Maqashid Syari’ah fi Arsitikturun


(yah, saya juga tau kalo judulnya maksa…)

Mungkin udah pada tau tentang Maqashid Syari’ah, tapi mari kita sedikit membahasnya lagi untuk sekedar menyegarkan ingatan.

Bahasan tentang Maqashid Syari’ah sebenarnya sudah lama dibahas oleh ‘ulama, tetapi Imam al Syatibi mengumpulkan persoalan-persoalan yang tercecer dan dibahas sepotong-sepotong mengenai hal tersebut oleh ‘ulama sebelumnya menjadi sebuah pembahasan yang tertib dan sistematis. Bahkan beliau mengembangkan dan memperluas apa yang telah dibahas oleh ‘ulama sebelumnya mengenai Maqashid itu.

Al Syatibi menjelaskan bahwa Maqashid Syari’ah adalah untuk mewujudkan kemashlahatan manusia di dunia dan di akhirat, sehingga ia memelihara dan mewujudkan: 1. keturunan/kehormatan, 2. harta, 3. akal, 4. jiwa, dan 5. agama.

Nomor-nomor di atas masih bisa diperdebatkan urutannya, karena masih ada perbedaan pendapat di kalangan ‘ulama mengenai prioritasnya. Akan tetapi mereka sepakat tentang kelima hal di atas. Begitu juga di Indonesia, semua golongan sepakat, baik itu NU, Muhammadiyah, Persis, Persib(?), dll…

Nah, lalu seperti apa kontribusi arsitektur kepada 5 hal tersebut? Tentu saja ada, karena arsitektur dipelajari sebagai pendukung terwujudnya kemashlahatan bagi manusia. baik di dunia maupun akhirat.
Baca lebih lanjut