Ceracau Kesal


Ini tulisan tentang pernikahan. Jadi, kalo gak suka, ya gak usah baca. Tujuan dari tulisan ini adalah mencoba memaknai ulang sebuah pernikahan sehingga tidak ada lagi yang menganggap bahwa pernikahan hanyalah romantika pasutri.

Sebenernya pemikiran ini sudah muncul sejak terakhir kali menjadi panitia walimahan pada awal bulan Juni, tapi urung saya tuliskan gegara sepertinya belum layak ditulis oleh saya, karena belum saya pastikan kebenarannya (sampai sekarang saya pun belum ngecek ke ulama faqih manapun, jadi tolong bantu validasi ya). Akan tetapi, hal itu berubah sejak negara api menyerang ada “binaan” yang dikit-dikit ngomongin nikah. Udah gitu dipakai becanda dengan lawan jenis. Saya rasa ini sudah keterlaluan, sehingga saya harus menyuarakan(?) hal ini.

Mungkin banyak orang yang terlalu mengagungkan secara berlebihan hadits berikut ini:

Dari AbduLlah bin Amr, bahwa RasuluLlah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.” (HR. Muslim 1467)
Baca lebih lanjut