Untukmu Ananda

Tidurlah tidur anakku sayang.
Tidurlah tidur dalam pelukan.
Aku doakan kelak kau besar.
Jadi pejuang pembela Islam.

Tegarlah bagai batu karang.
Hidup ini adalah perjuangan.
Bersama hadapi tantangan.
Ridho Allah lah tujuan.

Cintai Allah dan RasuluLlah
Cintai Al Qur-an dan orang beriman.
Cintai akhirat, zuhudkan hidup di dunia.
Cinta cita-cita menjadi penghuni syurga.


Ini masih nyambung sama postingan sebelumnya yang tentang ceracau kesal. Jadi, inget sama nasyid ini. Sudah lama ada di HP, cuma pertama kali denger lagu ini tuh di Desa Adat Tenganan di Bali pada tahun 2008 lalu. Lumayan berkesan jadinya, karena berada di tempat yang jauh dari tanah kelahiran.

Yang jelas, saya pengen banget ngedidik anak kayak di lagu itu dan seromantis Luqman Al Hakim, sampe-sampe pesannya pada sang anak diabadikan dalam Al Qur-an. Malah ada surat yang dinamai dengan namanya, padahal Luqman itu bukan seorang Nabi.

Inilah percakapan terindah seorang ayah yang sedang mendidik anaknya dalam agama:

Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji.”

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

(Luqman berkata), “Wahai anakku! Sungguh, jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya balasan. Sesungguhnya Allah Mahahalus lagi Mahateliti.”

“Wahai anakku! Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang ma’ruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.”

“Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”

“Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

Wahai para ayah dan calon ayah, luangkanlah waktu untuk membersamai anak-anakmu, satu-persatu. Pergi berdua dengan salah satu dari mereka ke tempat yang berkesan baginya, secara bergantian. Peluk jiwanya, tentramkan hatinya, lalu bisikan kalimat cinta ini di telinganya:

  1. Pentingnya syukur kepada Allah.
  2. Bahayanya syirik kepada Allah.
  3. Ketaatan kepada kedua orang tua atas perantara penciptaanmu dari Allah.
  4. Luasnya ilmu Allah.
  5. Perintah shalat dan dakwah kepada Allah.
  6. Pentingnya sabar atas ketetapan Allah.
  7. Bahaya akhlaq yang tidak disukai Allah.

Allahu a’alam. Semoga bermanfaat dan mari masama belajar jadi ayah yang baik (punya amal jariyah dalam diri anak)…

2 thoughts on “Untukmu Ananda

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.