Rekonsiliasi Tak Mengurangi Pengawasan


Setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih pada hari Ahad (btw, kenapa hari Ahad ya?). Nama-nama menteri yang mengisi kabinet untuk membantu kinerja Pak Jokowi dan Kyai Ma’ruf pun sudah resmi diumumkan, tepatnya pada hari Rabu pagi.

Berikut ini nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2024:

  1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Mahfud Md
  2. Menteri Koordinator Perekonomian: Airlangga Hartarto
  3. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi: Luhut B Pandjaitan
  4. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
  5. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
  6. Menteri Dalam Negeri: Muhammad Tito Karnavian
  7. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
  8. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
  9. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna Laoly
  10. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
  11. Menteri ESDM: Arifin Tasrif
  12. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
  13. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
  14. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
  15. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya Bakar
  16. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
  17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
  18. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah
  19. Menteri Desa dan PDTT: Abdul Halim Iskandar
  20. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  21. Menteri Kesehatan: dr Terawan
  22. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Anwar Makarim
  23. Menteri Ristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
  24. Menteri Sosial: Juliari Batubara
  25. Menteri Agama: Fachrul Razi
  26. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
  27. Menteri Kominfo: Johnny G Plate
  28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki
  29. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati
  30. Menteri PAN-RB: Tjahjo Kumolo
  31. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
  32. Menteri ATR/Kepala BPN: Sofyan Djalil
  33. Menteri BUMN: Erick Thohir
  34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali

Pejabat Setingkat Menteri:

  1. Jaksa Agung: ST Burhanuddin
  2. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
  3. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
  4. Kepala BKPM: Bahlil Lahadalia

Baca lebih lanjut

Hasil Quick Count Pilpres 2009


Hitung Cepat Pilpres 2009 – Lingkaran Survei Indonesia
Perhitungan Suara Mencapai 99.65%
Update : 8 Juli 2009 16:53:48 WIB
1. Mega-Prabowo: 27.38%
2. SBY-Boediono: 60.13%
3. JK-Wiranto: 12.50%

Hasil Quick Count Lain:

Quick Count Pilpres 2009

Lembaga

 Mega-Pro

SBY-Boediono 

 JK-Win

LSI (1)

26,56%

60,85%

12,59%

LSI (2)

27,39%

60,09%

12,52%

LP3ES

27,39%

60,28%

12,33%

Puskaptis

28,16%

57,95%

13,89%

CIRUS

27,49%

60,20%

12,31%

LRI

27,02%

61,11%

11,87%

Sepertinya Pak SBY benar-benar akan melanjutkan pemerintahan, sepertinya pemilu presiden ini hanya akan berlangsung satu putaran. Hmm, semoga barakah dan negeri ini bisa tersenyum ^^v

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” (QS. An Nashr: 1-3)

Sejumlah Janji dan Kontrak Politik Capres-Cawapres*


*(Diambil dari Koran Kompas, Selasa 30 Juni 2009)

Aspek

Megawati-Prabowo

SBY-Boediono

JK-Wiranto

Pertumbuhan Ekonomi

Mencapai dua digit pada empat tahun mendatang mencapai 7 persen pada akhir tahun 2014 menargetkan 8 persen pada tahun 2011

Ekonomi dan kesejahteraan rakyat

kemandirian ekonomi kecukupan dan ketahanan pangan, sandang dan papan kemandirian ekonomi bangsa
pemberhentian utang peningkatan kualitas kesehatan melindungi ekonomi rakyat
devisa lewat pertanian dan kelautan penciptaan lapangan pekerjaan kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat
memperjuangkan sembako murah menjamin rasa aman meningkatkan pendapatan belanja masyarakt
menciptakan lapangan pekerjaan melanjutkan BLT, subsidi BBM penghematan belanja negara
meningkatkan kesejerahteran rakyat optimalisasi belanja negara melestarikan pasar tradisional
mempertahankan subsidi BBM tidak menjual aset negara mengurangi obyek subsidi
agenda ekonomi kerakyatan mengurangi subsidi yang tidak transparan mempertahankan subsidi BBM
melindungi pasar tradisional kekuatan modal dalam negeri
menurunkan harga kebutuhan pokok menggunakan produk dalam local
mengutamakan utang dalam negeri lewat BUMN

Pendidikan

mencabut UU BHP dan BHMN serta standarisasi ujian nasional peningkatan kualitas pendidikan mempercepat proses sertifikasi guru honorer
kredit mahasiswa untuk kuliah pemeraan pendidikan mempertahankan UU BHP, dalam jangka panjang bisa mencegah industrilisasi pendidikan dan menjamin rakyat miskin dapat tertampung di PT
asuransi kesehatan bagi mahasiswa distribusi anggaran pendidikan secara proporsional
beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen perlakuan yang sama antara madrasah dan sekolah umum
menyediakan  buku murah Memertahankan ujian nasional memaksimalkan sekolah kejuruan
menjamin akses internet dan komputer di sekolah

Tenaga Kerja

revisi UU ketenagakerjaan Revisi UU tenaga kerja tidak perlu tergesa-gesa Revisi UU ketenagakerjaan
dialog tripartit antara pengusaha, buruh dan pemerintah dialog tripartit ditingkatkan petemuan bipartit antara pengusaha dan buruh sebelum melibatkan pemerintah
penghapusan sistem kontrak mendorong keahlian dan kewirausahaan jaminan untuk buruh
menetapkan 1 mei sebagai hari buruh dan hari libur nasional bantuan permodalan dan fasilitas meningkatkan semangat kewirausahaan
meningkatkan kewirausahaan meningkatkan mensinergiskan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha bantuan usaha untuk pemuda
distribusi tenaga kerja di daerah menaikkan upah buruh kredit bank untuk rakyat, terutama kaum perempuan

Pertanian

Menaikkan anggaran pertanian menaikkan anggaran pertanian menghidupkan kembali KUD dan koperasi lainnya
menyediakan bibit dan pupuk bersubsidi subsidi binih dan pupuk subsidi pupuk
menjamin penjualan hasil pertanian swasembada untuk kecukupan pangan pembenahan sistem distribusi pupuk
perbaikan jalan, irigasi dan kios pangan menjadi prioritas pertama untuk meningkatkan kesejahteraan membangun dan merevitalisasi pabrik pupuk
membangun pabrik pupuk menaikkan harga hasil panen petani membangun irigasi
memperbanyak pendirian badan usaha milik petani dan koperasi meningkatkan produktivitas pertanian
reformasi agraria dengan pembangian lahan bagi petani mempertahankan dan meningkatkan swasembada pertanian
melindungi produk pertanian
menjamin ketersedian alat produksi pertanian yang mudah dan murah
kredit murah dan mudah bagi petani

Penegakan Hukum, pertahanan dan keamanan

penegakan hukum yang bersih sesuai dengan UUD 1945 reformasi hokum Jaminan pelaksanaan hukum yang baik
membangun budaya hukum bagi aparat dan masyarakat penegakan hukum yang adil, transparan dan tidak memandang bulu meninjau kembali rencana pengesahan RUU rahasia negara
revitalisasi peralatan militer TNI membangun budaya hukum masyarakat meningkatkan kebutuhan alutsista TNI dalam waktu tiga bulan dan maksimal enam bulan
membangun kekuatan pertahanan dengan memperkuat perekonomian nasional meningkatkan anggaran pertahanan secara bertahap meningkatkan jumlah dan kualitas armada pengamanan laut guna menekan kasus pencurian ikan oleh negara asing

Pemerintahan

pemerintahan yang melayani dan mengayomi reformasi birokrasi pemerintahan yang bersih, efektif, dan aspiratif
reformasi birokrasi dari pusat sampai desa pengawasan dan pecegahan KKN pemerintahan yang demokratis
menjamin pelayanan rakyat meningkatkan kemampuan aparat meningkatkan jumlah menteri perempuan dalam kabinet
menciptakan pemerintahan yang bersih pemberian gaji dan tunjangan layaknya PNS bagi kepala desa
meningkatkan SDM, kesejahteran aparat pelayan publik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 karakter dakwah kita adalah ikatan yang kokoh, dibangun di atas rasa tsiqoh.
tsiqoh bermakna ketenangan hati jundi kepada pemimpinnya dalam hal pengambilan keputusan, kemampuan, dan keikhlasannya sehingga menghasilkan rasa cinta, penghargaan, penghormatan, dan ketaatan.

-lanjutkan, karena lebih cepat lebih baik, maka cukup satu putaran ^^-