Ger.T.T.A.K

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلاَةِ الْغَدَاةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ أَنْ أُعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ

“Aku duduk dengan kaum yang berdzikir kepada Allah Ta’ala mulai dari shalat Shubuh hingga matahari terbit lebih kusukai dari empat budak keturunan Isma’il[1] yang dimerdekakan.”[2]

Keterangan:
[1] Di sini disebutkan budak keturunan Isma’il karena budak tersebut adalah budak yang paling berharga.
[2] HR. Abu Daud no. 3667. Syaikh Al Albani menghasankan hadits tersebut. Lihat Shahih Abu Daud (2/698).

Saya rasa, hadits diatas adalah salah satu amalan yang sudah dilupakan oleh sebagian kaum muslimin, bahkan oleh kaum yang menyematkan titel pada dirinya: aktivis dakwah. Padahal amalan tersebut tergolong mudah, yaitu: dzikir doang.

Ditambah lagi, masih banyak aktivis dakwah yang tidak shalat shubuh di masjid, padahal masjidnya tuh deket sama tempat tinggalnya, padahal tuh dia udah bangun pas azan (tapi malah tidur lagi). Yah, kalo gitu sih saya ga heran kalo masih banyak umat muslim yang shalat shubuhnya pas matahari udah terbit.

Maka dari itu, ayo kita galakkan program GERTTAK, yaitu Gerakan Tidak Tidur Abis Imsak (maksudnya abis shubuh, hehe, emang maksa sih). Kalo bisa ini jadi salah satu amalan terbaik kita.

Allahu’alam
*sebuah refleksi di kamar baru =j*

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s