Jawa Barat yang Sehat

“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia…”

Ada yang inget sama cuplikan teks di atas? Yup, itulah isi preambule dari UUD 1945 yang sering kita dengarkan saat upacara bendera mulai dari TK hingga SMA. Paragraf tersebut menunjukan kewajiban yang musti dilakukan oleh pemerintah dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Tak terkecuali pemerintah daerah, termasuk provinsi dimana saya tinggal saat ini, yaitu Jawa Barat.

Untuk kesempatan kali ini, saya akan sedikit membahas tentang kepedulian pemerintah provinsi Jawa Barat untuk Memajukan Kesejahteraan Umum berupa Kesehatan.

Dalam kurun hampir lima tahun terakhir ini, provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan anggaran untuk bidang Kesehatan lebih banyak dibandingkan periode pemerintahan provinsi Jabar sebelumnya. Untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Pemprov Jabar saat ini menganggarkan hampir 9 kali lipat lebih besar dari tahun 2007 dan untuk membantu biaya Jamkesmas di luar kuota kabupaten/kota Pemprov Jabar pada tahun 2011 menganggarkan hampir 5 kali lipat lebih besar dari tahun 2007.

Hal itu ditujukan Pemprov Jabar agar meningkatnya sarana alat kesehatan rumah sakit, meningkatnya kualitas kompetensi tenaga kesehatan, mendayagunakan tenaga kesehatan dokter dan dokter gigi PTT provinsi, mendayagunakan tenaga bidan di desa, dan memberikan insentif bagi dokter dan bidan di puskesmas dan desa terpencil/sulit terjangkau. Lebih jauh lagi, tercatat sudah lebih dari 47.000 posyandu se-Jawa Barat yang mendapatkan dana hibah revitalisasi.

Semua itu menunjukkan besarnya perhatian pemprov Jabar terhadap Kesejahteraan Umum rakyatnya dalam hal kesehatan. Bahkan, uniknya adalah perhatian khusus terhadap wanita, karena pemprov Jabar telah mengembangkan 200 puskesmas PONED untuk membantu penanganan kegawatdaruratan yang terjadi pada ibu hamil, melahirkan, dan nifas. Ini pertanda pemprov Jabar ini sangat visioner, karena sudah memikirkan masa depan bangsa. Tak diragukan lagi, masa depan bangsa terletak pada tingkat kesehatan anak-anaknya, dan itu artinya sang ibu dari tunas bangsa itu harus sehat juga.

Atas kerja keras itu semua, sudah sepantasnya bila Bapak Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat saat ini) mendapatkan penghargaan KSATRIA BAKTI HUSADA KARTIKA tahun 2010 dari Menteri Kesehatan RI atas jasa luar biasa dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.

Karenanya, saya bangga sekali menjadi salah satu warga dari provinsi sehat ini. Teruslah berprestasi, Jawa Barat!

One thought on “Jawa Barat yang Sehat

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s