Gravity

Wah, gak nyangka kalo postingan ini sudah lebih dari sebulan berada di pojokan draft yang penuh debu dan sarang lelaba(?). Kepikiran nulis ini gegara nonton film Gravity pas liburan lebaran haji lalu bersama Agus, Alif, dan Ikbal. Sayangnya ga nonton dari awal, jadi ga ngikutin jalan cerita.

Ya Allah, film ini suwer bikin mupeng pengen ke luar angkasa *jadi nyesel gak ngumpulin berkas AASA dan sekarang sudah terpilih 3 besar calon astronot Indonesia TT___TT* Sebagai pengagum benda-benda angkasa, saya benar-benar ternganga menyaksikan langsung *meski bukan sungguhan* apa yang disampaikan oleh Pak Ferry saat kuliah Astronomi dan Lingkungan dulu.

Saya ingat betul bahwa Pak Ferry pernah bilang kalau debu-debu angkasa, yang ukurannya hanya beberapa milimeter, bergerak dalam jumlah yang banyak dengan kecepatan peluru. Beuh, kalo kena tubuh manusia tanpa pelindung, langsung bolong-bolong persis tentara Abrahah yang kena kerikil neraka yang dibawa burung Ababil.

Yap, antariksa memang penuh marabahaya, namun menurut saya itu memang harga yang pantas untuk dibayar untuk bisa menyaksikan menakjubkannya keadaan di luar atmosfer sana. Beberapa bahaya antariksa yaitu:

  1. Radiasi Luar Angkasa
    Bumi punya atmosfer yang menangkal bahaya dari radiasi yang bertebaran di luar angkasa. Bila kita berada di luar atmosfer Bumi, apa yang akan menangkal radiasi itu? Sedangkan bahayanya bisa menimbulkan kanker, tissue degenerative effects, dan penyakit akut lainnya yang disebabkan oleh radiasi tersebut. Bahkan efeknya bisa berdampak pada keturunan kita. Na’udzubiLlah.
  2. Faktor Manusia
    Ada juga bahaya-bahaya yang berasal dari manusia. Akibat perbedaan kondisi Bumi dan luar angkasa, tentu akan muncul masalah perilaku *perbedaan kondisi di dua negara aja bisa timbul jetlag, lah ini luar angkasa* Misalnya: disorientasi, masalah tidur, dan masalah psikososial. Atau bila ujug-ujug keracunan, kan repot.
  3. Mikrogravitasi
    Ketiadaan gravitasi bisa mengakibatkan perubahan fisik pada tubuh manusia. Akibat dari hal tersebut antara lain: aritmia jantung, osteoporosis, redistribusi cairan tubuh (wajah bengkak, menyusut kaki, dll), kehilangan plasma darah, anemia, penyusutan otot, dan batu ginjal.

Serem yak? Emang, untuk itulah kita butuh Spacesuit *pengen bangetlah pake ini* yang ada tabung oksigennya, karena kita tidak akan sadarkan diri bila selama 15 detik tidak menghirup oksigen *adegan ini ada nih di film, pas halusinasi temennya balik lagi, haha* Spacesuit ini seolah membuat kita memakai pakaian yang membawa lingkungan atmosfer Bumi sehingga kita bisa bertahan hidup dan bebas mengeksplorasi angkasa raya.

Bayangin aja, di luar angkasa itu gak ada tekanan udara *d^r^h  dan cairan tubuh kita akan mendidih lalu membeku. saat cairan tubuh mendidih; kulit, jantung, dan organ dalam lainnya akan mengembang* Suhu di luar angkasa pun sangat gelato *ekstrim* saat terkena matahari 248°F (120°C) dan saat hanya kena bayangan matahari -148°F (-100°C). Belum lagi kalo kena bermacam jenis radiasi seperti badai matahari (partikel bermuatan yang dipancarkan dari matahari) dan sinar kosmik.

Singkatnya, fungsi Spacesuit itu adalah:

  1. Menyuplai oksigen
  2. Melindungi tubuh dari serbuan dari meteor kecil (ukuran mikro)
  3. Melindungi pemakainya dari suhu ekstrem luar angkasa
  4. Menghilangkan panas dan kelembaban yang dihasilkan oleh keringat
  5. Melindungi tubuh dari radiasi luar angkasa
  6. Membuat kondisi kedap udara dan tahan terhadap pengaruh luar
  7. Memungkinkan pemakainya bergerak sebebas mungkin
  8. Memiliki kekuatan tarik yang besar akibat tekanan gas di dalam pakaian
  9. Memungkinkan komunikasi dalam ruang hampa udara
  10. Memungkinkan astronot untuk tetap berhubungan satu sama lain dengan peralatan komunikasi Radio
  11. Memiliki sistem alarm yang sangat sensitif dalam kasus panggilan bantuan

Yah, itulah campuran antara curhat dan pelajaran astronomi tingkat dasar. Hehe…
Bagi saya, astronomi itu mengajarkan untuk bervisi besar dan jauh ke depan, menstimulus kita untuk berimajinasi sekreatif mungkin, menggelitik diri agar punya rasa ingin tahu yang besar, serta membimbing agar senantiasa tunduk kepada Sang Maha Pencipta.

Semoga bermanfaat…

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s