Cerita KP #1: Kultur di Kantor

orang bilang bahwa dunia kerja itu sangat luar biasa kerasnya. kalo di kampus, kita masih bisa meluangkan waktu untuk shalat dhuha atau sekedar membaca beberapa lembar ayat suci. nah, di lingkungan kerja (katanya) sangat susah untuk itu. akan tetapi, hal-hal tersebut justru bertolak belakang dengan yang saya alami di tempat KP saya.

saya KP di Elang Group (PT Elang Semestaguna), tepatnya di anak perusahaan yang jadi developer, yaitu PT Dwikarsa Semestaguna. kenapa disitu? udah ada jawabannya di blog saya. hehe. oia, ternyata di Elang Group ini ada bagian konsultan arsitektur dan urban planning juga, namanya PT BILD Consulting. saya baru tau ketika udah kepalang disuruh jadi pengawas lapangan oleh Pak Eko (dosen matkul Praktek Profesi) ='(

sekilas tentang Dirut Elang Group, dia adalah Elang Gumilang, alumni IPB dan SMA Negeri 1 Bogor, usianya hanya terpaut 4 digit lebih banyak dari saya namun asetnya sudah miliaran rupiah (saya pernah baca di CV-nya sekitar 61 miliar rupiah). meski banyak prestasi yang diraihnya (cek aja di gugel atau twitter), orangnya tetap sederhana. ketika ada undangan untuk menghadiri talkshow tentang green housing (semacam itulah) dari Jotun di Hotel Mulya Jakarta, beliau mengingatkan ke saya: wah za, harus menundukkan pandangan nih. ketika ada undangan untuk presentasi di Bali, yang terucap pertama kali: enak apanya, banyak godaannya tau. keren kan? hehe =D

nah, kembali ke topik. ada hal menarik di kultur Elang Group. di sini ada 3G yang menjadi orientasi perusahaan: yang pertama dan utama adalah GOD, orientasi pada nilai-nilai Ketuhanan; kedua adalah GOLD, orientasi pada pencapaian target yang diukur dari aspek materi; dan terakhir GLORY, orientasi pada terwujudnya visi besar perusahaan.

kali ini, saya akan menjelaskan tentang orientasi pertama, yaitu nilai-nilai ketuhanan. perusahaan ini selalu mengawali paginya dengan briefing singkat dan pembacaan alquran oleh salah satu karyawan secara bergantian. cukup tiga ayat beserta artinya, namun sangat memberikan semangat untuk bekerja selama seharian.

kemudian, selain mengadakan leadership training untuk meningkatkan kapasitas para karyawan, di kantor ini juga biasa melakukan pengajian rutin setiap hari jumat sore. jadi ada ustadz yang biasa mengisi di kantor untuk membahas masalah aqidah, fiqh, dan muamalah. bahkan ada ujiannya juga lho, untuk ngecek seberapa banyak pemahaman yang didapat selama pengajian. selain itu, ada juga pengajian khusus laki-laki dan khusus perempuan. setahu saya, materi yang dibahas di sini adalah tahsin alquran (karena saya ga pernah ikut).

terakhir, ternyata ada juga yang namanya laporan ibadah karyawan. jadi tuh, ketika pengajian dikelilingkan semacam folder yang berisi nama-nama karyawan. saya kira itu adalah daftar hadir karyawan yang datang pengajian, namun ternyata bukan, kertas itu berisi laporan ibadah karyawan yang harus diisi sesuai jumlah amalan yang dikerjakan selama 1 pekan. ibadah yang dicek adalah tilawah alquran, qiyamul lail, shalat dhuha, shaum sunnah, dan olahraga.

untuk olahraga, perusahaan memfasilitasi futsal bareng setiap 2 pekan sekali untuk laki-laki. ketika bermain, direktur dengan general service, ga ada bedanya. semuanya menembus batasan, ga ada lagi atasan dan bawahan. semua sama-sama sehat dan sama-sama senang.

lalulalu, dari itu semua, saya teringat kondisi kampus (terutama di arsitektur, terutama gARis), kok kayaknya ga lebih baik dari kantor ini ya? padahal kampus dikenal dengan idealitasnya. justru, budaya seperti inilah yang membuat Elang Group semakin meraih kejayaannya. sekarang saya nanya, berapa banyak sih pengurus yang ikut mentoring dan rajin dateng? seberapa sering sih pengurus gARis dicek amalan hariannya (kalopun ga dicek, seberapa sering ibadahnya)? ga usah dijawab, cukup jadi renungan dan dijadikan perbaikan untuk ke depannya. mau?

mungkin itu dulu aja untuk kali ini, semoga bermanfaat.
Allahu’alam

5 thoughts on “Cerita KP #1: Kultur di Kantor

  1. karena kalau di kantor atau dunia kerja, kebaikan itu bisa dialihnamakan dengan peraturan. sedangkan di kampus atau sekolah sifatnya masih saran. CMIIW.

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s