Untuk Kakak Astronotku

AlhamduliLlah, atas pertolongan dan kuasa Allah SWT, telah lahir putri pertama kami pada tanggal 13 Juni 2017 pukul 20.05 WIB di Kota Bogor.

FAQ: Namanya Siapa?

Kami sepakat akan memberikan nama dari anak-anak kami berasal dari potongan ayat Al Qur-an. Dan ketika saya mengusulkan potongan ayat dari Qur-an Surat Asy Syura ayat ke-22, istri langsung menerimanya. Hanya saja, ada diskusi tambahan mengenai ejaannya.

Kalimat aslinya adalah “Fii Raudhaatil Jannaati” atau kalo diwaqafkan jadi “Fii Raudhaatil Jannaats.” Kemudian kami sepakat menghilangkan hurf jar “Fii” sehingga “Raudhatil” kembali ke bentuk aslinya “Raudhatul.” Nah, pas di kata kedua inilah yang kami diskusikan. Saya pengen tetap “Jannaats” supaya tetap pada aturan sharaf dari segi jumlahnya. Atau “Jannati” boleh juga, yang artinya Surgaku. Sedangkan istri mengusulkan “Jannah”, yang menurut saya sudah banyak dipakai. Walau begitu istri tetap memaksa, jadilah nama putri pertama kami adalah…

RAUDHATUL JANNAH HUDRITA

“Kamu lihat orang-orang yang zalim sangat ketakutan karena kejahatan-kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh (berada) di dalam TAMAN-TAMAN SURGA, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.” (TQS. Asy Syura: 22)

Kakak Raudhah sholihah,
Ayah berharap kamu menjadi tempat berkumpulnya keimanan dan kebaikan dari ayah dan bunda.
Ayah berharap kamu dapat memperoleh apa yang kamu kehendaki di sisi Allah.
Ayah berharap kamu mendapatkan karunia yang besar.
Di saat yang sama, ayah juga berharap kamu (+ayah +bunda) bukan termasuk orang zalim.
Dan ayah pun berharap kamu (+ayah +bunda) bukan termasuk orang yang ditimpakan siksa.

Kakak Raudhah sholihah,
Mungkin kamu juga menjadi penegas bahwa ayah telah mengubah haluan menjadi arsitek lansekap. Kan nama kamu artinya Taman. Yah, apapun itu semoga pintu rezeki semakin terbuka dan semakin berkah ya…

Kakak Raudhah sholihah,
Bunda sudah memberikan baju, bedongan, popok, dan pernak-pernik lainnya dengan tema luar angkasa lho. Kamu mau jadi kakak astronot gak? Ayah sih boleh-boleh aja, asalkan kamu tetap berada di jalan juang Islam ini.
Lagipula ayah percaya kalau astronomi itu mengajarkan kita untuk memiliki rasa ingin tahu yang besar dan membentuk pribadi yang visioner, yaitu mengasah otak kita untuk berpikir jangka panjang, jauh dari batas perhatian yang bisa kita lihat saat ini. Astronomi akan memperluas daya pandang kita.
Astronomi juga tidak hanya menikmati pemandangan alam untuk diri sendiri semata, tetapi juga punya manfaat untuk menyejahterakan umat manusia di dunia dan di akhirat. Betapa banyak keilmuan yang bergantung pada astronomi, termasuk dalam Islam.

Kakak Raudhah sholihah,
Berikut ayat lampirkan surat dari Bunda yang berjuang melahirkan kamu:

“Maha Besar Allah yang hanya Dia lah yang bisa menumbuhkan setitik benih menjadi makhluk berwujud cantik nan indah

Pada akhirnya, bagaimanapun prosesnya, persalinan memang peristiwa yang sangat indah. Masih terbayang-bayang suara tangis pertamanya dan muka mungil kedinginannya 💕

Selamat datang sayangku.. Engkaulah taman surga yang kami nanti. Kelak, bawalah Ayah Bunda ke taman surga abadi-Nya ya, kakak Raudhah sholihah 😊”

Silakan menanggapi tulisan ini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.