Belajar Menikmati


Kulekatkan keningku pada Bumi-Mu, wahai Ilahi Rabbi.
Sebagai tanda rasa syukur tak terhingga atas anugerah yang engkau curahkan kepada diri.
Atas Iman yang makin erat kudekap, atas Islam yang makin hangat menghinggap.

Tak semua insan Kau buka pintu hatinya untuk menerima cahya hidayah-Mu.
Meski Engkau mampu, sungguh Engkau Mahamampu, melakukannya dengan kuasa-Mu.

Hanya saja, seharusnya Islam dapat dinikmati oleh siapapun.
Tak terkecuali seorangpun.

Seorang muslim hendaknya menikmati dan bangga atas Islamnya.
Betapa tidak? Lisan termulia telah memberikan garansi dan kita tahu Ia takkan dusta.

“Man syahida: ‘la ilaha illallah’, dakhalal jannah.” (HR. Al Bazzar, dari `Umar)

Seorang nonmuslim pun layak menikmati Islam.
Dia harus merasa tentram oleh Islam.
Dia harus mendapatkan keadilan dari Islam.

Ya, karena Islam hadir untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin.
Bukan rahmatan lil muslimin.
Baca lebih lanjut