektorat UI yang diambil dari MUI. pantulan di danaunya sugoi!!! eh, itu ngeliat tulisan 'Science Park' di kanan bawah ga?

dari samping nih. diambil dari deket perpus pusat dan fasilkom.

3. Balairung UI

sekalian juga ngambil balairung UI dari MUI. hehe.

selanjutnya mari simak cerita saya menuju gedung Arsitektur UI. hoho.
start point saya saat itu adalah MUI. saya berjalan ke belakang MUI menuju FISIP hingga bertemu FIB. sampai saat ini masih bener, masalahnya orang yang ngasih petunjuk, gak ngasih tau kalo harus masuk ke FIB. yawda, saya terus melenggang dengan sotoynya mengikuti jalan besar.

ujug-ujug saya bertemu dengan perpustakaan UI (kayaknya ini perpus yang lama deh, soalnya terpencil banget). muter-muter di sekitar perpus ini, kok ga nemu FE ya? yawda, saya nekat aja jalan ke arah paku air (maksudnya ke menara penampung air yang terlihat seperti paku raksasa, kalo di ITB disebut paku air). jeng-jeng malah ketemu jalan raya. saya pun melanjutkan perjalanan dengan memutar UI di lingkaran luarnya *capek banget =( tapi untungnya bisa ketemu UNJ lho, hoho*

di tengah jalan, saya melihat jembatan yang diduga kuat adalah jembatan teksas (teknik-sastra). ternyata emang bener itu jembatan teksas (harusnya saya nyebrangin jembatan itu kalo mau ke FT. langsung saja saya mengarahkan diri ke jembatan itu dan saya pun muncul di Pusgiwa (pusat kegiatan yangsakitjiwa mahasiswa). tapi berhubung lagi sepi, jadi langsung jalan lagi. tak lama kemudian saya udah sampai di FT (tepatnya di Teknik Kimia UI), haha.

merasa bahwa misi sebentar lagi berhasil dicapai, saya tinggal nyari gedung Arsi-nya aja. wah, ternyata di FT ada inner court-nya, lengkap dengan rotunda. selidik punya selidik, gedung Arsitektur ada di sebelah kiri rotunda. info ini langsung saya ikuti, tapi malah nyasar ke kantin FT. ziinngg, berasa jadi alien disini karena ga da yang dikenal.

wih, di kantin FT ada spanduk yang berisikan struktur organisasi dan kepanitiaan di FT. ada BEM FT UI (dengan Qi Yahya sebagai sekum dan Aisyah sebagai kadiv keilmuan, hoho. smansa eksis juga), ada FUSI UI (semacam LDF-nya fakultas teknik), ada kepanitiaan kersos, dll.

dirasa cukup cenga-cengo-nya, saya pun melanjutkan petualangan. dan akhirnya ketemu juga gedung Arsi, tapi ga berani masuk euy. jadi langsung balik ke balairung aja dengan melewati perpus FT yang atapnya aneh bin ajaib, jembatan teksas, dan nembus-nembus di FIB.

yasuw, itu saja cerita ngebolang di UI. kesimpulannya, UI ga gede-gede amat. hehe. saya langsung hafal letak-letak fakultasnya.

3 thoughts on “Ngebolang di UI

  1. Ping-balik: Berjuang Menegakkan Dien Al-Islam ! Imtaq OnlineImtaq Online

  2. wah selamat ya kk adeknya keterima di UI.. eh tpi rasa2nya enggga ada kk itu ““Selamat Datang Putra-Putri Terbaik Bimbel Bangsa!”, deh hehe.. adanya salam eksis mulu wkwkwkk

  3. jadi pengen ke perpus UI nih…

    mesjid UI bagus, adem ga ada temboknya, heheheh

    btw, habis gelap terbitlah terang nih, udah lama ga maen2 ke sini

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s