Bandara Antariksa Indonesia


2015, Bandara Antariksa Indonesia dari LAPAN Diprediksi Terlaksana

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU – Pembangunan Bandara Antariksa milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) diperkirakan akan terlaksana pada tahun 2015. Prediksi itu disampaikan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi dan Dirgantara LAPAN Arisdiyo, Senin (4/7).

“Saat ini masih tahap riset lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya, sedangkan pembangunannya dimulai pada 2015,” katanya di Bengkulu.

Saat ini LAPAN sedang melakukan penelitian terhadap 6 desa di Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara sebagai lokasi peluncuran satelit dan roket. Enam desa tersebut yakni Banjar Sari, Meok, Ka’ana, Apoho, Malakoni, dan Kahyapuh.

Jika nantinya sudah ditetapkan lokasi peluncuran satelit itu maka LAPAN akan membuat lokasi zona aman radius 5 kilo meter. Dampak negatif dari progam ini terhadap masyarakat hanyalah pada saat peluncuran roket dimana dalam radius 5 kilometer harus bersih dari kegiatan apapun.
Baca lebih lanjut

Preseden Bandara Antariksa


Spaceport America

Bangunan yang menjadi Bandara Antariksa komersial pertama di dunia ini bernilai 200 juta USD terletak di Las Cruces, bagian selatan New Mexico (yang berjuluk “the Land of Enchantment”), Amerika Serikat. Luasnya 27 square mile dengan landas pacu (runway) sepanjang 2 mil atau sekitar 3,2 kilometer.

Bangunan yang diarsiteki Foster + Partners ini memiliki bentuk bergelombang yang terlihat jelas baik dari lanskap maupun interiornya. Bentuk ini seolah ingin mengabadikan suatu drama dan misteri penerbangan antariksa, sekaligus menimbulkan sensasi perjalanan antariksa bagi para turis antariksa tersebut. Bentuknya juga seperti sedang terbaring rendah diantara gurun dengan bentuk organik yang mengikuti kontur lanskap.

Bangunan ini didirikan dengan membuat dampak seminimal mungkin terhadap lingkungan, konsep ini akan menjadi fasilitas utama dari bandara antariksa dan akan menjadi model untuk pembangunannya di masa depan. Selain itu, bangunan ini juga menggunakan bahan-bahan dan teknik konstruksi lokal, keduanya sustainable dan merespon terhadap lingkungan di sekitarnya.

Bangunan ini diatur dalam rencana yang sangat efisien dan rasional, karena diharuskan untuk memperhatikan dimensi pesawat antariksa.
Baca lebih lanjut

[jurnal] Notulen Sidang Indonesia SALAMAN


Bismillahirahmanirahim

Nama
FORSIMAP (Forum Silaturrahim Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan)

Visi
“Terbentuknya Jaringan yang Kokoh dan Bermanfaat Antar Lembaga Dakwah Kampus Arsitektur dan Perencanaan Se-Indonesia Menuju Kejayaan Peradaban Islam”

Misi

  • Memperluas dan memperkokoh jaringan lembaga dakwah kampus Arsitektur dan perencanaan se-indonesia.
  • Mengkaji Arsitektur dan Perencanaan dari sudut pandang Islam.
  • Mensyi’arkan wawasan peradaban Islam melalui Arsitektur dan Perencanaan.
  • Menginisiasi dan mendampingi lembaga dakwah kampus Arsitektur & Perencanaan menuju kemandirian

Struktur Forum

Penjelasan Struktur Forum
Baca lebih lanjut