[jurnal] Cakep MuSA 2011


Berdasarkan hasil kuesioner, berikut ini adalah nama-nama yang menjadi calon Kepala MuSA 2011 yang lanjut ke tahap wawancara:
1. Elba Novyanda PL’09
2. Fikri Farobi PL’08
3. Khairun Rizki PL’09
4. Mahdi Karim PL’09
5. Rakhmat Fitranto Aditra AR’08
6. Roby Dwiputra PL’08
7. Suhendri AR’08
Baca lebih lanjut

[jurnal] Orasi BPH GAMAIS Pusat dan Wilayah


Ahad, 31 Oktober 2010
di Balkon Masjid Al Karim, Parongpong.

BPH GAMAIS Pusat dan Wilayah melakukan sebuah parade orasi untuk menyambut 251 Kader Muda GAMAIS yang baru. Dari SAPPK, yang dateng hanya 3 ikhwan dan (sekitar) 4 akhwat. Dari mereka, terpilihlah PJ SAPPK, yaitu: Rendy Noor Chandra dan Muhfidlatul Qira’ati.

Mereka adalah Dani (SI’07 – Kepala GFTSL), PH (AR’07 – Kepala MuSA), Tedy (TG’07 – Anggota Al Ardhy/Manajer PSDMK Kabinet KM ITB), Ari (OS’08 – Kepala LDFITB), Wahyu (STF’07 – Sekjen GAMAIS), Faiz (MT’07 – Kadep MSDA GAMAIS), Ucup (MS’07 – Kasek Eksternal GAMAIS), Ipeh (FI’07 – Kadep FSLDK GAMAIS), Iqbal (IF’07 – Kadep MSDA MSTEI), Taufiq (SI’07 – Kasek Internal GAMAIS), Adit (FT’07 – Kadep BKM GAMAIS), Gunawan (MS’07 – Kasek Keuangan GAMAIS), Rio (TI’07 – Kepala GAMIFTI), Yoga (MS’08 – Kepala IMAM FTMD), Faisal (SBM’08 – Kepala SMUTY), dan Adjie (TI’07 – Kepala GAMAIS ITB)

Sebenarnya, teks dari orasi ini gabungan dari Ikrar kader GAMAIS dan tulisannya Hasan Al Banna (yang telah diedit oleh suatu lembaga). Ini dia:

Dengan kesadaran penuh akan pengawasan Ar-Rahman dan disaksikan bumi Allah yang mengajari kami berpikir dan berzikir

Kami prajurit-prajurit Allah yang dakwah telah menjadi nafas, yang wajah Allah menjadi kerinduan, yang air mata negerinya menjadi kegelisahan

Dengan kepala tegak, kami akan terus berderap melangkah maju menjadi ksatria terdepan pengusung panji islam ini

Kami kader GAMAIS bertekad kuat untuk berjalan beriringan dengan kecintaan tulus kepada Allah untuk saling mengokohkan dalam setiap tapak mengenal-Nya

Kami kader GAMAIS berikrar bulat, senantiasa membina diri dalam kemuliaan islam

Melakukan perbaikan hingga perjumpaan kami di taman surga, dengan kepalan tangan yang bersatu dalam barisan pengukir peradaban

Saksikanlah, hingga suatu hari nanti, suatu saat di kemudian hari, kampus ITB akan menjelma menjadi taman kehidupan

Dan dipenuhi semerbak wangi bunga kebaikan yang tumbuh subur diatas ukhuwah dan keimanan kami

Diiringi sejuk lantunan Al-Quran dan teduhnya awan keridhoan

Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini, selain rasa cinta yang telah mengharu-biru hati kami

Yang menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami

Betapa berat rasa di hati, ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik umat ini

Sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan

Kami membawa misi yang bersih dan suci. Tidak mengharapkan sesuatu pun dari manusia. Tidak mengharap harta benda, atau imbalan lainya. Tidak juga popularitas apalagi ucapan terima kasih

Yang kami harap adalah:

Terbentuknya ITB yang lebih baik dan bermartabat, serta kebaikan dari Allah pencipta alam semesta

Semoga dari sedikit kata-kata ini, akan lahir para kader pembaharu dan penerus estafet dakwah di ITB dan di SAPPK. Amin…

ITB Islami, Bukan Sekedar Mimpi!!!

[jurnal] tentang syiar-kaderisasi MuSA


tulisan ini sedang bicara tentang konsep syiar MuSA dan followup-nya. biar lebih enak, kita analogikan aja ya.
anggap aja MuSA itu adalah perusahaan internasional (?) yang memproduksi sapu lidi (iya, saya juga tahu emang ga oke =p tapi gapapa lah, soalnya lagi males mikir yang ribet)
nah, untuk memproduksi sebuah sapu lidi yang fungsional, tentu ada tahapan-tahapannya bukan? begitu juga dengan dakwah, pasti ada marhalah (tahapan)-nya.
ini dia:

1. ta’rif

kalo dipikir-pikir, kita ini sungguh beruntung.
dulu para rasul dan nabi, diperintahkan oleh Allah untuk mengajak kaum yang kepercayaannya macem-macem kepada ketauhidan kepada Allah. lah, sekarang? kita ‘hanya’ bertugas untuk mengajak orang Islam untuk berislam secara kaffah.
logikanya, lebih mudah dong? yuk, semangat! =j

jadi, pertama yang harus dilakukan adalah ta’rif (mengenalkan) kepada semua orang, terutama yang beragama Islam.
target kita pada tahap ini adalah mengajak sebanyak-banyaknya.
sama seperti ketika kita hendak memproduksi sapu lidi, hal yang kita lakukan adalah mencari bahan baku pembuat sapu lidi (yaitu: daun kelapa) ini sebanyak mungkin. mau daun kelapanya jelek, bagus, panjang, pendek, hijau, coklat, dan apapun, kita ambil aja dulu.
begitu juga dalam dakwah di marhalah ta’rif, kita akan ajak berbagai macam orang: mau yang masih ngerokok, pacaran, berkerudung, ga berkerudung, jarang sholat, jarang ngaji, dan apapun, akan kita ajak dulu.
oleh karena itu, perlu ada strategi khusus untuk memperkenalkan Islam. seperti yang telah Allah sampaikan dalam firman-Nya:

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka…” (TQS. Ibrahim: 4)

tentu hal tersebut berlaku untuk kita, sebagai penerus tugas para rasul untuk menyeru manusia kepada Allah.
nah, pertanyaannya, seperti apakah bahasa anak sappk?
Baca lebih lanjut

[jurnal] Kartu Lebaran


Dengan ini, Keluarga besar MuSA (Muslim SAPPK) ITB mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H,,
Taqabballahu minna waminkum. Amin… =j

Dari Abu Hurairah (ia berkata), sesungguhnya Nabi shalallahu’alayhi wassalam bersabda: “Shaum/puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (idul) fithri itu ialah pada hari kamu berbuka…” (HR Tirmidzi No. 693. Shahih)

-Kepala MuSA ITB-

[jurnal] Notulen Silaturahim 21 Agustus 2010


SHARING KONDISI

1. Universitas Gadjah Mada (Pebri)

Di UGM bernama SKI (Sentra Kegiatan Islam) Arsitektur dan Perencanaan Al Banna

Mulai 7 bulan lalu, ada pembahasan menjadikan keilmuan arsitektur dan planologi sebagai konten syiar.
Jadi, lebih konsen ke syiar keilmuan, tidak hanya syiar keagamaan.

Ketua Jurusan non-Islam, SKI melakukan inovasi dengan mengatur strategi dengan mewajibkan anak SKI daftar asisten.
Dari hal ini, mentoring dapat dilakukan.

Sekitar 10 bulan lalu merintis dengan dibantu dosen, akhirnya sepakat untuk menambah kelompok studi jurusan Arsitektur-Planologi.

2. Universitas Diponegoro (Satriya, Nanda, dan Randy)

Di Undip bernama FKI.
Kebanyakan mahasiswa arsitektur lebih aktif di jurusan, karena susah keluar dari jurusan.
Di kampus memiliki pembina biro, beliau menantang untuk mengadakan kajian yang jumlah pesertanya sama dengan orang yang datang ke konser musik.

Masalah:
– Kekurangan kader.
– Kekurangan dana.
– Hubungan dengan birokrasi sulit (termasuk dalam mendanai organisasi)

Strategi:
– Semaksimal mungkin dapat mengisi posisi sebagai asisten maupun ketua himpunan.
– Arsitektur Islam lebih bagus bisa dibuktikan kelebihannya secara Ilmiah, seperti halnya dengan puasa.
– Bangun syiar yang interaktif, misal bikin film yang interaktif, bahasanya jangan ana-antum tetapi jangan lu-gue juga. Maksudnya, biar syiar Islam bisa lebih disukai dibanding keong racun.
– Mencari tempat kajian yang lebih terbuka dan juga mengundang ustadz lebih friendly pembawaannya.

3. Universitas Indonesia (Arlexs, Latifa, dan Galih)
Baca lebih lanjut

[jurnal] buletin MuSA


Salam Redaksi

Assalamu’alaykum wr wb
Innalhamdalillah, wash shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah.

Teman-teman yang semoga dirahmati Allah, tak terasa sekarang kita berada di penghujung rangkaian acara PMBR (Penyambutan Mahasiswa Baru 2010 dan Ramadhan 1431) yang mengusung tema MELOMPAT LEBIH TINGGI. Semoga dengan berbagai macam suguhan yang ditawarkan GAMAIS, baik di pusat maupun di SAPPK, bisa menambah kedekatan kita kepada Sang Maha Pencipta.

Walau begitu, ramadhan belum habis, kawan. Kami dari LDSAPPK “MuSA” ITB, ingin memberikan sedikit pelayanan ibadah, yaitu:

  1. Zakat memerdekakan
  2. Tilawah Checkup
  3. Sahur Call
  4. Konsultasi Ibadah

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaykum wr wb

Zakat Memerdekakan

MuSA ITB bekerja sama dengan PKPU (Lembaga Kemanusiaan Nasional) membuka program Zakat Memerdekakan.
Baca lebih lanjut

[jurnal] mengenal MuSA lebih dekat


Definisi dan Posisi

  1. Organisisasi ini merupakan GAMAIS yang berkedudukan di tingkat fakultas, yaitu Sekokah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK).
  2. LDSAPPK adalah kependekan dari Lembaga Dakwah SAPPK.
  3. LDS ini diberi nama Muslim SAPPK, kemudian disingkat menjadi MuSA.

Sejarah Singkat

  1. Lahir tiga tahun lalu, kepala pertama Verry Aria Firmansyah (PWK’05). Belum memiliki struktur yang jelas, hanya ada penanggung jawab sektor yang berasal dari gARis dan KMMP.
  2. Kemudian, kepemimpinan berpindah ke Ilham Budiman (AR’06). Sudah ada struktur (Sekjen, Sektor Internal, dan Sektor Syiar) namun belum memiliki staf.

Pengurus Inti MuSA

  1. Kepala MuSA
    Reza Primawan Hudrita (AR’07)
  2. Kepala gARis
    Herrbintang Archidenta TTA (AR’07)
  3. Kepala KMMP
    Alpian Angga Pratama (PL’07)
  4. Sekretaris Umum MuSA
    Rakhmat Fitranto Aditra (AR’08)
  5. Kepala Sektor Internal MuSA
    Suhendri (AR’08)
  6. Kepala Sektor Syiar MuSA
    Fikri Farobi (PL’08)

Kegiatan-Kegiatannya
Baca lebih lanjut