Anak Tuhan

Ada sebuah ilmu baru dari kang Hafidz tentang Anak Tuhan versi Kristen-nya Paulus si Yahudi.

Kita tahu bahwa Paulus si Yahudi sudah memporakporandakan konsepsi Kristen asli yang berasal dari Allah melalui Nabi Isa/Yesus. Di bibel memang disebutkan bahwa Nabi Isa/Yesus adalah anak Tuhan, namun maksud bibel disini adalah makna konotatif. Bukan denotatif seperti yang diselewengkan Paulus si Yahudi.

Soalnya ternyata di bibel ada banyak orang yang disebut Anak Tuhan. Afraim juga anak Allah yg sulung (Yeremia 31:9), Yakub juga anak Allah yang sulung (Keluaran 4:22), dan Daud adalah anak Allah yg sulung (Mazmur 89:27) tetapi kenapa mereka tidak disembah (hanya Yesus saja)? Harusnya di Kristen versi Paulus si Yahudi minimal ada 6 Tuhan (trinitas ditambah 3 orang tadi).

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, itu karena ungkapan anak Allah di atas adalah konotatif, seperti anak gaul (bukan berarti nama orangtuanya gaul kan?) atau anak emas (bukan berarti orangtuanya terbuat dari emas kan?). Makna anak Allah sebenarnya adalah orang yang dekat dengan Allah, yaitu utusan Allah aka Nabi.

Aha! Kalo gitu klop sama Al Quran…

“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu)! (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.” (QS. Al-Nisa’: 171)

Bisa dibilang klop, soalnya injil (bukan bibel) tuh sebenarnya adalah kitab Allah yang sementara dan sekarang sudah habis masa berlakunya. Lihat aja bukti-bukti di bawah ini…

Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Mark 12:29)
“Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.” (Ulangan 4:35)
“Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” (Ulangan 6:4)
“Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.” (Ulangan 4:39)

Ada kemiripan dengan Quran kan? Dan yang mencengangkan adalah dua ayat bibel Paulus si Yahudi di bawah ini:

“Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka ANAK MANUSIA akan diserahkan untuk disalibkan.” (Matius 26:2)
“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau UTUS.” (John 17:3)

Sudah jelas ada itikad tidak baik dari Paulus si Yahudi untuk menyesatkan umat Kristiani. Dan orang-orang kayak kang Hafidz itu hanya ingin meluruskan konsepsi Kristen hingga kembali ke semula, eh, malah dihujat sehina-hinanya. Ckckck…

Oia, saya yakin ada yang akan komen dengan membantah ayat-ayat di atas. Akan tetapi semakin banyak ayat yang keluar dari bibel, berarti semakin hancur konsepsi Kristen Paulus si Yahudi, karena kitab suci-nya tidak lagi suci, saking banyaknya pertentangan antarayat.

Allahu’alam dan semoga Allah memberi hidayah pada kita semua…

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s