Berukhuwah adalah Bermasalah


Berukhuwah adalah bermasalah, bersaudara adalah bersiap untuk di sana ada berbagai macam konflik-konflik yang akan tercipta di antara kita. Jadi, sangat agung Allah swt yang memberi kita ayat ukhuwah sekaligus ayat masalah dalam surat Al Hujurat ayat ke-10.

“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.”

Dalam ayat ini Allah memberikan taujih kepada kita bahwasanya orang yang beriman itulah bersaudara, maka damaikanlah di antara kedua saudaramu. Maka alangkah aneh, bila ada orang yang berukhuwah, namun merasa dengan ukhuwah maka tidak akan ada masalah. Justru ukhuwah adalah titik dimana akan terjadi berbagai macam persoalan di dalam kehidupan kita, yaitu persoalan yang akan mendewasakan kita dan bahkan akan kita mengantar kita, dengan persoalan-persoalan itu, menuju ke ufuk tinggi yang mungkin tidak dicapai oleh dengan amal-amal ibadah semata.

Ayat ukhuwah adalah ayat masalah, dan berukhuwah berarti kita sedang memulai untuk merajut kehidupan yang lebih bermakna dengan berbagai macam masalah-masalah yang akan mendewasakan kita. Maka, di dalam masalah-masalah itulah kita tetap mampu berdekapan, kita tetap mampu berpelukan, kita tetap mampu seiring sejalan, karena yang kita tuju satu, yakni Allah swt; karena terminal perhentian kita sama, yaitu surga; karena bendera kita tertulis satu lafal agung “Li’ila-i KalimatiLlah”. Maka, kita memiliki bekal yang banyak, meskipun ada masalah-masalah itu, untuk kemudian tetap berpeluk dan berdekap, dalam dekapan ukhuwah…

Hatta, bahkan RasuluLlah Muhammad saw, ditaujih oleh Allah ‘Azza wa Jala, dengan taujih yang sangat agung di surat Al Kahfi ayat yang ke-28:
Baca lebih lanjut