Menang


Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (TQS. Ali ‘Imran: 26)

Percayalah kawan, mudah bagi Allah memberikan kemenangan pada kita, karena Allah Maha Berkehendak. Sedangkan kemenangan itu Allah berikan kepada yang Allah kehendaki (tu’til mulka man tasya’).
Baca lebih lanjut

memori dan impi


suatu hari nanti

suatu saat di kemudian hari,

ketika raga kita sudah tidak bersama lagi,

jangan pernah ingkari

bahwa kita pernah bertemu disini

dalam nuansa imani

mencari warna seindah pelangi…

.

karena yakin pasti,

bahwa kenang ini,

takkan lari,

tak akan pergi,

dan tidak akan pernah mati…

.

hanya terus kuatkan impi

yang penuh arti,

bahwa nanti

akan tercipta Indonesia Islami…

.

seluruh jiwa ini,

setiap raga ini,

dan semua fikir ini,

akan kami beri

untuk kemenangan sejati…

.

bukan semata posisi,

ataupun materi,

apatah lagi yang lebih rendah dari dua tadi,

melainkan kemenangan hati…

.

.

.

merancang dan membangun peradaban madani

di bumi ibu pertiwi…

Kemenangan


Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat.
[ An Nashr: 1-3 ]

Pada Qur’an Surat An Nashr ayat 1-3, terdapat gambaran futuhnya suatu bangsa oleh Allah, yaitu:
1. Ketika pertolongan Allah telah datang
2. Ketika kemenangan telah datang
3. Ketika manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong
4. Ketika banyak manusia yang bertasbih kepada Allah
5. Ketika banyak manusia yang memuji Allah
6. Ketika banyak manusia yang memohon ampun kepada Allah
8. Ketika banyak manusia yang diterima taubatnya oleh Allah

Saya mau sedikit membahas tentang poin nomer 3.

Mungkin hal tersebut dapat diterangkan apabila di ITB banyak mahasiswi yan menggunakan jilbab dan hijab, banyak mahasiswa/i yang ikut permentoringan, banyak mahasiswa/i yang membaca al Quran di lingkungan kampus atau ketika menunggu dosen, banyak mahasiswa/i yang mengerjakan shalat berjamaah di awal waktu, banyak mahasiswa/i yang memenuhi hak-hak saudaranya, dan sebagainya.

Hal tersebut haruslah menjadi capaian jangka pendek dari LDK GAMAIS ITB. Sedangkan jangka panjangnya adalah kita semua dikumpulkan kembali di surga-Nya dengan keridhoan-Nya.

Kemudian, bila kita breakdown lagi capaian jangka panjang tersebut menjadi jangka menengah, hal itu akan menjadi:
Satu keluarga menjadi model LDK Nasional berbasis pembinaan dan kompetensi melingkupi seluruh sayap dakwah menuju Indonesia Islami