Penjajahan Harus Dihapuskan


dalam surat at taubah, disebutkan ada beberapa bulan yang diharamkan untuk berperang, salah satunya adalah bulan muharram. jadi, mustahil kalo adu roket di gaza berawal dari pasukan muslim palestina, karena bila diserang, justru disyariatkan untuk melayaninya. istilahnya: lu jual, gue beli. kejadian penyerangan yang serupa pernah terjadi menjelang bulan muharram 1430 H.

bedanya, penyerangan oleh tentara israel kali ini bertujuan lima hal:
1. membunuh pemimpin brigade Izzuddin Al Qassam, yaitu Ahmad Al Jabari. beliau adalah komandan tertinggi sayap militer tersebut. harapannya agar perlawanan dari pasukan yang paling ditakuti israel tsb melemah. padahal justru sebaliknya, seperti yang terjadi ketika israel membunuh Ahmad Yassin di kursi rodanya ketika sehabis shubuh, dengan roket.
2. mengetes kepemimpinan obama yang baru saja terpilih kembali menjadi presiden AS, apakah kesetiaannya terhadap zionis masih berlanjut atau tidak. terakhir saya dengar bahwa obama menyatakan bahwa israel menyerang sebagai bentuk pertahanan diri. padahal mah mereka yang mulai duluan.
3. menempatkan pemerintah mesir dalam kondisi yang sulit. kita ketahui, bahwa presiden mesir terpilih saat ini sangat pro-palestina, sementara belum semua lembaga pemerintah yang bisa diajak kerja sama untuk kebijakan politik yang baru tersebut.
4. membuat dunia melupakan usaha perjuangan menuju kemerdekaan negara Suriah dari tirani Assad. saat ini, berita tentangnya serta-merta seolah hilang ditelan bumi.
5. tentu saja menggagalkan usaha palestina untuk ‘bicara’ banyak di PBB. seingat saya, palestina sedang mengusahakan naik ‘status’ dari entitas pengamat menjadi negara pengamat. kalo naik ‘status’ tersebut disepakati, secara tak langsung negara-negara di PBB mengakui kenegaraan palestina yang berdaulat.
Baca lebih lanjut

Simpati dari non-Islam untuk Palestina


Do you see the soldiers they’re out today
They brush the dust from bullet proof vests away

It’s ironic at times like this you pray
But a bomb blew the mosque up yesterday

Lirik di atas adalah potongan dari lagu “Hands Held High”-nya Linkin Park. Bahkan, band cadas seperti LP ini, bisa tersentuh dengan konflik di jalur gaza. Sekali lagi, saya mengajak temen2 semua *terutama yang muslim*, untuk lebih peduli kepada saudara-saudara kita di sana.

Oh iya, akhir2 ini juga ada lagi yang bikin lagu khusus untuk Gaza, yaitu Michael Heart. Judul lagunya We Will not Go Down – Song for Gaza. Ini dia teks versi Indonesianya.

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Composed by Michael Heart. Copyright 2009

With hands held high into the sky so blue,
As the ocean opens up to swallow you.

Perlukah Alasan Untuk Palestina?


Sudah hampir 1000 nyawa lepas dari raganya…
Sudah lebih dari 4700 tubuh terluka dan tidak sempurna lagi…

Namun,
dunia hampir tidak bergeming mendengar rasa kemanusiaan tidak terlihat di bumi Palestina..

Sahabat, masih perlukah alasan???
Nih, bagi yang memerlukannya…

Pertama, sebagai warga negara Indonesia

Landasan Konstitusional
Tercantum pada pembukaan UUD 1945…
alinea kesatu: Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
alinea keempat: Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia
Termaktub dalam pancasila
sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab

Landasan Historis
Ketika indonesia masih dijajah oleh belanda dan sekutunya, Palestina adalah negara yang mendukung indonesia. Sebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia ..”

Bahkan ketika indonesia baru merdeka secara de facto, pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah-lah yang membuat Negara Indonesia bisa berdaulat. Dukungan Palestina diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini (mufti besar Palestina). Berita yang disiarkan di radio secara dua hari berturut-turut ini, disebarluaskan juga pada harian “Al-Ahram” yang terkenal akan ketelitiannya.

Setelah seruan itu, maka negara berdaulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali adalah Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh.

DAN ITU SEMUA BERAWAL DARI PALESTINA DAN KETIKA ITU PALESTINA MASIH DIJAJAH OLEH BANGSA YAHUDI DAN FREEMASONRY!

Hikmah yang bisa diambil, kita tidak perlu menunggu diri kita dan orang disekitar kita ‘sempurna’ untuk membantu orang lain yang jauh. Itu semua bisa dilakukan secara bersamaan, tergantung sebesar apa kepedulian kita…

Jadi, masih egoiskah kita hanya memikirkan diri sendiri dan negara sendiri? Padahal kita punya hutang kepada Palestina yang turut memerdekakan negeri ini.
Baca lebih lanjut

Untukmu Palestina Tercinta


Assalamu’alaykum wr wb

Indonesiaku
Palestinaku

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Disebutkan juga di Pembukaan UUD 1945 bahwa Pemerintah Negara Indonesia harus ikut melaksanakan ketertiban dunia. Sekaranglah saatnya, pak, bu. Ayo, lebih tekan lagi Israel untuk menghentikan serangan dan lebih dukung Palestina untuk bebas merdeka. Kalo bisa pakai tindakan, jangan cuma pernyataan.

Kenapa?

Karena Israel sudah tidak peduli terhadap suara dunia. Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, justru mengumumkan perang habis-habisan terhadap Hamas. Ia menetapkan perbatasan dengan Gaza sebagai daerah militer yang tertutup. “Kami tidak menyerang warga sipil Gaza, tetapi kami sedang berperang habis-habisan melawan Hamas dan para anggotanya.”, kata Barak. Tetapi kenyataan berkata lain, sekitar 1,5 juta warga Gaza menjadi korban serangan membabi buta yang dilancarkan lebih dari sepekan setelah Hamas menyatakan gencatan senjata berakhir.

Ini bukan perang, ini AGRESI!!!
Ini bukan konflik antarbangsa tertentu saja ataupun antaragama tertentu saja, tetapi antarMANUSIA!!!
Dan ini dipastikan belum berakhir. Entah sampai kapan akan terus berlanjut!!!

Jadi kawan, kalau merasa dirimu manusia, tunjukkan kepedulianmu! bantuanmu! Seharusnya semua manusia di dunia peduli bahwa kolonialisme kuno masih ada di muka Bumi dan semua manusia bertanggung jawab untuk menlenyapkannya untuk kesejahteraan umat manusia!

Puing bebatuan tlah menjadi saksi
KEKEJAMAN YAHUDI BANGSA SYAITHONI
Meninggalkan luka, jiwa terzholimi
BERAZAM BEBASKAN PALESTINA KEMBALI

Hamas kecewa terhadap respons dunia. “Israel sedang melakukan holocaust di mana seluruh dunia menyaksikan dan tidak menghentikan itu.”, kata juru bicara Hamas, Fauzi Barhum.

Jamilah Abdullah Syamsi, seorang warga Palestina, mengaku amat kecewa kepada negara-negara Arab dan Islam yang tidak mampu menghentikan apalagi mencegah kekejaman Israel. “Ternyata kami memang harus berjuang dengan kekuatan dan d***h kami sendiri.”

Ya Allah, ya Rabbi,,,
dengarlah umat Islam, kita telah mengecewakan saudara kita, kita telah membiarkan mereka. Astaghfirullah. Ketika kehormatan Islam diinjak-injak, kita tidak boleh sabar! Haram hukumnya! Bantulah berjuang!!!

Tapakkanlah kaki di jalan Ilahi
Jangan ragu lagi janji surganya pasti
Kobarkanlah api peperangan suci
Yakin kemenangan janjikan bidadari

Bangkitlah segera wahai pemuda
Jangan terlalaikan oleh buai dunia
DI SANA ADA NEGERI ISLAM TERLUKA
Sadarkan jiwamu untuk membela

Siapkan diri, rangkul senjata
Panjatkan do’a untuk citakan surga
Pekikkan takbir sampai nafas terakhir
Kejayaan di tangan kita

Satu! hati! BEBASKAN PALESTINA
Hancurkan yahudi penjajah
Tegap! maju! dan songsonglah surga
Tak kan pernah gentar
Sampai Al-Quds merdeka

Laila Khalid, satu-satunya perempuan Palestina yang pernah membajak pesawat Israel, menyarankan agar dunia tidak berhenti pada kecaman. “Mereka harus memboikot Israel agar mau menghentikan penjajahan terhadap Palestina.”, ujarnya.

Nah, jika merasa belum bisa bantu banyak. Yuk, boikot produk-produk yang mendukung zionisme! Jangan lupa untuk selalu mendoakan saudara kita di Palestina agar dimudahkan. Maksud dimudahkan di sini, bukanlah masalahnya dipermudah, melainkan diberi kekuatan dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kita juga bisa berjihad dengan amwal. Atau propaganda akan kebiadan Israel di kantor, sekolah, kampus, jalan, dll. Banyak caranya kok.

Allahu’alam

Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama
Baca lebih lanjut

Palestina Menjelang 1430 H


bismillahirrahmanir rahim
assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

innalillahi wa innailaii roji’un…

pada hari sabtu lalu, tepatnya 27 desember 2008, menjelang tahun baru Hijriyyah, Israel meluncurkan sedikitnya 30 rudal kepada saudara-saudara kita di Gaza, yang menewaskan 300 orang lebih penduduk di sana.

gaza menangis lagi, gaza mengucurkan d***hnya lagi, gaza memisahkan banyak ruh dan jasad lagi,,,
padahal di negerinyalah banyak nabi terlahir, di negerinyalah kiblat pertama berdiri,,,
padahal seharusnya umat muslim di sana sedang bermuhasabah diri mengingati apa-apa yang dilakukan di tahun yang akan ditinggalkan, seharusnya umat muslim di sana sedang merancang target-target yang ingin dicapai pada tahun yang akan disambutnya…

memang ironis. tetapi bukan gaza namanya, bila hanya berdiam diri!!! bukan palestina namanya, bila hanya menunggu bantuan orang lain saja!!! bukan ISLAM namanya, bila membiarkan kehormatan dan kemuliaannya ternoda diinjak-injak!!!

hal yang diharapkan oleh israel melemahkan perlawanan bangsa Palestina, justru akan semakin mengobarkan daya juangnya dan semakin meningkatkan dukungan dari umat Islam sedunia.

umat Islam sedunia pasti mengutuk keras atas perbuatan-perbuatan Israel yang telah merampas Hak Asasi Manusia penduduk Gaza dan daerah lainnya untuk hidup, dan melakukan penyerangan tanpa pandang bulu terhadap wanita dan anak-anak. padahal pada tanggal 10 desember lalu baru saja diperingati hari HAM sedunia.

umat Islam sedunia pasti menolak berdirinya negara Israel di tanah Palestina dan mengutuk keras penjajahan Zionis Israel terhadap bangsa Palestina yang telah menyebabkan berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia di Palestina.

umat Islam sedunia pasti mendukung perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Palestina untuk membela tanah airnya dari penjajahan dan mempertahankan kemerdekaan, kehormatan, dan hak-haknya.

tunggulah masanya: Islam bersatu melawan kebathilan, palestina bebas merdeka, dan zionisme enyah dari bumi Allah tergantikan peradaban Islam yang membawa cahaya terang benderang! Allahu Akbar!!!

sebagai sesama negara yang merdeka, pemerintah Indonesia diharapkan untuk bersikap lebih tegas lagi pada Israel untuk menghentikan penyerangan terhadap saudara-saudara kita di palestina baik penyerangan secara politik embargo maupun secara militer. *ingat: palestina adalah salah satu negara yang memperjuangkan dan mengakui kemerdekaan NKRI*

walaupun sudah mengirimkan bantuan uang tunai, bantuan obat-obatan, dan mendesak PBB untuk segera menyelesaikan permasalahan palestina, walaupun dubes Palestina pun mengakui bahwa bangsa Indonesia telah berbuat banyak untuk bangsa Palestina *dengan mengucapkan terima kasih yang besar untuk bangsa Indonesia* tetapi, selama penyerangan itu masih terjadi, semua usaha itu belumlah cukup.

adapun pemerintah bisa mendesak Liga Arab juga untuk bertindak tegas, atau meminta mesir untuk membuka jalur perbatasannya *sehingga jalur obat-obatan bisa dibuka*, ataupun cara lain seperti memfasilitasi bantuan-bantuan dari masyarakat Indonesia. karena banyak LSM yang berteriak keras menolak penyerangan israel terhadap palestina ini.

terakhir, marilah kita semua *pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, serta Negara-negara lainnya* untuk mendukung palestina baik dengan bantuan moril maupun bantuan finansial berupa uang, makanan, ataupun obat-obatan kepada penduduk palestina di Gaza yang pada saat ini sedang membutuhkannya.

untuk dana, mungkin bisa melalui MER-C di:

BCA, a.n. Medical Emergency Rescue Committee
No. Rek. 686.0153678

Bank Muamalat Indonesia (BMI), a.n. MER-C
No. Rek. 301.00521.15

Bank Syariah Mandiri (BSM), a.n. Medical Emergency Rescue Committee
No. Rek. 009.0121.773

Baca lebih lanjut