Ketahanan Pangan Jawa Barat

Tulisan kali ini masih membahas tentang kepedulian pemerintah provinsi Jawa Barat untuk Memajukan Kesejahteraan Umum, tetapi bidang yang akan dikupas adalah Ketahanan Pangan.

Selama ini, kita sering mendengar tentang krisis energi, sehingga seolah krisis energi adalah bencana paling dahsyat. Padahal, krisi pangan jauh lebih berbahaya daripada krisis energi, karena dampaknya bisa langsung membahayakan jiwa (bisa berakibat kematian). Nah, dalam kurun hampir lima tahun terakhir ini, provinsi Jawa Barat telah berupaya untuk mewujudkan Ketahanan Pangan, terutama di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Untuk pertanian, pemprov Jabar berhasil merealisasikan bantuan keuangan (BTL) Gerakan Multiaktivitas Agribisnis (GEMAR) dan mengakselerasi peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai. Bahkan. pada tahun 2008 Jabar menghasilkan 6,3 juta ton beras, meningkat 2 persen dibandingkan tahun 2007. Dan pada tahun 2010, Jawa Barat merupakan penghasil beras terbesar se-Indonesia.

Untuk peternakan, khususnya sapi potong, pemprov Jabar merintis program Jawa Barat Satu Juta Sapi Potong melalui peningkatan jumlah akseptor sapi potong, inseminasi buatan (IB), penyediaan bibit sapi potong dan sarana pendukung lainnya, serta pembentukkan kampung ternak sapi. Selain itu, pemprov Jabar juga telah menyediakan sarana dan prasarana budidaya sapi potong di daerah-daerah, operasional IB, dan bantuan bagi kelompok tani budidaya sapi potong.

Untuk perikanan, pemprov Jabar telah mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan di kawasan pesisir Pantai Utara dan Pantai Selatan Jawa Barat melalui GAPURA dan mendorong kemajuan perikanan tangkap melalui DAK peningkatan prasarana perikanan serta bantuan gubernur untuk pengembangan perikanan dan kelautan. Ditambah lagi, ada juga program mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) oleh pemprov Jabar.

Atas dedikasinya untuk mencapai Ketahanan Pangan, sudah sepantasnya bila Bapak Ahmad Heryawan (Gubernur Jawa Barat saat ini) mendapatkan sedikitnya 3 penghargaan di bidang Ketahanan Pangan, yaitu:

  1. Penghargaan AGRO INOVASI tahun 2009 dari Kementerian Pertanian RI atas dukungan, kerja sama penelitian, inovasi, dan pengembangan pertanian.
  2. Penghargaan Presiden RI tahun 2010 sebagai provinsi dengan produksi padi tertinggi tingkat nasional.
  3. Juara Umum dalam penghargaan ADIBAKTI MINA BAHARI tahun 2010 dan 2011 atas kontribusi dalam peningkatan produktivitas ekonomi, pengembangan usaha perikanan, dan pelestarian sumber daya ikan maupun lingkungan.

Wah, semakin tahu begitu banyaknya prestasi yang diperoleh Jawa Barat, semakin bangga menjadi salah satu warga Jawa Barat. Maka dari itu, mari kita dukung Pemprov Jabar untuk tetap melanjutkan pembangunan provinsi yang kita cintai ini!

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s