[lomba_ramadhan] olimpiade ramadhan


Pendaftaran : 29 Agustus -19 September 2008 di Sekretariat P3R Salman, Gedung Sayap Selatan (GSS) D atau Stand Pendaftaran Lomba di Gerbang Ganesha ITB
Pelaksanaan lomba : 20-21 September 2008

1. Musabaqah Tilawatil Qur-an (Lomba Melagukan Al Qur-an)

a. Pengertian Pendaftaran : 29 Agustus -19 September 2008
Musabaqah Tilawah Al-Quran adalah jenis musabaqah membaca Al-Quran dengan bacaan mujawwad, yaitu bacaan yang mengandung nilai ilmu baca (tajwid), seni (lagu dan suara), dan etika (adab) membaca sesuai dengan ketentuan/pedoman yang berlaku.
Peserta bersifat perseorangan yang terdiri atas putra (qori’) dan putri (qori’ah)

b. Persiapan Musabaqah
• Maqra’ (materi) adalah juz 1-10. Maqra’ ditentukan oleh juri dan wajib dibaca pada saat pelaksanaan lomba. Penentuan maqra yaitu pada saat technical meeting
• Peserta lomba wajib mengambil nomor peserta (bukan nomor urut tampil) pada saat technical meeting
• Peserta lomba tampil menurut nomor undian tampil yang akan ditentukan pada saat registrasi ulang

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Peserta yang akan tampil terlebih dahulu adalah peserta dengan nomor undian 1-5 dan kelipatannya. Peserta dengan nomor urut tampil yang lebih besar menunggu di kursi tunggu untuk menunggu giliran tampil.
• Lomba hanya terdiri dari babak penyisihan dengan hanya satu kali tampil dan pemenang lomba langsung ditentukan oleh dewan juri.
• Peserta tampil dengan membaca mushaf
• Durasi tampil tiap peserta 5-7 menit

2. Musabaqah Tartilil Qur-an (Lomba Membaca Al Qur-an)

a. Pengertian
Musabaqah Tartil Al-Qur’an adalah jenis Musabaqah membaca Al-Qur’an dengan bacaan tartil (tadarrus), yaitu bacaan dengan kecepatan baca sedang (tidak terlalu perlahan dan tidak terlalu cepat), mengikuti kaidah-kaidah ilmu bacaan (tajwid), dan mengikuti seni (lagu dan suara) Murattal dengan etika (adab) membaca sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Peserta bersifat perseorangan yang terdiri atas putra (qori’) dan putri (qori’ah)

b. Persiapan Musabaqah
• Maqra’ (materi) adalah juz 1-10 dan akan ditentukan pada saat pengambilan nomor urut tampil saat registrasi ulang
• Peserta lomba wajib mengambil nomor peserta (bukan nomor urut tampil) pada saat technical meeting
• Peserta lomba tampil menurut nomor undian tampil yang akan ditentukan pada saat registrasi ulang

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Peserta yang akan tampil terlebih dahulu adalah peserta dengan nomor undian 1-5 dan kelipatannya. Peserta dengan nomor urut tampil yang lebih besar menunggu di kursi tunggu untuk menunggu giliran tampil.
• Lomba hanya terdiri dari babak penyisihan dengan hanya satu kali tampil dan pemenang lomba langsung ditentukan oleh dewan juri.
• Peserta tampil dengan membaca mushaf
• Durasi tampil tiap peserta 5-7 menit

3. Musabaqah Hifdzil Qur-an (Lomba Menghafal Al Qur-an)

a. Pengertian
Musabaqah Hifdzil Qur’an adalah musabaqah membaca Al-Qur’an dengan menghafal bacaan tartil/murottal. Bacaan Al-Qur’an harus mengandung nilai ilmu baca (tajwid), seni (lagu dan suara), dan etika (adab) membaca sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Peserta bersifat perseorangan yang terdiri atas putra (hafidz) dan putri (hafidzah)

b. Persiapan Musabaqah
• Materi yang diambil adalah dari Juzuk pilihan hafalan peserta dari Al-Quran Juz 1 atau Juz 30 yang dilaporkan pada panitia pada saat technical meeting.
• Peserta lomba wajib mengambil nomor peserta (bukan nomor urut tampil) pada saat technical meeting
• Peserta lomba tampil menurut nomor undian tampil yang akan ditentukan pada saat registrasi ulang

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Peserta yang akan tampil terlebih dahulu adalah peserta dengan nomor undian 1-5 dan kelipatannya. Peserta dengan nomor urut tampil yang lebih besar menunggu di kursi tunggu untuk menunggu giliran tampil
• Lomba hanya terdiri dari babak penyisihan dengan hanya satu kali tampil dan pemenang lomba langsung ditentukan oleh dewan juri
• Durasi tampil tiap peserta 5-7 menit
• Soal terdiri atas empat sip
• Maqra dan soal akan diberikan oleh dewan hakim pada saat tampil

4. Musabaqah Khattil Qur-an (Lomba Kaligraffi Al Qur-an)

a. Pengertian
Lomba Kaligrafi adalah lomba menulis indah Al-Quran dengan menitikberatkan pada kebenaran tulisan dan keindahannya sesuai dengan aturan khatt yang baku.
Peserta bersifat perseorangan.

b. Persiapan Musabaqah
• Papan pelapis, kertas A2, meja, dan tempat duduk disediakan oleh panitia, peserta hanya membawa alat-alat untuk menggambar
• Peserta akan menggambar di tempat yang telah ditentukan panitia, yaitu sesuai dengan nomor undian yang diambil pada saat registrasi ulang
• Peserta diperbolehkan membawa alat cetak, tetapi harus orisinil buatan sendiri
• Jenis khatt yang di-musabaqah-kan adalah jenis mushaf

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Materi khatt ditentukan oleh panitia dan akan dibagikan 20 menit sebelum musabaqah dimulai
• Jenis tulisan Arab yang digunakan yaitu: Nasakh dan Tsulutsi
• Khatt yang digunakan bebas
• Waktu musabaqah yang diberikan untuk peserta adalah 5 jam. Untuk peserta yang selesai lebih dahulu dari waktu yang ditetapkan diperbolehkan untuk mengumpulkan karyanya
• Penilaian dilakukan oleh dewan juri setelah peserta menyelesaikan masa membuat khatt

5. Musabaqah Fahmil Qur-an (Lomba Cerdas Cermat Al Qur-an)

a. Pengertian
Musabaqah Fahmil Quran adalah musabaqah pemahaman Al-Quran dalam bentuk cerdas cermat. Peserta bersifat kelompok, dengan jumlah personil per kelompoknya adalah tiga orang. Komposisi personil per kelompok ditentukan oleh kelompok masing-masing, apakah putera atau puteri semua atau campuran. Kelompok merupakan perwakilan dari fakultas masing-masing.

b. Persiapan Musabaqah
• Peserta lomba wajib mengambil nomor kelompok (bukan nomor urut tampil) pada saat technical meeting
• Peserta tampil berdasarkan nomor urut tampil yang akan diundi pada saat registrasi ulang
• Pembagian meja regu A, B, dan C akan dibagikan 30 menit sebelum musabaqoh dimulai
• Materi yang diuji adalah berkisar tarikh, fiqh, syarhil, tsaqofah Islam umum, dan tebak ayat Al-Quran.

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Sistem musabaqah menggunakan sistem gugur
• Terdiri dari tiga babak, yaitu babak penyisihan, babak semi-final, dan babak final
• Peserta yang memiliki nilai terbaik dapat melaju ke babak selanjutnya
• Soal terdiri dari dua jenis, soal untuk regu dan soal rebutan yang akan dibacakan oleh juri

6. Musabaqoh Ta-dzinish Sholah (Lomba Adzan Sholat)

a. Pengertian
Musabaqah Ta-dzinish Sholah adalah musabaqah mengumandangkan adzan sholat. Bacaan adzan harus mengandung nilai ilmu baca (tajwid), seni (lagu dan suara), dan etika (adab) membaca sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Peserta bersifat perorangan. Cabang ini hanya diperuntukkan untuk ikhwan (muadzin).

b. Persiapan Musabaqah
• Peserta lomba wajib mengambil nomor kelompok (bukan nomor urut tampil) pada saat technical meeting
• Peserta tampil berdasarkan nomor urut tampil yang akan diundi pada saat registrasi ulang
• Panitia menyediakan 1 mic

c. Pelaksanaan Musabaqah
• Lomba hanya terdiri dari babak penyisihan dengan hanya satu kali tampil dan pemenang lomba langsung ditentukan oleh dewan juri
• Durasi tampil tiap peserta 5-7 menit

CP: PH 081311158182 / Ela 085292014580