Andai Saja…


Andai saja, saat ini RasuluLlah saw masih hidup…

Andai saja, saya adalah Umar yang mendatangi RasuluLlah setelah mendengar niatan Thalhah untuk meminang Aisyah selepas wafat RasuluLlah.

Andai saja, saya berkesempatan seperti Umar yang berkata: “Ya RasuluLlah, mulai sekarang jangan ada di antara istri-istrimu yang tampak di muka umum, hijabi mereka semua, tutup, jangan ada orang yang melihat istri-istrimu. Demi Allah kehormatan agama ini dipertaruhkan.”

Andai saja, saya bisa menyampaikannya kepada RasuluLlah agar turunkan larangan interaksi antarlawan jenis pada malam hari, mulai dari sms-an, telponan, like-an, tag-an, mention-an, what’s up-an, skype-an, ym-an, hingga bbm-an. Apatah lagi bertemu langsung.

Andai saja, seketika RasuluLlah langsung menjelaskan bahwa Dienul Islam telah sempurna, tak perlu ada yang ditambah.

Andai saja, RasuluLlah jelaskan bahwa firman-Nya: “…yaitu sebelum sembahyang fajar, dan seketika kamu menanggali pakaian kamu selepas Zuhur, dan sesudah sembahyang ‘Isya. itulah tiga masa aurat bagi kamu…” adalah larangan tersebut.

Andai saja, beliau sampaikan itu semua kepada para aktivis da’wah hari ini.

Ah, andai saja, berandai-andai seperti ini ada manfaatnya…
Hanya merasa dibohongi dengan aturan jam malam. Namun, percaya deh, sesungguhnya saya lebih berharap terus dibohongi seperti ini…

tentang VMJ1


entah sejak kapan dan entah siapa yang memulai, cinta diidentikan dengan warna merah jambu.
bukan jambunya yang salah. (iya, emang ga nyambung. udahlah, woi puasa woi!!! haha)
jadi, langsung to the point aja ya tentang Virus Merah Jambu =D

ngerasa sedih gak kalo ada temen yang pacaran? kalo saya sih iya, tapi bukan karena saya gak laku. hehe. tapi karena ngerasa sayang ke mereka telah terbujuk oleh rayuan syaitan.
percaya deh kalo setan itu adalah sebaik-baiknya pengrias lawan jenis. sejelek, sebodo, sebau, sekerempeng apapun tuh orang, kalo setan udah masuk mah jadi ganteng banget dah (gak segitu juga sih)

pasca menjadi pengurus DKM (kelas XII maupun udah alumni SMANSA) adalah masa-masa lost power syndrome. biasanya pas istirahat atau pulang sekolah ke masjid untuk sholat trus ke sekret untuk tilawah atau koordinasi departemen, sekarang udah ga punya sekret.
bebas! udah gak ada amanah organisasi lagi, gak ada beban jadi pengurus DKM (yang harus tampil sholeh)
nah yang kayak gini ini rentan pacaran atau minimal mulai cair dengan lawan jenis.
tapi gak menutup kemungkinan juga bahwa pengurus DKM ngikutin tren dunia barat yang liberal ini.

lantas apa yang harus kita lakukan? tentu yang paling mudah adalah dengan pencegahan.
tapi kalo udah jadian? kasih aja tulisan diatas. haha =D
ok, kita bahas bersama-sama 2 kondisi tersebut…

Cara mencegah

mencegah lebih baik daripada mengobati. shaum woi! sabar. jodoh mah ga akan kemana, tinggal milih mau dengan cara baik atau dengan cara buruk. mau Allah beri dengan lembut atau dengan murka.
Baca lebih lanjut