Diari Da’wah #4


Ketemu sama rombongan muda-mudi yang sedang berkemah juga. Semoga yang saya temui ini pada baik dan benar-benar pencinta alam sejati. Namun, di luar sana banyak pemuda yang terjebak dalam hiruk-pikuk hedonisme dan gemerlap konsumerisme. Tugas kami di pembinaan tunas bangsa-lah untuk memahamkan mereka sejak dini kepada Islam agar negara ini benar-benar menjadi sepenggal firdaus di muka Bumi. Ya, Indonesia Islami bukan sekedar mimpi!

Diari Da’wah #3


Malam pertama di hutan pedalaman gunung. Jadi ingat suatu saat nanti saya akan mengalami malam pertama di alam barzakh. Sendiri. Gelap. Bagi para muharik, selayaknya kehidupan setelah kematian menjadi orientasi hidupnya, yaitu tempat terindah, surga. Akan tetapi, saya sadar masih terlampau banyak dosa yang saya lakukan, kepada Allah, Rasul-Nya, ibu, bapak, adik-adik, keluarga besar, dan teman-teman semua. Untuk itu, pada kesempatan kali ini, saya ingin menghaturkan maaf sebesar-besarnya dari hati yang terdalam…

Diari Da’wah #2


Hujaaann… AlhamduliLlah, Allahumma shayyiban nafi’an. Bagi seorang aktivis da’wah, hujan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, disesali, ataupun jadi penghalang berbagai aktivitas, karena ia adalah rahmat dari Allah SWT. Bisa saja, dengan turunnya hujan, Allah sedang menggagalkan berbagai kemaksiatan yang akan terjadi. Dan sebaliknya, bisa saja dengan turunnya hujan, Allah membantu terjadinya berbagai kebaikan yang tak terduga-duga.

Diari Da’wah #1


AlhamduliLlah, sukses membuat bivak sendiri. Materialnya menggunakan bambu dan ponco. Bivak ini ibaratnya rumah da’wah, maka harus nyaman agar dapat mengisi energi saat keletihan melanda, namun tetap tidak melenakan agar penghuninya selalu produktif dalam ibadah dan da’wah. Beberapa tetangga mencoba membuat bakar-bakaran dari kayu, saya bertekad untuk tidak membuatnya di sekitar bivak agar asapnya tidak mengganggu orang lain. Meski kompor saya tidak menyala.

Hari Ini


10 Mei 2013
Jum’at mubarok
Hari raya umat Islam
Gerhana matahari sebagian

Terima kasih atas anugerah ini, ya Allah.
Meski sering ingkar, Allah masih baik kepada saya dengan nikmat yang banyak.
Mungkin Dia menghendaki takdir ini, namun bukan jaminan bahwa Dia meridhoinya.
Maka doa yang saya pinta hanyalah yg terbaik dari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.
Amin…

Quranisasi Hati (lagi)


A: “Sehari tilawahnya dapat berapa juz?”
B: “Alhamdulillah, rutin 1 bulan khatam.”
A: “Tidak punya ayat favorit ya?”
B: “Hah? Ya punya lah.”
A: “Kalo 1 bulan cuma khatam 1 kali, berarti cuma ketemu ayat favorit cuma 1 bulan sekali dong. Emang ga kangen sama ayatnya?”
B: “…” (oh mai… TT_TT)

Quranisasi Hati


Hanya kuot lagi…

A: “Nabi saw meminta kita untuk mengkhatamkan alquran tidak lebih dari tiga puluh hari. Tandanya apa?”
B: “Sehari minimal baca satu juz.”
A: “Itu berarti kalau baca satu hari satu juz adalah tanda orang yang malas, karena dia berada di batas minimal saja.”
B: “…”

Dari Abdullah bin Amru bin Ash, dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam beliau berkata, “…dan bacalah Al-Qur’an (khatamkanlah) dalam sebulan.” (HR. Bukhari)

Iri pada mereka: Djamil dari Senegal, Rifdha dari Maladewa, dan Nabiollah dari Tajikistan, para Qori sekaligus Hafidz cilik dalam film dokumenter Koran by Heart.
='(