Amalan Terbalik

Hello guys, apa kabs?
Udah lama nih, saya gak nulis. Hehe…

Pada tulisan kali ini, saya mau cerita nih. Kadang saya sering menemukan orang-orang yang melalukan amalan terbalik. Saat amalan tersebut disunnahkan, dia malah tidak melakukan. Saat amalan tersebut tidak disunnahkan, dia malah melakukan. Kan kebalik. Dan ini tipikal, banyak dijumpai.

Setiap sebelum shalat, imam shalat hampir pasti mengucapkan hadits berikut ini:

Dari Anas bin Malik ra, RasuluLlah saw bersabda: “Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena sesungguhnya kelurusan shaf adalah bagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim)

Tapi, pas saya ngerapatin shaf, bapak2 di sebelah malah menjauh. Pengen banget bilang: “Pak, tadi kata imam disuruh ngerapatin shaf.” Triknya nunggu bapak2 di sebelah itu takbiratul ihram, baru saya rapatin. Mehehehe…

Anehnya, sering orang yang tidak mau ngerapatin shaf itu adalah orang yang ngajak salaman sehabis shalat. Padahal saya belum menemukan contoh tersebut dari Nabi saw.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin ketika ditanya mengenai hal ini, beliau menjawab: “Salam-salaman yang demikian (rutin setelah shalat) tidak kami ketahui asalnya dari As Sunnah atau pun dari praktek para sahabat Nabi radhiaLlahu’anhum. Namun seseorang jika bersalaman setelah shalat bukan dalam rangka menganggap hal itu disyariatkan (setelah shalat), yaitu dalam rangka mempererat persaudaraan atau menumbuhkan rasa cinta, maka saya harap itu tidak mengapa. Karena memang orang-orang sudah biasa bersalaman untuk tujuan itu. Adapun melakukannya karena anggapan bahwa hal itu dianjurkan (setelah shalat) maka hendaknya tidak dilakukan, dan tidak boleh dilakukan sampai terdapat dalil yang mengesahkan bahwa hal itu sunnah. Dan saya tidak mengetahui bahwa hal itu disunnahkan.” (Majmu’ Fatawa War Rasa-il, jilid 3, dinukil dari http://ar.islamway.net/fatwa/18117)

Kan jadi amalan terbalik ya? Sekali lagi, ini tipikal terjadi di mana2. Yang gak mau ngerapatin shaf, bisa dipastikan ngajak salaman sehabis shalat.

Dan yang paling aneh dari itu semua adalah orang yang pas jadi imam bilang “rapatkan shaf” itu pas jadi makmum kagak mau ngerapatin barisan. Hii, kena kabura maqtan atuh ya? Ngeri…

Semoga kita terhindar dari amalan terbalik dan terhindar dari tidak melakukan apa yang kita katakan. Amiin…
Yuk rapatkan shaf ketika shalat berjama’ah di masjid!

Allahu a’lam…

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s