[jurnal] mengenal MuSA lebih dekat


Definisi dan Posisi

  1. Organisisasi ini merupakan GAMAIS yang berkedudukan di tingkat fakultas, yaitu Sekokah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK).
  2. LDSAPPK adalah kependekan dari Lembaga Dakwah SAPPK.
  3. LDS ini diberi nama Muslim SAPPK, kemudian disingkat menjadi MuSA.

Sejarah Singkat

  1. Lahir tiga tahun lalu, kepala pertama Verry Aria Firmansyah (PWK’05). Belum memiliki struktur yang jelas, hanya ada penanggung jawab sektor yang berasal dari gARis dan KMMP.
  2. Kemudian, kepemimpinan berpindah ke Ilham Budiman (AR’06). Sudah ada struktur (Sekjen, Sektor Internal, dan Sektor Syiar) namun belum memiliki staf.

Pengurus Inti MuSA

  1. Kepala MuSA
    Reza Primawan Hudrita (AR’07)
  2. Kepala gARis
    Herrbintang Archidenta TTA (AR’07)
  3. Kepala KMMP
    Alpian Angga Pratama (PL’07)
  4. Sekretaris Umum MuSA
    Rakhmat Fitranto Aditra (AR’08)
  5. Kepala Sektor Internal MuSA
    Suhendri (AR’08)
  6. Kepala Sektor Syiar MuSA
    Fikri Farobi (PL’08)

Kegiatan-Kegiatannya
Baca lebih lanjut

Outbond PERSPEKTIF


PERSPEKTIF adalah kependekan dari Perjalanan Spiritual Spektakuler dan Kreatif.
PERSPEKTIF merupakan acara yang diselenggarakan oleh gARis (Keluarga Besar Islam ARsitektur)
Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan menuliskan salah satu rangkaian acara PERSPEKTIF pada tanggal 19-20 Desember 2009 lalu, yaitu: OUTBOND!!!

Pos 0: Soal awal

Karena konsep outbond-nya adalah amazing race (bahasa gampangnya: pacepet-cepet nyampe finish) jadilah butuh ada sistem seleksi. Itu adalah latar belakang terbentuknya pos ini (dan itu baru tau H-1 sorenya) Jadi terpaksa cop-pas dari blog ini (maap teh, kaga bilang-bilang =D) Ini dia soal-soalnya:

1. Dalam sebuah kontes, peserta diminta untuk memanggang 15 tusuk sate. Satu kali memanggang tempat memanggangnya hanya cukup untuk 10 tusuk sate. Satu tusuk sate baru akan matang setelah dipanggang selama 10 menit. Sedangkan peserta hanya diberikan waktu 15 menit untuk berhasil memanggang semua sate tersebut. Pertanyaannya: bagaimana caranya agar ke 15 tusuk sate tersebut berhasil matang dalam waktu 15 menit?
2. Ada sebuah buku yang terdiri dari 1.000 halaman. Di halaman pertama tertulis “satu halaman berbohong”, dihalaman kedua tertulis “dua halaman berbohong”, dihalaman ketiga tertulis “tiga halaman berbohong”, seterusnya sampai halaman keseribu juga tertulis “seribu halaman berbohong”. Pertanyaannya, halaman keberapa yang tidak berbohong?
3. Jika; 1=5, 2=25, 3=125, 4=625, maka 5=…..?
4. Sebuah kubus yang dicat dengan warna merah, dipotong menjadi 125 kubus kecil. Berapa buah kubus kecil yang memiliki warna merah di satu sisinya saja?
5. Seorang ibu melahirkan dua anak laki-laki kembar tetapi mereka lahirnya pada tahun dan hari yg berbeda. Mengapa?

Jawaban:
1. Masak dulu 10 tusuk sampai setengah matang = waktu 5 menit. Masak lagi 10 tusuk, dengan ambil 5 tusuk yang baru dan 5 tusuk yang tadi sudah dimasak setengah matang = waktu 5 menit. Kemudian masak lagi 10 tusuk sate yang setengah matang sampai matang = waktu 5 menit. Total waktu 15 menit.
2. Halaman ke-999, karena dia bilang 999 halaman yang bohong. 1 halaman yang ga bohong itu dia sendiri, halaman ke-999.
3. Jawabannya 1, karena 1=5 sehingga 5=1.
4. Dalam 1 buah sisi kubus, terdapat 9 kubus kecil yang berwarna merah di satu sisinya. Karena ada 6 sisi. Jadi 9 x 6 = 54 kubus kecil yang ada warna merah di satu sisinya.
5. Karena lahirnya jam 31 Desember jam 23.59 dan 1 Januari 00.00.

Pos 1: Organigram gARis
Baca lebih lanjut

Outbond DP2Q Ikhwan


Berikut ada peraturan games yang dipakai ketika outbond DP2Q ikhwan. Semoga bermanfaat! Dijamin seruuu!!!

Pengondisian di Lapangan

Pohon tertiup Angin
a. Tujuan : Pengelompokan dan saling berkenalan
b. Teknis : Danlap meminta seluruh peserta membentuk lingkaran besar dan mengikuti arahan danlap. Bila danlap mengatakan, “angin dari depan..” maka peserta bergoyang/bergerak seperti pohon yang tertiup angin ke belakang, begitu seterusnya.. (berguna untuk membuat peserta terkonsentrasi pada apa yang dikatakan danlap), lalu dikatakan, “angin meniup pohon ber…delapan!”, maka semua akan membentuk kelompok dengan jumlah anggota 8 orang, begitu seterusnya hingga dirasa semua sudah pernah sekelompok, baru yang terakhir “ber…kelompok awal!”. Kelompok awal dauroh yang dipakai outbond. Kemudian danlap berkata lagi, “angin meniup kelompok satu ke lapangan!” Setelah itu ada panitia yang mengarahkan arah jalan outbond.
c. Peralatan : –
d. PJ: Rohim

Pos Outbond

Dragon Tail
a. Tujuan : Merekatkan hubungan persahabatan dan kepemilikan dalam kelompok (ukhuwah)
b. Teknis : Tiap kelompok terdiri dari 3-5 orang, berbaris dalam 1 banjar, dan memeluk pinggang kawan didepannya (seperti main ular-ularan) kemudian, ketua kelompok yang menjadi kepala naga, saling gontok dan bertarung untuk mengambil ekor (tail) naga lawannya. Naga yang hilang ekornya akan kalah.
c. Alternatif permainan : Kecuali orang yang paling depan, semua anggota kelompok ditutup matanya dengan slayer.
d. Efek samping : Bisa luka-luka dan salah paham bila berantemnya berlebihan.
e. Peraturan : Tidak boleh menendang, memukul wajah, dan mencelakakan lawan.
f. Peralatan : Slayer.
g. PJ : Syihan
Baca lebih lanjut