FSRB Ajak Rohis Bogor untuk Bangkit Bersama


FSRB

Bersatu, bangkit, dan berkarya. Itulah tema yang diangkat dalam acara silaturahim rohis se-kota Bogor yang diadakan sabtu pekan lalu (15/10/2016) di Mesjid Raya Bogor. Acara ini dikemas dalam bentuk talkshow dan termasuk ke dalam rangkaian acara di Bogor Islamic Book Fair yang digelar di Masjid Raya Bogor. Talkshow ini menghadirkan Firmansyah Maulana Anugrah selaku Pembina Forum Silaturahim Rohis/DKM Bogor (FSRB) sebagai pembicara dan dimoderatori oleh Rifqi Abdul Jabbar selaku Ketua FSRB.

Dalam kesempatan kali ini, Firman mengemukakan bahwa pemuda Islam memegang peranan penting bagi kemajuan peradaban Islam. “Kebangkitan Islam hanya akan menjadi mimpi jika pemudanya tidak peduli terhadap urusan agama, jauh dari kitabuLlah.” Ujar Firman. Kemudian, Firman juga berpesan kepada peserta yang hadir bahwa sebagai pelajar, salah satu peranannya adalah dengan mengukir prestasi, misalnya dengan memenangkan olimpiade. Selain itu juga disertai dengan akhlak yang baik sebagai pelajar.

“Pelajar muslim juga harus senang mempelajari kitab, duduk di majelis ilmu, dan belajar dari para ulama.” Tambah Firman yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Forum Rohis Nusantara (Fornusa).

SINTESA masuk berita!


AlhamduliLlah, pertama kalinya SINTESA masuk ke berita euy. Yah, walopun masih berita daring, lumayan lah. Semoga ke depannya SINTESA bisa menghiasi koran lokal hingga koran nasional dengan berita-berita positif dan membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia. Amiin.

Ini dia kutipan penuh beritanya:

POJOK SATU – Lima belas pelajar Bogor dikirim untuk mengikuti Silaturahim Rohis Skala Nasional ke-2 (SILATNAS) selama tiga hari (22-24/12) kemarin di Yogyakarta. Didampingin oleh Pembina Rohis sekolah dan perwakilan dari Yayasan SINTESA Bogor (Sentra Inspirasi Teladan Siswa).

Acara yang di koordinir oleh FORNUSA DIY (Forum Rohis Nusantara DIY) ini mengangkat tema “Sinergi Pelajar Berprestasi dan Peduli Untuk Negeri”. Tema tersebut diambil karena pelajar Indonesia saat ini dinilai telah banyak mengalami degradasi kepedulian antar sesama, serta menurunnya semangat para pelajar dalam meraih prestasi. Fenomena ini berlawanan dengan karakteristik pelajar seharusnya, sehingga dengan didasari hal tersebutlah diadakan acara ini.

Sebelumnya, SILATNAS pertama diadakan pada tahun lalu di Lembang Bandung dan berhasil mendatangkan lebih dari 2000 peserta pelajar ROHIS dari seluruh nusantara. Tahun ini SILATNAS ke-2 diadakan dengan Yogyakarta sebagai tuan rumahnya, selain karena Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, Kota Yogyakarta juga masih kental akan seni, budaya, sejarah, dan pariwisatanya.
Baca lebih lanjut