Diari Da’wah #1

AlhamduliLlah, sukses membuat bivak sendiri. Materialnya menggunakan bambu dan ponco. Bivak ini ibaratnya rumah da’wah, maka harus nyaman agar dapat mengisi energi saat keletihan melanda, namun tetap tidak melenakan agar penghuninya selalu produktif dalam ibadah dan da’wah. Beberapa tetangga mencoba membuat bakar-bakaran dari kayu, saya bertekad untuk tidak membuatnya di sekitar bivak agar asapnya tidak mengganggu orang lain. Meski kompor saya tidak menyala.

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s