Vote Me!


Aduh, sebenernya malu banget buat nge-post ini. Tapi, yah mau gimana lagi? Hehe…
Jadi gini, kawan-kawan dan kawati-kawati, bantu saya dengan:

  1. Klik link ini (tungguin aja, loading-nya emang lama banget)
  2. Klik tombol Vote dekat nama saya (Reza Hudrita)
  3. Setelah ada window yang keluar, isi alamat imel dan kode yang tertera di monitor
  4. Klik tombol Voting

Dan, voila, anda sudah membantu saya. Makasih banyak ya, cupcup muah!

Fakta Mengejutkan


Sebuah fakta mengejutkan bahwa penyusun kehidupan di Bumi, atom penyusun tubuh manusia, berasal dari unsur ringan (hidrogen, helium) yang diubah menjadi unsur-unsur berat melalui reaksi fusi nuklir di inti bintang.

Bintang-bintang ini, jika menjadi tidak stabil di masa-masa akhir hidupnya, akan runtuh dan meledak; menghamburkan atom-atom di dalam bintang ke seluruh penjuru galaksi.

Menghamburkan karbon, nitrogen, oksigen, dan bahan-bahan lain pembentuk kehidupan. Bahan-bahan ini mengumpul membentuk gumpalan gas yang memampat menjadi bola-bola kecil membentuk cikal-bakal tata surya (matahari dan planet-planet yang mengelilinginya). Dan planet-planet ini kini memiliki bahan pembentuk kehidupan.

Jadi, saat kutatap langit malam, aku tahu bahwa kita adalah bagian dari alam semesta ini. Tetapi, mungkin yang lebih penting dari semua itu adalah fakta bahwa alam semesta ada di dalam diri kita.

Baca lebih lanjut

Polusi Cahaya di Salman


polusi cahaya

Perubahan-perubahan fisik di Salman kini menghasilkan polusi cahaya. Silakan lihat foto. Yang di kiri adalah Salman dulu, terlihat rumput yang berada di bawah lampu taman menjadi terang. Sedangkan yang di kanan adalah Salman sekarang, terliat rumput yang berada di bawah lampu taman tetap gelap.
Baca lebih lanjut

Hari Ini


10 Mei 2013
Jum’at mubarok
Hari raya umat Islam
Gerhana matahari sebagian

Terima kasih atas anugerah ini, ya Allah.
Meski sering ingkar, Allah masih baik kepada saya dengan nikmat yang banyak.
Mungkin Dia menghendaki takdir ini, namun bukan jaminan bahwa Dia meridhoinya.
Maka doa yang saya pinta hanyalah yg terbaik dari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Amin…

Perencanaan


Pernahkah kita salah menghitung jumlah rakaat dari shalat yang kita lakukan? Kita mengira masih ada satu rakaat lagi, namun ternyata, imam sudah duduk tahiyyat akhir.

Apa yang kita lakukan bila itu terjadi? Pasti memaksakan diri untuk duduk mengikuti imam kan, padahal saat itu kita sedang bersiap diri untuk bangkit berdiri.

Saya rasa semua sepakat, ketika memaksakan diri untuk duduk tanpa persiapan karena niat awalnya untuk bangun, pasti terasa sakit di tubuh bagian belakang kita lalu posisi duduknya pun menjadi tidak nyaman. Belum lagi kita malah mengganggu jama’ah di sebelah kita yang mungkin kakinya tak sengaja kita duduki.

Nah, kawan. Mungkin seperti itu juga dalam kehidupan. Perencanaan yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh, bukan berarti kita mendapat jaminan untuk tidak jatuh.

Akan tetapi, perencanaan itu akan membuat jatuh yang selamat, tidak terjun bebas langsung ke titik nadir.

Dan perencanaan itu membuat kejadian jatuh itu tidak berlama-lama menenggelamkan kita. Malah dengan jatuh itu, kita bisa bangkit, terus berlari, bahkan memberikan kekuatan untuk melompat lebih tinggi.

Lebih jauh lagi, perencanaan membuat kesetimbangan dengan lingkungan kita berada. Bukankah sebaik manusia yang paling bermanfaat? Dan itu menuntut rasa aman bagi orang lain terhadap dirinya bukan?

Jadi menyusun rencana adalah titik kritis dalam mengembangkan kehidupan dan kualitas diri. Dengan catatan, perencanaan itu menjadi aksi, bukan kata-kata manis yang cepat basi.

Dari mata turun ke hati, dari visi turun ke aksi….

Proficio Day di Pandeglang


“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. Ash Shaff: 4)

Tanggal 28 April 2013 di Ibad Ar Rahman Boarding School, Pandeglang, Banten, diselenggarakan sebuah acara yang bernama Proficio Day. AlhamduliLlah saya diberi kesempatan untuk berpartisipasi pada kegiatan tersebut sebagai orang yang memperkenalkan Arsitektur kepada para santri yang setara dengan kelas VII SMP.

Menurut saya, sedikitnya ada 5 hal yang membuat Arsitektur menjadi penting untuk dipelajari, yaitu:

  1. Arsitek membantu manusia untuk memenuhi kebutuhan primer.
    Kebutuhan primer yang dimaksud ialah papan. Maka dari itu, profesi arsitek akan selalu diperlukan dari sejak dahulu kala hingga kapan pun. Karena manusia tidak bisa menahan diri dari ancaman alam (cuaca, binatang buas, dll) tanpa bantuan bangunan. Bahkan, pada awalnya manusia purba menempati bangunan yang tersedia di alam untuk berlindung, yaitu: Gua.
  2. Dari segi finansial merupakan bisnis yang menguntungkan.
    Kita ketahui luas tanah di Bumi tak pernah bertambah, karena belum ada teknologi untuk mendatangkan tanah dari planet lain. Padahal di sisi lain, jumlah manusia yang membutuhkan lahan untuk bangunan tempat tinggalnya, semakin banyak. Hal inilah yang membuat hatga tanah pasti naik. Bisnis paling mudah dari usaha real estate adalah beli suatu kavling tanah, diamkan selama bertahun-tahun, lalu jual kembali. Karena dengan begitu saja, kita bisa mendapat keuntungan yang berkali-kali lipat.
  3. Peradaban sedang membutuhkan arsitek yang terbaik.
    Dengan terbatasnya lahan, itu artinya saat ini kita perlu arsitek yang benar-benar memiliki moral dan intelektual yang baik, agar lingkungan binaan tetap teratur. Bayangkan betapa celakanya bila tanah yang langka itu malah dibangun diskotik, rumah bordil, dan hal yang tidak bermanfaat lainnya. Padahal saat ini masyarakat perlu diedukasi melalui arsitektur, misalnya pemisahan lelaki dan perempuan pada bangunan publik untuk menghindari ikhtilat, khalwat, dan bashar penuh syahwat. Ya, peradaban Islam sedang butuh dukungan arsitektur untuk kebangkitannya.
  4. God is an Architect.
    Allah (dan Rasul-Nya) sering mengaitkan segala sesuatu dengan hal-hal arsitektural. Quran Surat Ash Shaff ayat keempat menganalogikan para mujahid yang berjuang dengan barisan teratur bagaikan bangunan yang marshush (fungsional, kokoh, dan estetis). Adanya hadits yang menerangkan bahwa Ash Shalatu Imaduddin: “Intisari perkara adalah Islam dan tiangnya adalah shalat.” (HR Ahmad-V/231,237; HR; Ibn Majah hadist no. 3973). Juga penggambaran Iman-Islam-Ihsan menjadi Pondasi-Pilar-Atap, dalam kuliah-kuliah agama.
  5. Ilmu bermanfaat yang tak akan terputus.
    Seorang arsitek selalu berkesempatan untuk mendapatkan kebaikan yang tiada pernah terputus, hatta setelah ia meninggal (insya Allah). Ketika seorang arsitek merancang sekolah/kampus/pesantren dan di situ ada 100 orang tiap tahunnya yang mencari ilmu, maka ia akan mendapatkan seluruh kebaikannya. Ketika seorang arsitek merancang masjid dan di situ ada 100 orang yang shalat, membaca, dan menghafalkan Quran, maka ia akan mendapat seluruh kebaikannya pula. Atas izin Allah. Sungguh arsitektur merupakan ladang amal yang basah.

Baca lebih lanjut